PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • g84_No10 hlm. 16-18
  • Mengapa Saya Harus Membaca Alkitab?

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Mengapa Saya Harus Membaca Alkitab?
  • Sedarlah!—1984 (No. 10)
  • Subjudul
  • Bahan Terkait
  • Mendapatkan Manfaat Yang Terbesar
  • Mendapat Manfaat dari Pembacaan Alkitab Setiap Hari
    Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1995
  • Alkitab​—Sebuah Buku untuk Dibaca
    Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1994
  • Kenapa Aku Harus Membaca?
    Sedarlah!—2006
  • Teruslah Genggam Erat-Erat Firman Allah
    Sembahlah Satu-satunya Allah yang Benar
Lihat Lebih Banyak
Sedarlah!—1984 (No. 10)
g84_No10 hlm. 16-18

Mengapa Saya Harus Membaca Alkitab?

INI adalah pertanyaan yang masuk akal. Seseorang mungkin menjawab dengan balik bertanya: Mengapa seseorang membaca buku apa saja? Kemungkinan besar, untuk hiburan atau untuk mendapatkan pengetahuan, atau mungkin untuk kedua alasan itu. Hal tersebut juga dapat menjadi alasan untuk membaca Alkitab.

”Kesusastraan tinggi” merupakan hiburan, dan Alkitab kadang-kadang dimasukkan dalam kategori ini. Seorang yang tertarik kepada bacaan-bacaan hiburan dapat menemukannya dengan membaca karangan dari penulis-penulis yang terkenal—dan bahkan lebih lagi dengan membaca apa yang biasanya dikenal sebagai Buku segala buku.

Selain itu, membaca cerita tentang orang-orang biasanya sangat menarik. Alkitab berisi banyak cerita semacam itu. Lebih jauh, kisah-kisah perorangan yang ada di dalamnya memberikan keterangan yang berharga dan praktis tentang bagaimana caranya menempuh kehidupan yang penuh arti dan bahagia.

Alkitab juga memberikan penerangan. Sebagai buku sejarah dunia yang paling tua, Alkitab memberitahu kita tentang nenek moyang kita pada jaman purba, kebiasaan-kebiasaan, adat istiadat dan kepercayaan agama mereka. Buku itu memberikan keterangan tentang kejadian-kejadian yang telah mempengaruhi kita semua.

Tetapi apakah Alkitab saksama? Sekali lagi, seseorang mungkin akan menjawab dengan bertanya: Bagaimana seseorang menentukan kesaksamaan buku apapun? Pertama-tama, dengan mencari tahu dengan tepat apa yang sebenarnya tertulis di dalamnya. Hanya dengan cara demikian seseorang dapat menentukan apakah buku itu benar dan baru setelah itu ia dapat menarik kesimpulannya sendiri, tanpa bersandar kepada pendapat orang lain. Tetapi berapa banyak orang telah membaca seluruh Alkitab—66 buku, 1189 pasal, dan lebih dari 31.000 ayat semuanya? Sudahkah anda membaca semuanya?

Janganlah ukuran Alkitab menakutkan anda. Anda tidak perlu membaca semuanya sekaligus. Ingat, ini bukan satu buku yang besar. Ini adalah kumpulan dari 66 buku kecil. Mulailah dari mana saja—mungkin dari Kitab-Kitab Injil. Kemudian disiplinlah diri sendiri untuk membaca secara tetap tentu. Guna membantu mereka melakukan hal ini, Saksi-Saksi Yehuwa, misalnya, telah membuat sebuah program yang mencakup pembacaan sebagian dari Alkitab setiap minggu dan kemudian membahas beberapa dari pokok-pokoknya yang penting dalam perhimpunan-perhimpunan mereka setiap minggu. Anda, juga, akan mendapat manfaat dari program pembacaan Alkitab secara tetap tentu sedemikian. Hanya dibutuhkan beberapa menit saja setiap hari dan hal itu mungkin membantu anda mencapai kesimpulan yang sama seperti yang dinyatakan dalam kotak di atas yang berjudul ”Bagaimana Pendapat Orang Lain Tentang Alkitab.”

Selain menyetujui pernyataan-pernyataan sedemikian, Saksi-Saksi Yehuwa melakukan lebih dari itu. Mereka menganggap Alkitab sebagai pengungkapan Pencipta tentang diriNya sendiri dan maksud-tujuanNya terhadap manusia. Anda mungkin tidak setuju. Tetapi jika pernyataan mereka benar, pikirkan betapa pentingnya membaca Alkitab untuk mengetahui apa yang Allah katakan kepada anda!

Mungkin anda ingin mengetahui bagaimana Saksi-Saksi Yehuwa sampai pada keyakinan ini. Jika demikian, mintalah kepada mereka, atau penerbit majalah ini, buku Apakah Alkitab Benar-Benar Firman Allah? dan bacalah.

Mendapatkan Manfaat Yang Terbesar

Membaca Alkitab untuk memperoleh pengetahuan latar belakang yang umum atau untuk menikmati ”kesusastraan tinggi” dapat bermanfaat. Tetapi menerima nasihatnya dan hidup selaras dengan standar-standar tingkah laku yang bagus lebih besar manfaatnya. Perhatikan bagaimana kutipan dari surat-surat berikut yang diterima oleh penerbit majalah ini membuktikan hal tersebut.

”Saya sangat kecanduan narkotika sehingga saya tidak dapat memuaskan keinginan saya dengan uang yang masih ada. Maka, saya harus mendapatkannya dengan cara lain—cara yang mengakibatkan saya masuk penjara. . . . Di sana saya memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang Alkitab, dan kemudian saya bahkan setuju untuk mendapat pelajaran Alkitab secara tetap tentu. Ini membantu saya melupakan cara hidup yang lama dan membebaskan saya dari banyak praktek yang berbahaya.”—W. G.

”Segala sesuatu yang saya pelajari [dari pembacaan Alkitab] adalah masuk akal dan jelas. Saya mendapat keterangan tentang persoalan-persoalan yang selama beberapa waktu telah menjadi beban yang berat bagiku. Kekosongan pikiran saya diisi dengan buah-buah pikiran yang berguna. Alkitab mengajar saya apa tujuan hidup ini dan bagaimana mengubah cara berpikir saya.”—R. K.

”Saya beranggapan bahwa Allah itu ada atau tidak ada sama sekali. Seandainya tidak ada Allah, maka saya dapat hidup dengan cara saya sendiri. Tetapi saya ingin menghindari penyesalan di kemudian hari dengan mencari kepastian. Saya harap bahwa pelajaran Alkitab akan dapat membantu saya untuk membuat keputusan yang benar.” Kenyataannya memang demikian, karena wanita muda ini berkata bahwa kadang-kadang ”20 menit belajar Alkitab di tempat parkir” memberikan dia ”kekuatan sepanjang minggu itu.” Ia menyimpulkan: ”Hidup saya sekarang jauh lebih berarti, lebih memuaskan dan lebih seimbang.”—I. K.

Anda mungkin merasa bahwa Alkitab hanya sebuah buku hiburan yang penuh dengan keterangan yang berguna dan nasihat yang bijaksana. Atau anda mungkin merasa bahwa ini suatu hadiah dari Allah sebagai penuntun dan penerangan bagi umat manusia. Apapun alasannya, anda akan mendapat manfaat dengan membacanya. Kami menganjurkan anda untuk berbuat demikian. Mungkin pengalaman anda sendiri akan terbukti sebagai jawaban yang terbaik bagi pertanyaan anda: Mengapa saya harus membaca Alkitab?

[Kotak di halaman 16]

BUKU YANG MENAKJUBKAN YANG DISEBUT ALKITAB

Buku lain apa yang

—ditulis oleh kira-kira 40 orang dari beberapa negara di tiga benua yang berbeda dalam tiga bahasa selama masa 1.600 tahun?

—telah mengilhamkan beberapa dari antara kesenian, kesusastraan, musik dan arsitek terbesar di dunia, tapi juga memiliki pengaruh yang besar dalam hukum?

—menyebutkan kebenaran-kebenaran ilmiah yang baru ditemukan dan digunakan oleh manusia beberapa abad kemudian?

—berisi ratusan nubuat yang sudah digenapi dan banyak nubuat lain yang sekarang sedang digenapi?

BUKANKAH BERMANFAAT UNTUK MEMPELAJARI LEBIH BANYAK TENTANG BUKU ITU?

[KOTAK DI HALAMAN 17]

BAGAIMANA PENDAPAT ORANG LAIN TENTANG ALKITAB

”Alkitab bernilai sebanyak semua buku lain yang pernah dicetak.”—Patrick Henry, negarawan Amerika

”Saya yakin bahwa Alkitab akan menjadi makin indah jika seseorang mengertinya lebih banyak. Biarpun kebudayaan dan pengetahuan terus maju, dan pikiran berkembang, semua itu tidak pernah akan melebihi tingginya dan kebudayaan moral Kekristenan, seraya hal itu berkilauan dan memancar dalam Kitab Injil.”—Johann Wolfgang von Goethe, penulis Jerman

”Saya menemukan bukti-bukti yang lebih pasti tentang kebenaran dalam Alkitab dari pada dalam buku sejarah duniawi apapun.”—Sir Isaac Newton, ilmuwan Inggris

” . . . mungkin koleksi buku-buku yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Apapun pendapat seseorang mengenai isi Alkitab, peranannya dalam perkembangan kebudayaan barat dan evolusi dari banyak kebudayaan timur sedikitnya membuat pengetahuan sekedarnya tentang kesusastraan dan sejarahnya suatu ciri yang sangat diperlukan dari seorang yang terpelajar.”—The Encyclopædia Britannica

”Buku terbaik yang pernah ada dan akan ada dalam dunia ini, karena mengajar anda pelajaran-pelajaran terbaik yang dapat membimbing makhluk manusia apapun yang berusaha untuk menjadi jujur dan setia.”—Charles Dickens, pengarang Inggris

[Kotak di halaman 18]

MEMPEROLEH LEBIH BANYAK MANFAAT DARI PEMBACAAN ALKITAB

Anda mungkin telah mulai—mungkin berulang kali—tetapi berhenti lagi sewaktu merasa bahwa anda tidak dapat mengerti segala sesuatu yang anda baca. Jika demikian, anjuran-anjuran berikut mungkin dapat membantu:

1. Pilihlah terjemahan yang dapat diandalkan dalam bahasa modern.

2. Siapkan kamus yang baik dan periksalah kata-kata asing.

3. Periksa nama orang dan tempat dalam kamus Alkitab atau atlas.

4. Sewaktu membaca, tanyalah diri anda: Bagaimana ini berlaku untuk diri saya? Apa yang dapat saya pelajari secara pribadi dari bahan ini?

5. Renungkan apa yang dibaca; lebih baik lagi, bahas dengan orang lain.

Banyak pembaca Alkitab mendapati bahwa dengan mengingat pokok-pokok ini, pembacaan Alkitab mereka tidak hanya memberikan lebih banyak penerangan tetapi juga lebih menyenangkan.

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan