PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • w83_No57 hlm. 30-31
  • Apakah Saudara ’Melempar Rotimu Ke Air’?

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Apakah Saudara ’Melempar Rotimu Ke Air’?
  • Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1983 (No. 57)
  • Subjudul
  • Bahan Terkait
  • Hasil-Hasil yang Membina
  • Makanan Rohani Setiap Hari—Penting bagi Keluarga Kristen
    Pelayanan Kerajaan Kita—1992
  • Membesarkan Delapan Anak dalam Jalan Yehuwa Tidak Mudah namun Penuh Sukacita
    Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—2006
  • Ingatlah Para Pelayan Sepenuh Waktu
    Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—2014
  • ”Carilah Dahulu Kerajaan”
    Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah
Lihat Lebih Banyak
Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa—1983 (No. 57)
w83_No57 hlm. 30-31

Apakah Saudara ’Melempar Rotimu Ke Air’?

SEPERTI umumnya keluarga-keluarga di Brasilia, sepasang suami istri Saksi sibuk mencari nafkah. Selain mengurus tiga anak kecil, semuanya di bawah umur enam tahun, mereka juga mempunyai warung kecil di rumah. Namun, sebagai orang Kristen yang berbakti, mereka prihatin mengenai kesejahteraan rohani dari anak-anak mereka dan juga dua remaja yang bekerja membantu mereka. Ini terjadi tahun 1946, dan benar-benar suatu tantangan. Tidak ada publikasi-publikasi untuk kaum muda yang begitu bagus seperti yang terdapat sekarang, dan di seluruh daerah Santa Catarina hanya ada delapan Saksi, dan hanya tiga di kota tempat mereka tinggal. Apa yang dapat mereka lakukan?

Sesuai dengan nasihat dari Raja Salomo yang bijaksana untuk ’melempar rotimu ke air’ (Pengkhotbah 11:1), mereka memutuskan untuk bermurah hati dalam membagikan roti rohani dengan memanfaatkan ayat harian yang disediakan dalam majalah The Watchtower. (Ini sebelum Buku Tahunan terbit dalam bahasa mereka.) Seluruh keluarga, termasuk mereka yang membantu, berkumpul bersama untuk makan siang, dan inilah waktunya untuk membahas ayat Alkitab untuk hari itu. Salah seorang dari keluarga ditugaskan mencari majalah yang memuat komentar dari ayat harian. Komentar ini dibacakan dengan nyaring dan setiap orang bebas memberikan komentar. Pada mulanya kebiasaan ini dianggap aneh oleh pekerja-pekerja yang masih muda itu, tetapi tidak lama kemudian mereka menjadi biasa dan mulai ikut dalam pembahasan setiap hari.

Hasil-Hasil yang Membina

Usaha yang setia dari suami istri ini selama bertahun-tahun sangat diberkati. Anak sulung mereka bersama suaminya, melayani sebagai perintis istimewa (pengabar sepenuh waktu) sampai lahir anak mereka, yang sekarang berumur 20 tahun. Sekarang ia bersama istri melayani di Kantor Cabang Brasilia. Putra bungsu seorang penatua sidang dan sekarang melatih anaknya sendiri dalam jalan kebenaran.

Tetapi bagaimana dengan para pekerja yang membantu? Selama bertahun-tahun, banyak pemuda dan pemudi bekerja bersama keluarga ini. Di antara gadis-gadis, Ester segera menerima kebenaran dan, bersama suami dan anak-anaknya, dengan setia terus mengabarkan kabar kesukaan. Anak perempuannya yang tertua melayani lebih dari sepuluh tahun sebagai perintis istimewa. Vitalina seorang gadis beragama Katolik yang kukuh ketika mulai bekerja dengan keluarga ini. Belakangan ia mengaku: ”Tidak mudah bagi saya untuk menerima kebenaran, tetapi sekarang saya melayani Yehuwa dengan bahagia. Saya menjadi perintis istimewa sudah lebih dari sepuluh tahun.” Untuk beberapa waktu Marta melayani di Kantor Cabang di Rio de Janeiro. Sekarang ia bersama suaminya sibuk melatih anak-anak mereka sendiri untuk melayani Yehuwa. Dua gadis lain, Nelci dan Sueli, juga menerima kebenaran dan terus melayani Yehuwa dengan setia.

Bagaimana dengan pemuda-pemudanya? Rudibert dan Pedro dua-duanya melayani sebagai penatua di sidang mereka. Abrilino dan keluarganya juga menjadi hamba-hamba Yehuwa yang setia.

Sekarang, jika seluruh anggota-anggota keluarga dikumpulkan, ada sekelompok terdiri dari 40 pemuji-pemuji yang bahagia dari Yehuwa, banyak dalam dinas sepenuh waktu. Alangkah bagusnya riwayat tersebut tentang iman dan keteguhan Kristen! Dan ini semua sebagai hasil dari hubungan keluarga yang hangat dan bahagia dan karena setia memanfaatkan persediaan yang bagus dari ayat harian beserta komentar-komentarnya. Keluarga ini memang mengalami bahwa roti rohani yang dilemparkan dengan murah hati ke air, telah diperoleh kembali ”lama setelah itu.”

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan