PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • ijwwd artikel 46
  • Kemampuan Biwara Membangun Bendungan

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Kemampuan Biwara Membangun Bendungan
  • Apakah Ini Dirancang?
  • Bahan Terkait
  • Si Penebang Pohon yang Semula Belum Pensiun
    Sedarlah!—2000
  • Keraguan akan Bendungan
    Sedarlah!—2002
  • Surat Pembaca
    Sedarlah!—2001
  • Krisis Air​—Apa yang Sedang Diupayakan?
    Sedarlah!—2009
Lihat Lebih Banyak
Apakah Ini Dirancang?
ijwwd artikel 46

Troy Harrison/Moment via Getty Images

APAKAH INI DIRANCANG?

Kemampuan Biwara Membangun Bendungan

Para peneliti pernah menemukan bendungan buatan biwara yang panjangnya 850 meter dan tingginya 5,3 meter. Bagaimana cara biwara membangun bendungan sebesar itu?

Pertama-tama, biwara menebang dan memangkas pohon yang diameternya kurang dari 30 sentimeter. Mereka mendorong batang-batang pohon yang berat ke dasar sungai untuk menjadi tiang-tiang. Lalu, biwara menyelipkan batang muda dan ilalang di antara tiang-tiang itu. Mereka memperkuat struktur itu dengan batu besar sebagai pemberat dan menyambungkan ujung-ujung bendungan dengan pohon atau bongkahan batu. Biwara juga menambahkan tiang-tiang penyangga di salah satu sisi bendungan untuk menahan beban aliran air yang mengalir. Sedangkan di sisi satunya, biwara melapisi bendungan dengan ranting, rumput liar, dan lumpur. Selain itu, mereka membuat celah di kedua ujung bendungan supaya air yang berlebih bisa mengalir keluar. Dan selama musim hujan, mereka memperbesar celahnya.

Ilustrasi bendungan biwara yang menunjukkan (1) tiang, (2) batang muda yang diselipkan, (3) tiang penyangga, (4) batu besar yang menjadi pemberat, dan (5) ranting dan rerumputan yang disatukan dengan lumpur

Menurut para ahli, bendungan biwara bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya. Misalnya, itu berguna untuk mengurangi erosi tanah, meningkatkan kualitas air, dan memperbanyak jumlah air di dalam tanah. Banyak sungai yang biasanya kering di musim panas menjadi tidak kering dan terus dialiri air sepanjang tahun. Selain itu, karena ada bendungan biwara, terbentuklah rawa-rawa di sekitarnya. Rawa-rawa itu menyerap air selama musim hujan sehingga mengurangi banjir. Saat ada kebakaran hutan, rawa-rawa bahkan bisa membantu menghentikan penyebaran api dan sering kali tetap penuh dengan tumbuhan meskipun sekitarnya sudah terbakar. Rawa-rawa yang terbentuk ini juga menjadi tempat tinggal bagi banyak binatang.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa ”bendungan biwara mirip dengan struktur yang dirancang oleh insinyur”. Malah di Amerika Utara, para ahli lingkungan membuat banyak bendungan yang mirip dengan bendungan biwara. Itulah kenapa biwara sering disebut ”insinyur alam”.

Tontonlah biwara yang sedang beraksi

Bagaimana menurut Anda? Apakah kemampuan biwara untuk membangun bendungan adalah hasil evolusi? Atau, apakah ini dirancang?

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan