PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • km 12/87 hlm. 3
  • No. 106—Kotak Pertanyaan

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • No. 106—Kotak Pertanyaan
  • Pelayanan Kerajaan Kita—1987
Pelayanan Kerajaan Kita—1987
km 12/87 hlm. 3

Kotak Pertanyaan

(Tercetak sebagai km No. 106)

● Bagaimana pandangan Kristen tentang ”makan daging yg dipersembahkan kepada berhala”? Apakah Rasul Paulus dlm surat2nya di 1 Korintus psl. 8 dan 10 dan Roma 14 menentang keputusan di Kisah 15:28, 29?

Paulus menulis 1 Korintus psl. 8 dan 10 dan Roma 14 dlm tahun 56 dan 55 M., sedangkan keputusan para rasul di Kisah 15:28, 29 dibuat dlm tahun 49 M. Ternyata Paulus sepenuhnya setuju dng keputusan badan pimpinan di Yerusalem. Dng kata lain surat2 Paulus dan Kisah 15 tidak bertentangan. Apa yg dilarang Kisah 15 adalah bagi seorang Kristen yg turut ambil bagian dlm upacara resmi agama atau melakukan tindakan penyembahan berhala. Sebab orang2 yg mempersembahkan binatang kepada berhala mendapat bagian daging dari binatang itu untuk dimakan. Orang2 Kristen sama sekali tidak boleh melakukan hal tsb. Itulah yg dilarang di Kisah 15, dan Paulus sepenuhnya setuju seperti yg ia katakan di 1 Korintus 8:10 dng menunjukkan kepada ”orang yg duduk makan di dlm kuil berhala”, dan di dlm 1 Kor 10:14, 18-21 ”jauhilah penyembahan berhala” dan ”persembahan kepada roh2 jahat”. Jadi, sejalan dng Kisah 15 Paulus dlm surat2nya sama sekali tidak mengijinkan turut ambil bagian dlm suatu tindakan penyembahan berhala atau pesta utk memuliakan suatu ilah, seperti yg dilakukan oleh orang2 Israel dan menimbulkan murka Allah.—Bil. 25:1-4; Why. 2:14.

Tetapi Paulus juga membahas segi lain dari ”makan daging yg dipersembahkan kepada berhala”. Kalau menyangkut hanya makan saja, seperti makanan biasa, daging yg berasal dari penyembahan berhala yg dibagikan atau dijual kepada umum, itu tidak salah. Daging demikian tidak menjadi kotor atau najis hanya karena latar belakang penyembahan itu. (1 Kor. 8:4 dan 10:25-27) Namun, jika seseorang yg bekas penyembah berhala, tersontoh melihat seorang sdr memakan daging demikian, maka Paulus menasihatkan lebih baik tidak memakannya agar iman orang lain itu tidak rusak. (Rm. 14:1-4, 19-23) Jadi, yg salah adalah ”turut ambil bagian dlm upacara penyembahan berhala itu” dan bukan ”makan daging itu”.

Artikel Setempat

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2026)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2026 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan