Pertanyaan Pembaca
◼ Mengapa hadirin kadang-kadang diundang berdiri untuk bernyanyi dan berdoa pada waktu perhimpunan dan kebaktian Kristen?
Nyanyian dan doa telah lama menjadi bagian dari ibadat yang sejati. (1 Tawarikh 16:7-9; Matius 26:26-30; Yakobus 5:13, 14) Karena itu, hal-hal tersebut menjadi bagian yang penting dan normal dari ibadat dalam perhimpunan sidang dan kebaktian dari Saksi-Saksi Yehuwa.
Banyak nyanyian berbentuk doa atau pujian kepada Allah. Bila suatu kumpulan berdiri bersama-sama untuk nyanyian dan doa, hal itu dapat dianggap memperlihatkan respek seraya menghadap hadirat Allah dengan ucapan syukur.—1 Raja 8:14, 22, 23.
Namun hendaknya diingat, Alkitab tidak menunjukkan bahwa berdoa atau menyanyikan pujian kepada Allah harus dilakukan dalam sikap badan atau postur tertentu. (Bandingkan dengan Lukas 22:39-41; Kisah 16:24, 25.) Jadi tidak ada peraturan dalam hal ini. Jika kesehatan atau keadaan seseorang menyebabkan dia lebih suka duduk selama nyanyian dan doa sidang, maka hal itu tidak salah. Sering kali orang-orang Kristen tetap duduk pada waktu berdoa dalam Pelajaran-Pelajaran Buku Sidang yang lebih kecil, pelajaran Alkitab rumahan dan pada waktu makan.