Surat Pembaca
Manusia Es dari Pegunungan Alpen Saya baru saja selesai membaca ”Misteri Manusia Es dari Pegunungan Alpen”. (8 Mei 1995) Saya harus mengakui bahwa sewaktu saya mula-mula menerima majalah tersebut, sedikit pun saya tidak mengira saya akan menyukai pokok tersebut. Tetapi saya mendapati artikel tersebut sangat menarik! Saya menghargai caranya pokok tersebut disajikan sehingga pandangan tradisional mengenai manusia ”primitif” tidaklah tepat.
J. S., Amerika Serikat
Judulnya yang memikat membantu saya menempatkan majalah tersebut kepada seorang pria yang saya jumpai di kereta api. Minggu berikutnya saya berjumpa lagi dengannya, dan ia mengatakan bahwa ia baru menemukan artikel yang adalah ”karya tulis yang berkualitas tinggi” dan dipaparkan dengan baik. Ia menerima terbitan terakhir dari Menara Pengawal.
G. C., Jepang
Menopause Dalam seri ”Pemahaman yang Lebih Baik tentang Menopause” (8 Februari 1995), Anda menyebutkan tentang penggunaan ”minyak sayur atau minyak buah, minyak vitamin E, atau gel pelumas” untuk memperbaiki kekeringan feminin. Sebagai siswi senior ilmu keperawatan, saya merasa terdorong untuk memberitahukan bahwa menggunakan minyak dan buah sebagai pelumas menjadi sarana bagi perkembangan bakteri. Maka lebih baik menggunakan pelumas yang dapat larut dalam air.
H. W., Amerika Serikat
Kami menghargai keterangan yang terbaru ini.—RED.
Ketika berusia 45 tahun, saya mulai menderita karena pancaran panas. Saya menanggungnya selama bertahun-tahun tanpa pengobatan. Karena itu saya menangis sewaktu saya merasakan perhatian yang pengasih melalui artikel Anda. Artikel itu membantu saya memahami menopause dengan lebih baik, dan artikel itu menjawab banyak pertanyaan saya.
S. T. B. A., Brasil
Kelajangan Terima kasih atas artikel ”Pandangan Alkitab: Bila Kelajangan Adalah Suatu Karunia”. (8 Februari 1995) Di tempat saya tinggal, perkawinan adalah suatu hal yang besar; saudara dan saudari Kristen mendesak Anda ke arah itu. Saya tidak pernah banyak memikirkan tentang perkawinan sampai saya memasuki usia 30 tahun. Kemudian saya mulai merasa butuh adanya seorang teman. Saya bersyukur kepada Yehuwa karena menyediakan artikel ini pada waktunya, saat saya merasa sudah tidak tahan lagi.
E. M. A., Amerika Serikat
Dua tahun yang lalu saya menjadi seorang perintis, penginjil sepenuh waktu, dan seraya waktu berlalu saya semakin menyadari betapa memuaskan melayani Yehuwa ”tanpa gangguan”. Saya memutuskan untuk menyediakan masa untuk melajang—artikel tersebut tiba tepat pada waktunya.
G. V., Italia
Kawin Muda Terima kasih atas artikel ”Pertanyaan Kaum Muda . . . Kawin Muda—Dapatkah Kita Berhasil?” (8 April 1995) Sebagai pengawas sidang, kami telah mengatur untuk mengadakan kunjungan penggembalaan kepada pasangan muda yang sedang mengalami krisis perkawinan. Suatu kejutan bagi saya sewaktu terbitan ini muncul. Inilah yang kami butuhkan untuk membantu pasangan muda tersebut! Kami membahas seluruh artikel juga ayat-ayat Alkitab yang dikutip.
M. C., Brasil
Bercakap-cakap Terima kasih atas artikel ”Bercakap-cakap Adalah Suatu Seni”. (8 April 1995) Saya sedang berjuang mengatasi perasaan malu untuk waktu yang lama. Tetapi kini saya menyadari bahwa bukan hanya saya saja yang mengalami kesulitan ini. Saya akan menerapkan saran-saran Anda sebaik-baiknya.
A. L., Amerika Serikat
Saran Anda untuk membaca artikel dalam Menara Pengawal dan Sedarlah! benar-benar manjur. Anda akan merasa heran betapa banyaknya hal yang dapat dibicarakan sewaktu Anda melakukannya!
V. M. J., Amerika Serikat
Lebah versus Komputer Saya benar-benar harus mengungkapkan rasa terima kasih saya atas artikel ”Lebah versus Komputer”. (8 Februari 1995) Artikel tersebut benar-benar menyentuh saya. Pencipta kita yang Agung membuat bahkan makhluk yang kecil seperti lebah menjadi mengagumkan dan unik.
C. K., Jerman