KISAH PARA RASUL
1 Teofilus, dalam suratku yang pertama, aku menulis tentang semua yang Yesus lakukan dan ajarkan+ 2 sampai hari dia diangkat ke surga,+ setelah dia memberi petunjuk melalui kuasa kudus* kepada para rasul yang dia pilih.+ 3 Setelah dia menderita, dia memberi mereka banyak bukti yang meyakinkan untuk menunjukkan bahwa dia hidup.+ Dia sering menemui mereka selama 40 hari, dan dia berbicara tentang Kerajaan Allah.+ 4 Sewaktu bertemu dengan mereka, dia memberi petunjuk, ”Jangan keluar dari Yerusalem.+ Tunggulah apa yang Bapak janjikan itu,+ yang telah kalian dengar dariku. 5 Yohanes membaptis orang dengan air, tapi sebentar lagi kalian akan dibaptis dengan kuasa kudus.”*+
6 Maka sewaktu mereka berkumpul, mereka bertanya kepadanya, ”Tuan, apakah Tuan akan mengembalikan kerajaan bagi Israel pada saat ini?”+ 7 Dia menjawab, ”Hanya Bapak yang berhak menentukan saat dan waktunya.* Kalian tidak perlu tahu tentang itu.+ 8 Tapi kalian akan mendapat kuasa sewaktu kuasa kudus* datang ke atas kalian,+ dan kalian akan menjadi saksiku+ di Yerusalem,+ di seluruh Yudea dan Samaria,+ dan sampai ke bagian yang paling jauh di bumi.”*+ 9 Setelah mengatakan ini, dia terangkat ke surga di depan mata mereka, dan dia tertutup oleh awan sehingga tidak kelihatan lagi.+ 10 Sementara mereka memandang ke langit sewaktu dia terangkat, tiba-tiba dua orang berpakaian putih+ berdiri di samping mereka 11 dan berkata, ”Orang-orang Galilea, kenapa kalian berdiri sambil melihat ke langit? Yesus yang diangkat ke langit akan kembali* dengan cara yang sama seperti yang kalian lihat sewaktu dia naik ke langit.”
12 Lalu mereka kembali ke Yerusalem+ dari gunung yang disebut Gunung Zaitun, yang jaraknya hanya sekitar satu kilometer* dari Yerusalem. 13 Setibanya di sana, mereka naik ke kamar atas, tempat mereka menginap. Di sana ada Petrus, Yohanes, Yakobus, dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus anak Alfeus, Simon yang bersemangat itu, dan Yudas anak Yakobus.+ 14 Dengan sehati, mereka semua berdoa dengan tekun, bersama beberapa wanita,+ Maria ibu Yesus, dan adik-adik lelaki Yesus.+
15 Suatu hari, Petrus berdiri di antara saudara-saudara yang sedang berkumpul, yang jumlahnya kira-kira 120 orang, dan dia berkata, 16 ”Saudara-saudara, apa yang Daud katakan melalui kuasa kudus* di ayat ini memang harus terjadi. Dia berbicara tentang Yudas,+ yang memimpin orang-orang yang menangkap Yesus.+ 17 Dulu, Yudas termasuk di antara kita+ dan dipilih untuk melayani bersama kita. 18 (Orang ini membeli tanah dengan upah kejahatannya.+ Dia jatuh dengan kepala lebih dulu, lalu perutnya robek* dan semua isi perutnya keluar.+ 19 Seluruh penduduk Yerusalem tahu tentang ini, sehingga dalam bahasa mereka, tanah itu disebut Akeldama, yang artinya ”Tanah Darah”.) 20 Di buku Mazmur tertulis, ’Biarlah tempat tinggalnya menjadi telantar dan tidak dihuni,’+ dan, ’Biarlah jabatannya sebagai pengawas diambil orang lain.’+ 21 Jadi, dia perlu digantikan dengan salah satu saudara yang ikut bersama kami selama Tuan Yesus menjalankan kegiatannya* bersama kami, 22 yaitu sejak Yesus dibaptis oleh Yohanes+ sampai diangkat ke surga,+ dan dia haruslah seorang saksi mata kebangkitan Yesus seperti kami.”+
23 Maka mereka mengajukan dua orang, yaitu Yusuf, yang juga disebut Barsabas atau Yustus, dan Matias. 24 Lalu mereka berdoa, ”Yehuwa,* Engkau tahu isi hati setiap orang.+ Tunjukkanlah siapa yang Engkau pilih dari dua orang ini 25 untuk menerima jabatan sebagai pelayan dan rasul, yang sudah ditinggalkan Yudas untuk pergi ke jalannya sendiri.”+ 26 Kemudian mereka melempar undi untuk kedua orang itu,+ dan yang terpilih adalah Matias. Dia pun terhitung* bersama ke-11 rasul lainnya.
2 Pada hari Perayaan Pentakosta,*+ murid-murid berkumpul di satu tempat. 2 Ketika mereka sedang duduk, tiba-tiba ada bunyi ribut dari langit, yang seperti angin kencang, dan itu terdengar di seluruh rumah itu.+ 3 Lalu mereka melihat sesuatu seperti api-api kecil* muncul dan tersebar ke atas kepala mereka masing-masing, 4 dan mereka dipenuhi kuasa kudus*+ dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain, sesuai dengan bimbingan kuasa itu.+
5 Waktu itu, orang-orang Yahudi yang saleh dari setiap bangsa di dunia sedang berada di Yerusalem.+ 6 Maka ketika mendengar bunyi itu, mereka berkerumun sambil keheranan, karena mereka masing-masing mengenali bahasa mereka sendiri sewaktu murid-murid berbicara. 7 Mereka benar-benar kagum dan berkata, ”Coba lihat, mereka semua orang Galilea,+ kan? 8 Jadi kenapa kita mendengar bahasa asli* kita masing-masing? 9 Kita ini orang Partia, orang Media,+ orang Elam,+ penduduk Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus dan Provinsi Asia,+ 10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah Libia yang dekat Kirene, pendatang dari Roma, orang Yahudi dan penganut agama Yahudi,*+ 11 orang Kreta, dan orang Arab, tapi kita mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita tentang perbuatan Allah yang luar biasa.” 12 Mereka semua keheranan dan berkata satu sama lain, ”Ada apa ini?” 13 Meski begitu, ada juga yang mengejek, ”Paling-paling mereka mabuk dengan anggur manis.”*
14 Tapi Petrus berdiri bersama ke-11 rasul lainnya+ dan berbicara dengan suara keras, ”Orang-orang Yudea dan penduduk Yerusalem, tolong perhatikan kata-kata saya. 15 Orang-orang ini sebenarnya tidak mabuk seperti yang kalian kira, karena sekarang baru jam sembilan pagi.* 16 Tapi sebaliknya, Nabi Yoel pernah menyampaikan kata-kata, 17 ’”Di hari-hari terakhir,” kata Allah, ”Aku akan mencurahkan sebagian kuasa kudus-Ku* ke atas berbagai macam orang. Anak laki-laki dan anak perempuan kalian akan bernubuat, anak-anak muda kalian akan mendapat penglihatan, dan orang yang tua di antara kalian akan Kuberi mimpi.+ 18 Bahkan kepada budak laki-laki dan perempuan-Ku, Aku akan mencurahkan sebagian kuasa kudus-Ku* pada masa itu, dan mereka akan bernubuat.+ 19 Aku akan membuat keajaiban* di langit dan mukjizat* di bumi. Akan ada darah, api, dan asap tebal. 20 Matahari akan menjadi gelap, dan bulan akan menjadi merah seperti darah, lalu hari Yehuwa* yang hebat dan mulia itu akan datang. 21 Dan semua orang yang berseru kepada nama Yehuwa* akan diselamatkan.”’+
22 ”Orang-orang Israel, dengarkan kata-kata ini: Yesus orang Nazaret adalah utusan Allah. Ini terlihat jelas dari berbagai tindakan penuh kuasa, keajaiban,* dan mukjizat* yang Allah lakukan melalui dia di antara kalian,+ seperti yang kalian sendiri tahu. 23 Orang ini, yang diserahkan sesuai dengan apa yang telah Allah tentukan dan ketahui sebelumnya,+ kalian pakukan di tiang melalui tangan orang-orang berdosa, dan kalian bunuh.+ 24 Tapi, Allah membangkitkan dia+ dengan melepaskan dia dari cengkeraman* kematian, karena tidak mungkin dia tetap dibelenggu oleh kematian.+ 25 Daud berkata tentang dia, ’Aku selalu melihat Yehuwa* di depanku.* Aku tidak akan pernah goyah, karena Dia ada di sebelah kananku.* 26 Karena itulah hatiku senang, dan mulutku berbicara dengan gembira. Dan hidupku* akan penuh harapan, 27 karena Engkau tidak akan meninggalkan aku di Kuburan,* atau membiarkan hamba-Mu yang setia melihat kemusnahan.+ 28 Engkau telah membuatku tahu jalan kehidupan. Engkau membuatku sangat gembira di hadapan-Mu.’+
29 ”Saudara-saudara, izinkanlah saya berbicara dengan leluasa tentang Daud leluhur kita. Dia meninggal dan dikuburkan,+ dan makamnya masih ada sampai sekarang. 30 Karena dia itu nabi, dan dia tahu tentang sumpah Allah kepadanya untuk membuat salah seorang keturunannya* duduk di takhtanya,+ 31 dia bisa melihat ke depan dan berbicara tentang kebangkitan Kristus. Dia berkata bahwa Kristus tidak ditinggalkan di Kuburan,* dan tubuhnya tidak melihat kemusnahan.*+ 32 Allah membangkitkan Yesus itu, dan kami semua adalah saksi matanya.+ 33 Maka, karena dia sudah ditinggikan ke sebelah kanan Allah+ dan menerima kuasa kudus* yang Allah janjikan,+ dia mencurahkannya ke atas kami, seperti yang kalian lihat dan dengar ini. 34 Daud tidak naik ke surga, tapi dia sendiri mengatakan, ’Yehuwa* berkata kepada Tuanku, ”Duduklah di sebelah kanan-Ku, 35 sampai Aku menjadikan musuh-musuhmu tumpuan kakimu.”’+ 36 Jadi, semoga semua orang Israel yakin bahwa Yesus ini, yang kalian bunuh di tiang,+ sudah Allah jadikan Tuan+ dan Kristus.”
37 Apa yang mereka dengar itu menusuk hati mereka, sehingga mereka berkata kepada Petrus dan rasul-rasul lainnya, ”Saudara-saudara, kami harus bagaimana?” 38 Petrus menjawab, ”Bertobatlah.+ Kalian masing-masing harus dibaptis+ dengan nama Yesus Kristus agar dosa kalian diampuni,+ dan kalian akan mendapat karunia berupa kuasa kudus,* 39 karena janji+ untuk mendapatkannya tersedia bagi kalian dan anak-anak kalian, bahkan bagi semua orang di negeri yang jauh, yaitu semua yang dipanggil oleh Yehuwa,* Allah kita.”+ 40 Petrus menggunakan lebih banyak kata lagi untuk memberikan kesaksian yang saksama. Dia juga terus mendesak mereka, ”Selamatkan diri kalian dari generasi jahat ini.”+ 41 Maka orang-orang yang menerima kata-katanya dibaptis,+ dan hari itu jumlah murid bertambah sekitar 3.000 orang.+ 42 Mereka terus memperhatikan baik-baik ajaran para rasul, bergaul,* makan bersama,+ dan tekun berdoa.+
43 Para rasul mulai melakukan banyak keajaiban* dan mukjizat,* dan semua orang mulai menghormati Allah.*+ 44 Semua yang menjadi percaya itu berkumpul dan berbagi segala sesuatu yang mereka miliki. 45 Mereka menjual harta milik mereka+ dan membagikan hasilnya kepada semua orang, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.+ 46 Dari hari ke hari, mereka datang ke bait bersama-sama, makan bersama di rumah saudara-saudara, dan berbagi makanan dengan penuh sukacita dan dengan tulus, 47 sambil memuji Allah dan semakin disenangi semua orang. Setiap hari, Yehuwa* terus membuat jumlah mereka bertambah dengan menambah orang-orang yang akan diselamatkan.+
3 Suatu hari, Petrus dan Yohanes pergi ke bait pada jam tiga sore,* yaitu pada jam berdoa, 2 dan seorang pria yang lumpuh sejak lahir sedang digotong. Setiap hari, dia ditaruh di dekat pintu bait yang disebut Gerbang Indah, supaya dia bisa meminta sedekah dari orang-orang yang akan masuk ke bait. 3 Begitu melihat Petrus dan Yohanes akan masuk ke bait, dia meminta sedekah kepada mereka. 4 Tapi Petrus dan Yohanes menatapnya dan berkata, ”Coba lihat kami.” 5 Dia pun menatap mereka sambil berharap mendapat sesuatu. 6 Tapi Petrus berkata, ”Saya tidak punya emas ataupun perak, tapi saya akan berikan apa yang saya miliki. Dengan nama Yesus Kristus orang Nazaret itu, berjalanlah!”+ 7 Petrus memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri.+ Saat itu juga, kaki dan pergelangan kakinya menjadi kuat.+ 8 Dia berdiri dengan melompat,+ lalu mulai berjalan dan masuk bersama mereka ke bait, sambil berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah. 9 Semua orang melihat dia berjalan sambil memuji Allah, 10 dan mereka pun sadar bahwa dia adalah orang yang biasanya duduk di Gerbang Indah di bait untuk meminta sedekah.+ Mereka keheranan dan benar-benar kagum melihat apa yang terjadi padanya.
11 Sewaktu orang itu masih berpegangan pada Petrus dan Yohanes di Serambi Salomo,+ semua orang berlari mendatangi mereka karena sangat kaget. 12 Melihat itu, Petrus berkata, ”Orang-orang Israel, kenapa kalian kagum sekali melihat ini? Kenapa kalian menatap kami seperti ini, seolah-olah kami membuat orang ini bisa berjalan karena kuasa kami atau pengabdian kami kepada Allah? 13 Allah Abraham, Ishak, dan Yakub,+ Allah dari leluhur kita, telah memuliakan Hamba-Nya,+ Yesus,+ yang kalian tolak dan serahkan kepada musuh,+ walaupun Pilatus memutuskan untuk membebaskan dia. 14 Kalian menolak orang yang suci dan benar itu, dan kalian meminta agar seorang pembunuh diberikan kepada kalian.+ 15 Kalian membunuh Wakil Utama kehidupan.+ Tapi, Allah membangkitkan dia dari antara orang mati, dan kamilah saksi matanya.+ 16 Dengan nama Yesus, dan karena kami beriman pada namanya, orang yang kalian lihat dan kenal ini menjadi kuat. Iman kami kepada Yesus telah membuat orang ini sembuh di hadapan kalian semua. 17 Sekarang, saudara-saudara, saya tahu bahwa dulu, kalian bertindak seperti itu karena kalian tidak tahu,+ sama seperti para pemimpin kalian.+ 18 Tapi dengan begitu, Allah mewujudkan hal-hal yang Dia katakan sebelumnya melalui mulut para nabi, yaitu bahwa Kristus-Nya akan menderita.+
19 ”Jadi bertobatlah,+ dan berbaliklah+ agar dosa-dosa kalian dihapus,+ supaya Yehuwa* sendiri menyegarkan kalian* 20 dan mengutus Kristus yang dilantik bagi kalian, yaitu Yesus. 21 Dia harus tetap berada di surga sampai waktunya segala sesuatu dipulihkan, seperti yang Allah katakan melalui para nabi-Nya yang suci di zaman dulu. 22 Musa pernah berkata, ’Yehuwa* Allah kalian akan mengangkat seorang nabi dari bangsa kita untuk kalian, nabi yang seperti saya.+ Kalian harus mendengarkan apa pun yang dia katakan kepada kalian.+ 23 Siapa pun* yang tidak mau mendengarkan Nabi itu akan dimusnahkan dari antara umat-Nya.’+ 24 Semua nabi, mulai dari Samuel sampai nabi-nabi sesudahnya, juga memberitakan tentang masa ini dengan terus terang.+ 25 Para nabi itu berbicara tentang perjanjian yang Allah buat dengan leluhur kalian,+ dan perjanjian itu untuk kalian juga, karena Allah berjanji kepada Abraham, ’Melalui keturunanmu,* semua keluarga di bumi akan diberkati.’+ 26 Setelah mengangkat Hamba-Nya, Allah mengutus dia kepada kalian lebih dulu+ untuk membuat kalian masing-masing bertobat dari kejahatan kalian. Ini adalah berkat bagi kalian.”
4 Sementara keduanya berbicara kepada orang-orang, mereka didatangi para imam, kepala penjaga bait, dan orang-orang Saduki,+ 2 yang jengkel karena para rasul mengajar orang-orang, dan dengan terus terang memberitakan tentang kebangkitan Yesus dari antara orang mati.+ 3 Maka mereka menangkap Petrus dan Yohanes, lalu memenjarakan+ keduanya sampai besoknya, karena waktu itu sudah malam. 4 Tapi, banyak dari orang-orang yang mendengar perkataan itu menjadi percaya, sehingga jumlah pria yang percaya menjadi kira-kira 5.000.+
5 Besoknya, para penguasa mereka, para pemimpin,* dan para ahli Taurat* berkumpul di Yerusalem, 6 bersama Hanas+ yang adalah imam kepala, Kayafas,+ Yohanes, Aleksander, dan semua kerabat imam kepala. 7 Mereka menyuruh Petrus dan Yohanes berdiri di tengah-tengah mereka dan mulai menanyai keduanya, ”Dengan kuasa apa atau atas nama siapa kalian melakukan ini?” 8 Lalu Petrus, yang penuh dengan kuasa kudus,*+ menjawab mereka,
”Para penguasa dan pemimpin, 9 kalau hari ini kami diadili karena berbuat baik kepada orang yang kakinya cacat,+ dan kalian ingin tahu siapa yang menyembuhkan dia, 10 kami akan memberi tahu kalian dan semua orang Israel bahwa orang ini sembuh karena nama Yesus Kristus orang Nazaret,+ yang kalian bunuh di tiang+ tapi Allah bangkitkan dari antara orang mati.+ Dialah yang membuat orang ini berdiri dalam keadaan sehat di depan kalian. 11 Dia adalah ’batu yang dianggap tidak berarti oleh kalian tukang bangunan, dan telah menjadi batu* yang utama’.+ 12 Selain itu, keselamatan hanya ada melalui dia, karena tidak ada nama lain+ yang Allah pilih dari antara manusia di bumi, yang akan menyelamatkan kita.”+
13 Ketika melihat keberanian* Petrus dan Yohanes, dan tahu bahwa keduanya hanya orang biasa yang tidak berpendidikan,*+ mereka keheranan. Mereka pun sadar bahwa kedua orang itu dulunya bersama Yesus.+ 14 Karena melihat orang yang disembuhkan itu berdiri bersama kedua rasul itu,+ mereka tidak bisa berkata-kata lagi.+ 15 Maka mereka menyuruh ketiga orang itu keluar dari ruang Sanhedrin,* lalu mulai berunding. 16 Mereka berkata, ”Orang-orang ini harus kita apakan?+ Mereka jelas-jelas melakukan mukjizat* yang luar biasa, yang disaksikan seluruh penduduk Yerusalem,+ dan kita tidak bisa menyangkal itu. 17 Jadi supaya ini tidak semakin tersebar, mari kita ancam mereka, dan kita larang mereka berbicara kepada siapa pun atas nama itu.”+
18 Kemudian, kedua rasul itu dipanggil dan dilarang berbicara atau mengajar atas nama Yesus. 19 Tapi Petrus dan Yohanes menjawab, ”Silakan kalian putuskan sendiri mana yang benar di mata Allah: Taat kepada kalian atau taat kepada Allah. 20 Kalau kami, kami tidak bisa berhenti berbicara tentang apa yang kami lihat dan dengar.”+ 21 Maka setelah mengancam kedua rasul itu lagi, mereka membebaskan keduanya, karena tidak menemukan dasar untuk menghukum mereka. Lagi pula, mereka takut kepada orang-orang,+ karena semua yang melihat kejadian itu memuliakan Allah. 22 Orang yang mendapat mukjizat* penyembuhan itu sudah berumur 40 tahun lebih.
23 Setelah dibebaskan, kedua rasul itu pergi kepada murid-murid lainnya, dan mereka menceritakan apa yang dikatakan para imam kepala dan para pemimpin kepada mereka. 24 Setelah mendengar itu, mereka bersama-sama berdoa kepada Allah,
”Tuan Yang Mahatinggi, Engkaulah yang menciptakan langit, bumi, laut dan segala isinya,+ 25 dan yang berkata dengan kuasa kudus* melalui mulut Daud leluhur kami,+ ’Kenapa bangsa-bangsa resah, dan suku-suku bangsa memikirkan rencana kosong? 26 Raja-raja di bumi bersiap-siap, dan para penguasa bersatu melawan Yehuwa* dan orang yang Dia lantik.’*+ 27 Sesungguhnya Herodes dan Pontius Pilatus,+ bersama bangsa Israel dan bangsa lain, sudah berkumpul di kota ini untuk melawan Yesus, hamba suci-Mu yang Engkau lantik,+ 28 untuk melakukan apa yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh tangan-Mu dan kehendak-Mu.+ 29 Ya Yehuwa,* perhatikanlah ancaman mereka, dan buatlah kami, budak-budak-Mu ini, berani menyampaikan firman-Mu. 30 Semoga Engkau mengulurkan tangan-Mu untuk menyembuhkan, dan semoga mukjizat* dan keajaiban* terjadi+ melalui nama hamba suci-Mu, Yesus.”+
31 Setelah mereka berdoa dengan sungguh-sungguh,* tempat mereka berkumpul itu berguncang, dan mereka semua dipenuhi kuasa kudus,*+ lalu menyampaikan firman Allah dengan berani.+
32 Kumpulan murid itu sehati dan sepikiran,* dan tidak satu pun dari mereka merasa bahwa milik mereka adalah kepunyaan mereka sendiri. Sebaliknya, mereka berbagi segala sesuatu.+ 33 Selain itu, para rasul terus bersaksi dengan sangat terampil tentang kebangkitan Tuan Yesus,+ dan mereka semua menerima berlimpah kebaikan hati Allah yang luar biasa.* 34 Tidak ada yang kekurangan di antara mereka,+ karena semua yang punya tanah atau rumah menjualnya, lalu membawa hasil penjualan itu 35 dan menyerahkannya kepada para rasul.+ Kemudian, para rasul membagikannya sesuai dengan kebutuhan setiap orang.+ 36 Nah, seorang Lewi yang berasal dari Siprus, yaitu Yusuf, yang juga disebut Barnabas+ oleh para rasul (yang kalau diterjemahkan berarti ”Putra Penghiburan”), 37 memiliki sebidang tanah dan menjualnya, lalu menyerahkan uang penjualannya kepada para rasul.+
5 Seorang pria bernama Ananias, dan Safira istrinya, menjual tanah mereka. 2 Dengan sepengetahuan istrinya, diam-diam dia menyimpan sebagian hasil penjualannya dan menyerahkan sebagian lainnya kepada para rasul.+ 3 Tapi Petrus berkata, ”Ananias, kenapa kamu sampai dipengaruhi Setan, sehingga kamu berani berbohong+ dan melawan kuasa kudus,*+ dan diam-diam menyimpan sebagian hasil penjualan tanah itu? 4 Bukankah tanah itu milikmu, dan setelah dijual, kamu bebas memakai uangnya sesukamu? Kenapa hatimu licik sekali? Kamu sudah berbohong, bukan kepada manusia, tapi kepada Allah.” 5 Mendengar itu, Ananias jatuh dan mati. Maka semua yang mendengar kejadian itu menjadi sangat takut. 6 Lalu beberapa anak muda membungkus mayatnya dengan kain, membawanya ke luar, dan menguburnya.
7 Kira-kira tiga jam kemudian, istrinya datang, tanpa mengetahui apa yang terjadi. 8 Petrus bertanya kepadanya, ”Apakah tanah kalian dijual dengan harga ini?” Dia menjawab, ”Ya, benar.” 9 Maka Petrus berkata, ”Kenapa kalian berdua sama-sama menguji kuasa kudus* Yehuwa?* Lihat, orang-orang yang mengubur suamimu ada di pintu, dan mereka akan membawamu juga.” 10 Saat itu juga, Safira jatuh di dekat kaki Petrus dan mati. Ketika anak-anak muda itu masuk, mereka melihat bahwa dia sudah mati, lalu mereka membawa dia dan menguburnya di samping suaminya. 11 Maka seluruh sidang jemaat dan semua yang mendengar kejadian ini menjadi sangat takut.
12 Para rasul terus melakukan mukjizat* dan keajaiban* di antara orang-orang,+ dan mereka semua biasa berkumpul di Serambi Salomo.+ 13 Walaupun orang-orang lain tidak berani bergabung dengan mereka, mereka dipuji oleh orang-orang, 14 dan jumlah orang yang percaya kepada Tuan terus bertambah, baik pria maupun wanita.+ 15 Bahkan, orang-orang sakit dibawa ke jalanan dan dibaringkan di sana di atas tempat tidur kecil, supaya ketika Petrus lewat, setidaknya mereka terkena bayangan Petrus.+ 16 Juga, banyak orang dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang membawa orang sakit dan orang yang kesurupan roh najis, dan semuanya disembuhkan.
17 Tapi, imam besar dan semua pendukungnya dari sekte Saduki berdiri. Mereka semua sangat iri hati. 18 Mereka pun menangkap dan memasukkan para rasul ke penjara kota.+ 19 Tapi malamnya, malaikat Yehuwa* membuka pintu-pintu penjara,+ membawa mereka ke luar, dan mengatakan, 20 ”Pergilah dan berdirilah di bait, dan teruslah berbicara kepada orang-orang tentang berita kehidupan ini.” 21 Mendengar itu, paginya mereka masuk ke bait dan mulai mengajar.
Ketika imam besar dan para pendukungnya tiba, mereka mengumpulkan seluruh anggota Sanhedrin dan seluruh pemimpin bangsa Israel, dan mengutus para petugas ke penjara untuk membawa para rasul ke hadapan mereka. 22 Tapi saat para petugas tiba, para rasul tidak ada di penjara. Maka, mereka kembali dan melaporkan, 23 ”Penjaranya terkunci rapat, dan para penjaga berdiri di depan pintunya, tapi sewaktu kami membukanya, tidak ada siapa-siapa di dalam.” 24 Mendengar itu, kepala penjaga bait dan para imam kepala menjadi bingung karena tidak tahu apa yang bakal terjadi. 25 Tapi seseorang datang dan melaporkan, ”Orang-orang yang kalian penjarakan ada di bait dan sedang berdiri dan mengajar orang-orang.” 26 Lalu kepala penjaga itu pergi bersama para petugasnya dan menangkap para rasul, tapi tanpa kekerasan, karena takut dilempari batu oleh orang-orang.+
27 Para rasul dibawa ke hadapan Sanhedrin. Lalu imam besar menanyai mereka 28 dan mengatakan, ”Kami sudah dengan tegas melarang kalian mengajar atas nama itu,+ tapi kalian malah membuat Yerusalem penuh dengan ajaran kalian, dan menyalahkan kami atas kematian orang itu.”*+ 29 Petrus dan rasul-rasul lainnya menjawab, ”Kami harus lebih taat kepada Allah sebagai penguasa kami daripada kepada manusia.+ 30 Allah leluhur kita telah membangkitkan Yesus, yang kalian bunuh dengan dipaku* di tiang.*+ 31 Allah meninggikan dia ke sebelah kanan-Nya+ untuk menjadi Wakil Utama+ dan Penyelamat,+ supaya Israel bertobat dan dosa mereka diampuni.+ 32 Kami adalah saksi dari hal-hal ini,+ begitu juga kuasa kudus,*+ yang Allah berikan kepada orang-orang yang menaati Dia sebagai penguasa mereka.”
33 Mendengar itu, mereka menjadi sangat marah* dan ingin membunuh para rasul itu. 34 Tapi seorang Farisi bernama Gamaliel,+ seorang guru Taurat yang dihormati semua orang, berdiri di tengah-tengah Sanhedrin dan menyuruh agar para rasul itu dibawa keluar sebentar. 35 Lalu dia berkata, ”Orang-orang Israel, hati-hati dengan niat kalian terhadap orang-orang ini. 36 Dulu, ada Teudas yang mengaku sebagai orang penting, dan sekitar 400 pria bergabung dengannya. Tapi dia dibunuh sehingga semua pengikutnya bubar dan tidak ada lagi. 37 Setelah dia, ada Yudas orang Galilea pada masa pendaftaran penduduk, dan dia punya pengikut. Tapi dia juga lenyap, dan semua pengikutnya bubar. 38 Jadi dalam situasi sekarang, menurut saya, jangan ikut campur urusan orang-orang ini. Biarkan saja mereka. Kalau rencana dan kegiatan ini berasal dari manusia, ini akan hancur. 39 Tapi kalau ini berasal dari Allah, kalian tidak akan bisa menghancurkannya.+ Malah, bisa jadi kalian ternyata melawan Allah sendiri.”+ 40 Mereka mengikuti nasihat Gamaliel, dan para rasul dipanggil, dicambuk,*+ dan disuruh berhenti berbicara atas nama Yesus, lalu dibebaskan.
41 Maka para rasul pergi dari hadapan Sanhedrin. Mereka bersukacita+ karena sudah dianggap layak untuk dihina demi namanya. 42 Setiap hari, di bait dan dari rumah ke rumah,+ mereka tanpa henti mengajar dan memberitakan kabar baik tentang Kristus, yaitu Yesus.+
6 Suatu hari, sementara jumlah murid terus bertambah, orang-orang Yahudi berbahasa Yunani mulai mengeluh tentang orang-orang Yahudi berbahasa Ibrani, karena janda-janda mereka diabaikan dalam pembagian jatah harian.+ 2 Maka ke-12 rasul mengumpulkan semua murid dan berkata, ”Tidak baik* kalau kami berhenti mengajarkan firman Allah demi membagi-bagikan makanan.+ 3 Jadi saudara-saudara, silakan pilih sendiri tujuh saudara yang punya nama baik,*+ yang penuh dengan kuasa kudus* dan bijaksana,+ dan kami akan melantik mereka untuk mengurus hal penting ini,+ 4 sedangkan kami akan mengabdikan diri untuk berdoa dan mengajarkan firman.” 5 Semua murid senang dengan kata-kata itu, dan mereka memilih Stefanus, yaitu orang yang sangat beriman dan penuh dengan kuasa kudus,* juga Filipus,+ Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Nikolaus, orang Antiokhia yang menjadi penganut agama Yahudi.* 6 Mereka dibawa kepada para rasul, dan setelah berdoa, para rasul menaruh tangan di kepala mereka.+
7 Hasilnya, firman Allah terus tersebar,+ dan jumlah murid berlipat ganda secara luar biasa+ di Yerusalem. Selain itu, banyak imam mulai mengikuti kepercayaan itu.+
8 Nah, Stefanus, yang penuh dengan kebaikan hati Allah dan kuasa, melakukan banyak keajaiban* dan mukjizat* di antara orang-orang. 9 Tapi, sebagian dari orang Yahudi yang disebut Sinagoga Orang yang Dimerdekakan, bersama orang-orang Kirene dan Aleksandria, juga orang-orang dari Kilikia dan Asia, datang untuk berdebat dengan Stefanus. 10 Meski begitu, mereka tidak sanggup melawannya, karena dia bijaksana dan berbicara dengan bimbingan kuasa kudus.*+ 11 Lalu mereka diam-diam membujuk orang-orang untuk mengatakan, ”Kami mendengar dia menjelek-jelekkan Musa dan Allah.” 12 Mereka pun menghasut orang-orang, para pemimpin, dan para ahli Taurat. Mereka menyergap dia, lalu menangkapnya dan membawanya dengan paksa ke hadapan Sanhedrin. 13 Kemudian mereka menghadirkan saksi-saksi palsu yang mengatakan, ”Orang ini terus-terusan menghina tempat kudus ini dan Taurat. 14 Misalnya, kami mendengar dia mengatakan bahwa Yesus orang Nazaret itu akan merobohkan tempat ini dan mengubah kebiasaan yang diturunkan Musa kepada kita.”
15 Semua yang duduk sebagai anggota Sanhedrin menatap Stefanus, dan mereka melihat bahwa mukanya sangat tenang seperti muka malaikat.
7 Lalu imam besar bertanya, ”Apakah semua itu benar?” 2 Stefanus menjawab, ”Saudara-saudara, bapak-bapak, dengarkan saya. Sewaktu Abraham leluhur kita ada di Mesopotamia, sebelum dia tinggal di Haran, Allah yang mulia menemui dia+ 3 dan mengatakan, ’Pergilah dari negerimu dan kerabatmu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.’+ 4 Maka dia keluar dari negeri orang Khaldea dan tinggal di Haran. Lalu setelah ayahnya meninggal,+ Allah menyuruh dia pindah ke negeri ini, tempat kalian sekarang tinggal.+ 5 Meski begitu, Allah tidak memberi dia tanah warisan di sana. Setapak pun tidak. Tapi Allah berjanji untuk memberikan negeri itu kepadanya sebagai milik, lalu kepada keturunannya,*+ walaupun waktu itu Abraham tidak punya anak. 6 Selain itu, Allah memberi tahu dia bahwa keturunannya* akan menjadi orang asing di negeri lain, serta diperbudak dan ditindas selama 400 tahun.+ 7 Tapi, ’Aku akan menghakimi bangsa yang memperbudak mereka,’+ kata Allah, ’dan setelah itu, mereka akan keluar dan melakukan pelayanan suci untuk-Ku di sini.’+
8 ”Allah juga membuat suatu perjanjian sunat dengannya,+ dan Abraham menyunat Ishak anaknya+ pada hari kedelapan.+ Lalu Ishak memiliki anak yaitu Yakub,* dan Yakub memiliki putra-putra yang menjadi 12 leluhur kita.* 9 Kemudian, mereka iri kepada Yusuf+ dan menjual dia ke Mesir.+ Tapi Allah menyertai dia,+ 10 membebaskan dia dari semua kesengsaraannya, dan membuat dia menyenangkan dan bijaksana* di hadapan Firaun raja Mesir. Lalu Firaun mengangkat dia untuk memerintah Mesir dan seluruh istananya.+ 11 Belakangan seluruh Mesir dan Kanaan dilanda kelaparan, penuh dengan kesengsaraan, dan leluhur kita tidak punya makanan.+ 12 Tapi Yakub mendengar bahwa di Mesir ada persediaan makanan,* dan dia mengutus para leluhur kita itu ke sana untuk pertama kalinya.+ 13 Sewaktu mereka pergi untuk kedua kalinya, Yusuf memberi tahu saudara-saudaranya itu siapa dirinya, dan Firaun menjadi kenal dengan keluarga Yusuf.+ 14 Lalu Yusuf mengirim pesan agar Yakub ayahnya dan seluruh keluarganya datang,+ semuanya 75 orang.*+ 15 Maka Yakub pergi ke Mesir+ dan belakangan meninggal di sana,+ begitu juga dengan para leluhur kita.+ 16 Tulang-tulang mereka dibawa ke Syikhem dan ditaruh dalam makam yang dibeli Abraham dengan sejumlah uang perak dari putra-putra Hamor di Syikhem.+
17 ”Ketika waktu untuk memenuhi janji yang Allah nyatakan kepada Abraham itu sudah dekat, bangsa itu bertambah dan berlipat ganda di Mesir, 18 sampai ada raja lain yang memerintah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.+ 19 Raja ini licik terhadap bangsa kita, menganiaya mereka, dan memaksa leluhur kita membuang bayi mereka supaya bayi-bayi itu mati.+ 20 Saat itulah Musa lahir, dan dia sangat tampan.* Selama tiga bulan, dia diasuh* di rumah ayahnya.+ 21 Tapi ketika dia terpaksa dibuang,+ putri Firaun mengambilnya dan membesarkannya seperti anaknya sendiri.+ 22 Maka Musa diajar tentang segala ilmu* orang Mesir. Dia sangat hebat dalam berbicara dan bertindak.+
23 ”Ketika berumur 40 tahun, dia memutuskan* untuk berkunjung kepada* saudara-saudaranya, orang Israel.+ 24 Saat melihat salah satu dari mereka diperlakukan dengan tidak adil oleh seorang Mesir, dia membela saudaranya dan melakukan pembalasan baginya dengan membunuh orang Mesir itu. 25 Dia menyangka saudara-saudaranya akan paham bahwa Allah akan menyelamatkan mereka melalui tangannya, tapi mereka tidak paham. 26 Besoknya, dia datang kepada mereka ketika mereka sedang berkelahi, dan dia berusaha mendamaikan mereka dengan berkata, ’Kalian bersaudara. Jadi kenapa kalian berkelahi seperti ini?’ 27 Tapi orang yang memukul temannya itu menolak Musa dan berkata, ’Siapa yang angkat kamu jadi pemimpin dan hakim kami? 28 Apa kamu mau membunuh saya seperti kamu membunuh orang Mesir itu kemarin?’ 29 Mendengar itu, Musa melarikan diri dan tinggal sebagai orang asing di Midian. Di sana, dia mendapat dua anak laki-laki.+
30 ”Setelah 40 tahun, ada malaikat yang datang kepadanya di padang belantara dekat Gunung Sinai, dalam bentuk kobaran api pada semak berduri yang sedang terbakar.+ 31 Musa sangat heran saat melihatnya. Tapi sewaktu dia mendekat untuk menyelidikinya, dia mendengar suara Yehuwa* mengatakan, 32 ’Akulah Allah dari leluhurmu, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub.’+ Musa pun mulai gemetar dan tidak berani menyelidiki lebih jauh. 33 Yehuwa* berkata kepadanya, ’Lepaskan sandalmu, karena kamu berdiri di tanah yang suci. 34 Aku sudah lihat bagaimana umat-Ku ditindas di Mesir, Aku sudah dengar mereka minta tolong,+ dan Aku sudah turun untuk menyelamatkan mereka. Sekarang, Aku akan mengutus kamu ke Mesir.’ 35 Musa inilah yang dulu mereka tolak dengan berkata, ’Siapa yang angkat kamu jadi pemimpin dan hakim kami?’+ Dialah yang Allah utus+ sebagai pemimpin dan penyelamat melalui malaikat yang datang kepadanya dalam semak berduri itu. 36 Dia membawa mereka keluar+ dan melakukan banyak keajaiban* dan mukjizat* di Mesir,+ di Laut Merah,+ dan di padang belantara selama 40 tahun.+
37 ”Musa itulah yang berkata kepada orang Israel, ’Allah akan mengangkat seorang nabi dari bangsa kita untuk kalian, nabi yang seperti saya.’+ 38 Dialah yang berada di antara bangsa Israel di padang belantara, bersama malaikat+ yang berbicara kepadanya+ di Gunung Sinai dan bersama leluhur kita, dan dia mendapatkan pernyataan suci yang hidup untuk disampaikan kepada kita.+ 39 Tapi leluhur kita tidak mau menaati dia. Mereka menolaknya,+ dan dalam hati mereka ada keinginan untuk kembali ke Mesir.+ 40 Mereka berkata kepada Harun, ’Buatkan allah untuk memimpin kami. Kami tidak tahu apa yang terjadi pada Musa, orang yang membawa kami keluar dari Mesir itu.’+ 41 Maka mereka membuat patung anak sapi dan mempersembahkan korban kepada patung itu, lalu berpesta untuk merayakan apa yang mereka buat itu.+ 42 Karena itu, Allah meninggalkan mereka dan membiarkan mereka menyembah benda-benda* langit,+ seperti yang tertulis dalam Tulisan Para Nabi, yaitu, ’Orang Israel, kalian memberikan korban dan persembahan selama 40 tahun di padang belantara, tapi itu tidak diberikan untuk-Ku, kan? 43 Yang kalian bawa-bawa adalah kemah Molokh+ dan bintang Dewa Refan, patung-patung yang kalian buat untuk disembah. Maka Aku akan membuang kalian ke tempat yang lebih jauh daripada Babilon.’+
44 ”Leluhur kita memiliki tabernakel* di padang belantara, yang dibuat sesuai dengan perintah Allah kepada Musa, sesuai dengan contoh yang dilihat Musa.+ 45 Leluhur kita menerimanya sebagai milik, dan mereka membawanya bersama Yosua ke negeri milik bangsa lain+ yang diusir oleh Allah dari hadapan leluhur kita.+ Itu tetap berada di sini sampai zaman Daud. 46 Daud menyenangkan Allah, dan dia meminta untuk diberi kehormatan membangun tempat tinggal bagi Allah Yakub.+ 47 Tapi yang membangun rumah bagi-Nya adalah Salomo.+ 48 Meski begitu, Yang Mahatinggi tidak tinggal di rumah buatan tangan manusia,+ seperti yang ditulis seorang nabi, yaitu, 49 ’Surga adalah takhta-Ku,+ dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku.+ Rumah seperti apa yang akan kalian bangun bagi-Ku? kata Yehuwa.* Atau, tempat mana yang akan menjadi tempat tinggal-Ku? 50 Bukankah tangan-Ku yang membuat semua ini?’+
51 ”Kalian orang yang keras kepala, yang hati dan telinganya tertutup.* Kalian selalu melawan kuasa kudus* Allah, sama seperti leluhur kalian.+ 52 Nabi mana yang tidak dianiaya leluhur kalian?+ Mereka membunuh orang-orang yang mengumumkan kedatangan orang benar itu,+ orang yang sekarang sudah kalian khianati dan bunuh.+ 53 Kalian mendapat Taurat yang disampaikan melalui para malaikat,+ tapi kalian tidak menjalankannya.”
54 Mendengar itu, mereka menjadi panas hati* dan mulai menggertakkan gigi sambil menatapnya. 55 Tapi Stefanus yang penuh dengan kuasa kudus* menatap ke langit, dan dia melihat kemuliaan Allah dan melihat Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.+ 56 Stefanus berkata, ”Saya melihat langit terbuka, dan Putra manusia+ berdiri di sebelah kanan Allah.”+ 57 Mendengar itu, mereka berteriak sekeras-kerasnya sambil menutupi telinga dan beramai-ramai menyerang dia. 58 Mereka pun membawanya keluar dari kota itu dan mulai melemparinya dengan batu.+ Para saksi+ yang menuduhnya itu menaruh baju luar mereka di dekat kaki seorang pemuda bernama Saul.+ 59 Sementara mereka melempari Stefanus dengan batu, Stefanus memohon, ”Tuan Yesus, terimalah nyawaku.”* 60 Lalu, sambil berlutut dia berteriak, ”Yehuwa,* jangan hukum mereka atas kesalahan ini.”+ Setelah mengatakan itu, dia tidur dalam kematian.
8 Mengenai Saul, dia setuju Stefanus dibunuh.+
Waktu itu, sidang jemaat di Yerusalem mulai dianiaya dengan parah. Semuanya, kecuali para rasul, terpencar ke seluruh Yudea dan Samaria.+ 2 Orang-orang yang saleh menguburkan Stefanus dan sangat berkabung karena dia. 3 Sementara itu, Saul mulai menganiaya sidang jemaat. Dia mendatangi rumah demi rumah dan menyeret ke luar pria dan wanita, lalu menjebloskan mereka ke penjara.+
4 Meski begitu, orang-orang yang terpencar itu memberitakan kabar baik tentang firman Allah ke berbagai tempat di negeri itu.+ 5 Misalnya, Filipus pergi ke kota* Samaria+ dan mulai memberitakan tentang Kristus di sana. 6 Orang-orang yang berkumpul di sana memperhatikan Filipus dengan sungguh-sungguh, sambil mendengarkan kata-katanya dan melihat mukjizatnya.* 7 Waktu itu, roh-roh najis berteriak-teriak dan keluar dari banyak orang yang kesurupan.+ Selain itu, ada banyak orang lumpuh dan pincang yang disembuhkan. 8 Maka ada kegembiraan besar di kota itu.
9 Di kota itu, ada seseorang bernama Simon, yang sebelumnya menggunakan ilmu gaib. Dia menyebut dirinya orang hebat, dan penduduk Samaria kagum kepadanya. 10 Semua orang, dari yang kecil sampai yang besar, biasa mendengarkan dia dan berkata, ”Orang ini adalah Kuasa Allah, yang disebut Hebat.” 11 Mereka biasa mendengarkan dia, karena sudah lama mereka kagum dengan ilmu gaibnya. 12 Tapi, ketika Filipus memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah+ dan tentang nama Yesus Kristus, banyak pria maupun wanita percaya kepadanya dan dibaptis.+ 13 Simon sendiri juga percaya, dan setelah dibaptis, dia terus bersama Filipus.+ Dia kagum melihat mukjizat* dan tindakan penuh kuasa yang terjadi.
14 Ketika para rasul di Yerusalem mendengar bahwa Samaria telah menerima firman Allah,+ mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke sana. 15 Maka, kedua rasul itu pergi dan berdoa agar orang-orang di sana mendapat kuasa kudus,*+ 16 karena di antara mereka, belum ada satu pun yang mendapatkannya, dan mereka hanya dibaptis dengan nama Tuan Yesus.+ 17 Lalu kedua rasul itu menaruh tangan di kepala orang-orang itu,+ sehingga orang-orang itu mulai mendapat kuasa kudus.*
18 Simon melihat bahwa siapa pun mendapat kuasa kudus* ketika para rasul menaruh tangan di kepalanya, maka dia menawarkan uang kepada para rasul 19 dan berkata, ”Berilah saya kemampuan itu juga, supaya saya bisa membuat siapa pun mendapat kuasa kudus* dengan menaruh tangan saya di kepala mereka.” 20 Tapi Petrus berkata kepadanya, ”Semoga kamu binasa bersama uangmu, karena kamu pikir karunia Allah bisa kamu beli dengan uang.+ 21 Kamu tidak mendapat bagian dalam hal ini, karena Allah melihat bahwa hatimu tidak tulus. 22 Jadi bertobatlah dari kesalahanmu ini. Memohonlah kepada Yehuwa,* dan mudah-mudahan niat buruk dalam hatimu diampuni. 23 Saya tahu bahwa kamu itu seperti racun* pahit dan budak kejahatan.” 24 Simon menjawab, ”Memohonlah kepada Yehuwa* demi saya, supaya apa yang kalian katakan itu tidak terjadi pada saya.”
25 Setelah bersaksi dengan saksama dan menyampaikan firman Yehuwa,* mereka memulai perjalanan kembali ke Yerusalem, sambil memberitakan kabar baik di desa-desa orang Samaria.+
26 Tapi malaikat Yehuwa*+ berkata kepada Filipus, ”Pergilah ke selatan, ke jalan yang menurun dari Yerusalem ke Gaza.” (Jalan ini ada di gurun.) 27 Filipus pun pergi, dan ternyata di jalan itu ada seorang pejabat tinggi* Etiopia di pemerintahan Kandake, ratu orang Etiopia. Dia bertugas mengurus semua harta kerajaan. Dia datang ke Yerusalem untuk beribadah,+ 28 dan sekarang sedang dalam perjalanan pulang. Dia duduk di kereta kudanya sambil membaca tulisan Nabi Yesaya dengan bersuara. 29 Maka, Filipus diberi tahu melalui kuasa kudus,* ”Susul kereta itu.” 30 Filipus pun berlari di samping kereta itu dan mendengar dia membaca tulisan Nabi Yesaya. Lalu Filipus bertanya, ”Apakah Bapak mengerti apa yang Bapak baca itu?” 31 Dia menjawab, ”Bagaimana saya bisa mengerti kalau tidak ada yang membimbing saya?” Lalu dia mengajak Filipus naik dan duduk bersamanya. 32 Ayat yang sedang dibacanya adalah ini: ”Seperti seekor domba, dia digiring ke tempat pembantaian; seperti anak domba yang tetap diam di depan pemangkasnya, dia tidak membuka mulutnya.+ 33 Selama dia direndahkan, keadilan direnggut darinya.+ Karena nyawanya akan dilenyapkan dari bumi, siapa yang akan menceritakan asal usulnya?”+
34 Lalu pejabat tinggi itu berkata kepada Filipus, ”Tolong beri tahu saya, siapa yang dibicarakan nabi ini? Dirinya atau orang lain?” 35 Filipus pun mulai berbicara, dan mulai dari ayat itu, dia menyampaikan kabar baik tentang Yesus kepadanya. 36 Di tengah perjalanan, mereka sampai di tempat yang banyak airnya, dan pejabat itu berkata, ”Itu ada air! Kenapa saya tidak dibaptis saja?” 37* —— 38 Dia pun menyuruh agar keretanya dihentikan, lalu Filipus dan pejabat itu turun ke air, dan Filipus membaptis dia. 39 Begitu mereka keluar dari air, kuasa kudus* Yehuwa* dengan cepat membawa Filipus pergi, dan pejabat itu tidak melihatnya lagi. Pejabat itu meneruskan perjalanannya sambil bersukacita, 40 sedangkan Filipus berada di Asdod. Dia pergi ke seluruh wilayah itu dan terus memberitakan kabar baik di semua kota, sampai dia tiba di Kaisarea.+
9 Sementara itu, Saul terus mengancam murid-murid Tuan dan bertekad untuk membunuh mereka.+ Dia pergi kepada imam besar 2 dan meminta surat untuk disampaikan ke rumah-rumah ibadah* di Damaskus, supaya kalau dia menemukan pengikut Jalan Tuan,+ baik pria maupun wanita, dia bisa menangkap dan membawa mereka* ke Yerusalem.
3 Di perjalanan, sewaktu hampir sampai di Damaskus, tiba-tiba ada cahaya dari langit yang memancar ke sekeliling dia.+ 4 Dia pun jatuh dan mendengar suatu suara berkata, ”Saul, Saul, kenapa kamu menganiaya aku?” 5 Saul bertanya, ”Tuan siapa?” Dia menjawab, ”Aku Yesus,+ yang kamu aniaya.+ 6 Berdirilah dan masuklah ke kota. Kamu akan diberi tahu apa yang harus kamu lakukan.” 7 Sementara itu, orang-orang yang pergi bersamanya hanya berdiri dan tidak bisa berkata-kata. Mereka mendengar suara, tapi tidak melihat siapa-siapa.+ 8 Kemudian Saul berdiri, dan dia tidak bisa melihat apa-apa walaupun matanya terbuka. Maka, dia dituntun dan dibawa masuk ke Damaskus. 9 Selama tiga hari, dia tidak bisa melihat+ dan tidak makan ataupun minum.
10 Di Damaskus, ada murid bernama Ananias,+ dan Tuan berkata kepadanya dalam suatu penglihatan, ”Ananias!” Dia menjawab, ”Ya, Tuan.” 11 Tuan mengatakan, ”Pergilah ke rumah Yudas di Jalan Lurus, dan carilah orang yang bernama Saul, orang Tarsus.+ Sekarang, dia sedang berdoa. 12 Dalam suatu penglihatan, dia sudah melihat seseorang yang bernama Ananias datang dan menyentuh dia sehingga dia bisa melihat lagi.”+ 13 Tapi Ananias menjawab, ”Tuan, aku sudah mendengar tentang orang ini dari banyak orang, tentang semua kejahatannya terhadap orang-orang sucimu di Yerusalem. 14 Sekarang dia diizinkan oleh para imam kepala untuk menangkap* semua yang percaya pada namamu.”+ 15 Tapi Tuan berkata, ”Pergi saja, karena aku sudah memilih dia+ untuk membawa namaku kepada bangsa-bangsa lain,+ serta kepada raja-raja+ dan orang Israel. 16 Aku akan menunjukkan kepadanya dengan jelas betapa banyak penderitaan yang harus dia alami demi namaku.”+
17 Maka Ananias pergi dan masuk ke rumah itu, lalu dia menaruh tangannya di kepala Saul dan berkata, ”Saul saudaraku, Tuan Yesus, yang menemui kamu di perjalananmu itu, sudah mengutus aku supaya kamu bisa melihat lagi dan dipenuhi kuasa kudus.”*+ 18 Saat itu juga, sesuatu yang seperti sisik jatuh dari matanya, dan dia bisa melihat lagi. Kemudian, dia dibaptis, 19 dan dia makan dan punya tenaga lagi.
Selama beberapa hari, dia tinggal dengan murid-murid di Damaskus,+ 20 dan di rumah-rumah ibadah, dia langsung memberitakan bahwa Yesus adalah Putra Allah. 21 Tapi semua orang yang mendengarnya kaget dan berkata, ”Bukankah dia yang menganiaya orang-orang Yerusalem yang percaya pada nama ini?+ Bukankah dia datang untuk menangkap dan membawa mereka* kepada para imam kepala?”+ 22 Meski begitu, Saul menjadi semakin terampil dan membuktikan dengan masuk akal bahwa Yesus adalah Kristus, sehingga orang-orang Yahudi yang tinggal di Damaskus tidak bisa menyangkalnya.+
23 Beberapa lama kemudian, orang-orang Yahudi bersiasat untuk membunuh dia.+ 24 Siang dan malam, mereka menjaga gerbang-gerbang kota dengan ketat agar bisa membunuhnya. Tapi siasat mereka ketahuan oleh Saul, 25 maka malam-malam, murid-muridnya menurunkan dia dalam keranjang besar, melalui sebuah lubang di tembok kota.+
26 Setibanya di Yerusalem,+ dia berusaha untuk bergabung dengan murid-murid, tapi mereka semua takut kepadanya, karena mereka tidak percaya bahwa dia juga seorang murid. 27 Maka Barnabas+ membantu dia dan membawanya kepada para rasul, lalu menceritakan kepada mereka secara terperinci tentang bagaimana Saul melihat Tuan di jalan,+ bagaimana Tuan berbicara kepadanya, dan bagaimana Saul berbicara atas nama Yesus dengan berani di Damaskus.+ 28 Karena itu, Saul tetap berada bersama mereka. Dia pergi dengan leluasa ke berbagai tempat* di Yerusalem, sambil berbicara atas nama Tuan dengan berani. 29 Dia berbicara dan berdebat dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tapi mereka berusaha membunuhnya.+ 30 Ketika saudara-saudara mengetahui hal itu, mereka membawa dia ke Kaisarea dan mengirimnya ke Tarsus.+
31 Kemudian sidang jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria+ memasuki masa damai dan menjadi kuat. Jumlah mereka terus berlipat ganda karena mereka hidup sesuai dengan jalan* Yehuwa* dan penghiburan dari kuasa kudus.*+
32 Sewaktu Petrus berkeliling di seluruh wilayah itu, dia juga datang kepada orang-orang suci yang tinggal di Lida.+ 33 Di sana, dia bertemu dengan seorang pria lumpuh bernama Eneas, yang sudah delapan tahun terbaring di tempat tidurnya. 34 Petrus berkata kepadanya, ”Eneas, Yesus Kristus menyembuhkanmu.+ Bangun dan bereskan tempat tidurmu.”+ Dia pun segera bangun. 35 Ketika seluruh penduduk Lida dan Dataran Syaron melihat dia, mereka menjadi murid Tuan.
36 Di Yopa, ada seorang murid bernama Tabita, yang kalau diterjemahkan berarti ”Dorkas”.* Dia banyak berbuat baik dan memberi sedekah. 37 Tapi waktu itu, dia jatuh sakit dan meninggal. Maka jenazahnya dimandikan dan dibaringkan di sebuah kamar atas. 38 Karena Yopa dekat dengan Lida, ketika murid-murid mendengar bahwa Petrus ada di Lida, mereka mengutus dua saudara untuk mengatakan, ”Tolong datang ke sini secepatnya.” 39 Petrus pun segera pergi bersama mereka. Sewaktu tiba, dia dibawa ke kamar atas itu, dan semua janda yang ada di sana menemui dia. Sambil menangis, mereka menunjukkan banyak jubah* dan pakaian lainnya yang Dorkas buat ketika masih hidup. 40 Kemudian Petrus meminta semua orang keluar,+ lalu dia berlutut dan berdoa. Setelah itu, dia menghadap jenazah itu dan mengatakan, ”Tabita, bangun!” Dorkas pun membuka mata dan melihat Petrus, lalu duduk.+ 41 Petrus memegang tangannya dan membantunya berdiri, lalu memanggil orang-orang suci dan janda-janda di sana, dan menunjukkan bahwa Dorkas hidup.+ 42 Kejadian itu diketahui di seluruh Yopa, dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuan.+ 43 Petrus tinggal selama beberapa waktu di Yopa, bersama seorang pembuat bahan dari kulit* bernama Simon.+
10 Di Kaisarea, ada seorang pria bernama Kornelius, seorang perwira* atas pasukan yang disebut pasukan* Italia. 2 Dia dan seluruh keluarganya saleh serta takut kepada Allah. Selain itu, dia banyak memberi sedekah dan selalu berdoa* kepada Allah. 3 Suatu hari sekitar jam tiga sore,*+ dia mendapat penglihatan, dan dia melihat dengan jelas malaikat Allah datang kepadanya dan berkata, ”Kornelius!” 4 Kornelius menatap dia dan bertanya sambil ketakutan, ”Ada apa, Tuan?” Malaikat itu berkata, ”Doa-doa dan sedekahmu diperhatikan oleh Allah, dan Dia mengingatmu.+ 5 Sekarang, kirimlah utusan ke Yopa untuk mengundang seseorang bernama Simon yang disebut Petrus. 6 Dia sedang menginap di rumah Simon, pembuat bahan dari kulit,* di dekat laut.” 7 Begitu malaikat itu pergi, Kornelius memanggil dua pelayannya dan seorang prajuritnya yang saleh, 8 menceritakan semuanya kepada mereka, dan mengutus mereka ke Yopa.
9 Besoknya kira-kira jam 12 siang,* ketika mereka sedang dalam perjalanan dan hampir sampai di kota itu, Petrus naik ke atap* untuk berdoa. 10 Tapi dia merasa sangat lapar dan ingin makan. Sementara makanannya disiapkan, dia mendapat penglihatan.+ 11 Dia melihat langit terbuka, dan sesuatu seperti kain besar turun ke bumi. Keempat ujungnya seperti dipegang, 12 dan di dalamnya ada berbagai macam binatang berkaki empat, binatang melata,* dan burung. 13 Lalu suatu suara berkata, ”Berdirilah, Petrus. Potong dan makanlah!” 14 Tapi Petrus menjawab, ”Tidak mungkin, Tuan. Saya tidak pernah makan apa pun yang haram atau najis.”+ 15 Suara itu berkata untuk kedua kalinya, ”Apa yang sudah Allah jadikan halal tidak boleh lagi kamu sebut haram.” 16 Segera setelah hal itu terjadi tiga kali, kain itu terangkat ke langit.
17 Sementara Petrus masih bingung dengan arti penglihatan itu, orang-orang yang diutus Kornelius berdiri di gerbang setelah menanyakan di mana rumah Simon.+ 18 Mereka memanggil tuan rumah dan bertanya apakah Simon yang disebut Petrus menginap di sana. 19 Saat itu, Petrus masih memikirkan penglihatan itu, tapi Allah berkata melalui kuasa kudus-Nya,*+ ”Ada tiga orang mencari kamu. 20 Turun, dan pergilah bersama mereka tanpa ragu sedikit pun. Akulah yang mengirim mereka.” 21 Petrus pun turun dan bertanya kepada mereka, ”Kalian mencari saya? Ada apa?” 22 Mereka menjawab, ”Kami diutus Kornelius.+ Dia perwira yang takut kepada Allah. Perbuatannya benar, dan dia terkenal baik di seluruh bangsa Yahudi. Dia mendapat petunjuk Allah melalui seorang malaikat suci untuk mengundang Bapak ke rumahnya dan mendengarkan Bapak.” 23 Maka Petrus mengajak mereka untuk masuk dan menginap di sana.
Besoknya dia pergi bersama mereka, dan beberapa murid dari Yopa juga ikut dengannya. 24 Sehari setelah itu, dia sampai di Kaisarea. Kornelius sedang menunggu mereka dan sudah mengundang keluarga dan sahabat-sahabatnya. 25 Ketika Petrus tiba, Kornelius menemui dia dan sujud di kakinya. 26 Tapi Petrus menarik dia sambil berkata, ”Bangun, saya juga hanya manusia.”+ 27 Sambil berbicara dengan dia, Petrus masuk ke rumahnya dan melihat banyak orang berkumpul di sana. 28 Petrus berkata kepada mereka, ”Kalian tahu betul bahwa orang Yahudi tidak boleh bergaul atau mendekati orang dari bangsa lain,+ tapi Allah telah menunjukkan kepada saya bahwa saya tidak boleh menganggap siapa pun najis atau cemar.+ 29 Maka sewaktu diundang ke sini, saya datang tanpa keberatan apa pun. Jadi, sekarang saya ingin tahu kenapa saya diundang.”
30 Lalu Kornelius berkata, ”Empat hari lalu, ketika saya sedang berdoa di rumah pada jam tiga sore,* seseorang tiba-tiba berdiri di depan saya dengan pakaian yang terang sekali. 31 Dia berkata, ’Kornelius, doa-doamu didengar oleh Allah, dan sedekahmu juga diingat oleh-Nya. 32 Maka, kirimlah utusan ke Yopa untuk mengundang Simon yang disebut Petrus. Dia sedang menginap di rumah Simon, pembuat bahan kulit, di dekat laut.’+ 33 Jadi saya langsung mengundang Bapak, dan Bapak baik sekali mau datang. Sekarang kami semua berkumpul di hadapan Allah, agar kami mendengar semua yang Yehuwa* perintahkan untuk Bapak katakan.”
34 Maka Petrus mulai berbicara, ”Sekarang saya benar-benar mengerti bahwa Allah tidak berat sebelah.+ 35 Semua orang dari bangsa mana pun yang takut kepada-Nya dan melakukan apa yang benar diterima oleh-Nya.+ 36 Sebelumnya, Allah menyampaikan kepada orang Israel kabar baik tentang kedamaian+ melalui Yesus Kristus, yang adalah Tuan atas semua.+ 37 Kalian tahu bahwa setelah Yohanes memberitakan tentang baptisan, ada sebuah topik yang dibicarakan di seluruh Yudea, mulai dari Galilea,+ 38 yaitu topik tentang Yesus yang berasal dari Nazaret, tentang bagaimana Allah melantiknya* dengan kuasa kudus*+ dan memberinya kuasa, dan dia berkeliling di negeri itu sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua yang dikuasai Iblis,+ karena Allah menyertai dia.+ 39 Kami menjadi saksi dari semua yang dia lakukan di daerah-daerah tempat tinggal orang Yahudi dan di Yerusalem. Tapi dia dibunuh dengan digantung di tiang.* 40 Allah membangkitkan dia pada hari ketiga+ dan membiarkan dia terlihat,* 41 bukan oleh semua orang, tapi oleh saksi-saksi yang sudah Allah tetapkan sebelumnya, yaitu kami, yang makan minum bersamanya setelah dia dibangkitkan dari antara orang mati.+ 42 Dia menyuruh kami untuk memberi tahu bangsa itu dan bersaksi+ dengan saksama bahwa dialah yang Allah jadikan hakim atas orang hidup dan orang mati.+ 43 Tentang dialah semua nabi bersaksi,+ bahwa setiap orang yang beriman kepadanya bisa mendapat pengampunan dosa melalui namanya.”+
44 Sementara Petrus masih berbicara, kuasa kudus* turun ke atas semua orang yang mendengarkan perkataan itu.+ 45 Maka karunia berupa kuasa kudus* dicurahkan kepada orang-orang dari bangsa lain juga, sehingga murid-murid yang dari bangsa Yahudi,* yang datang bersama Petrus, menjadi heran. 46 Mereka mendengar orang-orang itu berbicara dalam bahasa-bahasa asing dan mengagungkan Allah.+ Lalu Petrus berkata, 47 ”Orang-orang ini sudah mendapat kuasa kudus* seperti kita, jadi siapa yang bisa melarang mereka dibaptis dengan air?”+ 48 Maka dia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.+ Kemudian mereka meminta dia menginap selama beberapa hari.
11 Para rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar bahwa orang-orang dari bangsa lain juga telah menerima firman Allah. 2 Maka ketika Petrus datang ke Yerusalem, para pendukung hukum sunat+ mulai mengkritik* dia 3 dengan mengatakan, ”Kamu masuk ke rumah orang-orang yang tidak disunat dan makan bersama mereka.” 4 Petrus pun menceritakan kejadiannya dengan terperinci. Dia berkata,
5 ”Di kota Yopa, ketika saya sedang berdoa, saya mendapat penglihatan: Ada sesuatu yang seperti kain besar turun dari langit. Keempat ujungnya seperti dipegang. Kain itu turun persis di depan saya.+ 6 Saya melihat baik-baik ke dalamnya, dan ternyata ada binatang-binatang berkaki empat, binatang liar, binatang melata,* dan burung-burung. 7 Lalu saya mendengar suatu suara berkata, ’Berdirilah, Petrus. Potong dan makanlah!’ 8 Tapi saya menjawab, ’Tentu tidak, Tuan. Saya tidak pernah makan apa pun yang haram atau najis.’ 9 Untuk kedua kalinya, suara dari langit itu berkata, ’Apa yang sudah Allah jadikan halal tidak boleh lagi kamu sebut haram.’ 10 Itu terjadi tiga kali, lalu semuanya terangkat lagi ke langit. 11 Persis pada saat itu juga, tiga orang datang ke rumah tempat kami menginap, karena mereka diutus kepada saya dari Kaisarea.+ 12 Lalu melalui kuasa kudus,* saya diberi tahu untuk ikut dengan mereka tanpa ragu sedikit pun. Keenam saudara ini juga ikut dengan saya, dan kami masuk ke rumah orang itu.
13 ”Dia bercerita bahwa dia melihat seorang malaikat berdiri di rumahnya dan berkata, ’Kirimlah utusan ke Yopa untuk mengundang Simon yang disebut Petrus,+ 14 dan dia akan memberi tahu kamu caranya kamu dan seluruh rumah tanggamu bisa diselamatkan.’ 15 Tapi ketika saya mulai berbicara, kuasa kudus* turun ke atas mereka seperti ke atas kita pada awalnya.+ 16 Melihat itu, saya teringat apa yang beberapa kali dikatakan Tuan, yaitu, ’Yohanes membaptis dengan air,+ tapi kalian akan dibaptis dengan kuasa kudus.’*+ 17 Jadi, kalau Allah memberi mereka karunia yang sama dengan yang Dia berikan kepada kita yang percaya kepada Tuan Yesus Kristus, siapakah saya ini sehingga saya bisa menghalangi Allah?”+
18 Mendengar itu, mereka tidak punya keberatan lagi,* dan mereka memuliakan Allah dengan mengatakan, ”Kalau begitu, Allah memberi kesempatan juga kepada bangsa-bangsa lain untuk bertobat supaya mereka mendapatkan kehidupan.”+
19 Setelah Stefanus dibunuh,+ murid-murid dibuat sengsara dan terpencar sampai ke Fenisia, Siprus, dan Antiokhia, tapi mereka menyampaikan firman hanya kepada orang Yahudi.+ 20 Meski begitu, ada murid-murid dari Siprus dan Kirene yang datang ke Antiokhia, dan mereka mulai memberitakan kabar baik tentang Tuan Yesus kepada orang-orang berbahasa Yunani. 21 Tangan Yehuwa* menyertai mereka, dan ada banyak yang mulai percaya kepada Tuan dan menjadi muridnya.+
22 Sewaktu sidang jemaat di Yerusalem mendengar tentang mereka, Barnabas+ diutus sampai ke Antiokhia. 23 Ketika dia tiba dan melihat kebaikan hati Allah yang luar biasa,* dia bersukacita dan menguatkan mereka semua untuk tetap setia kepada Tuan dengan tekad yang sepenuh hati.+ 24 Barnabas adalah orang yang baik, yang penuh dengan kuasa kudus* dan iman. Maka semakin banyak orang menjadi murid Tuan.+ 25 Setelah itu, dia pergi ke Tarsus untuk mencari Saul dengan teliti.+ 26 Setelah menemukan dia, Barnabas membawanya ke Antiokhia. Selama setahun penuh, mereka berkumpul bersama sidang jemaat di sana dan mengajar cukup banyak orang. Di Antiokhia, dengan bimbingan Allah murid-murid pertama kali disebut orang Kristen.+
27 Waktu itu, nabi-nabi+ dari Yerusalem datang ke Antiokhia. 28 Dengan bimbingan kuasa kudus,* salah satu nabi yang bernama Agabus+ berkata bahwa sebentar lagi, akan ada kelaparan yang parah di seluruh dunia,+ dan itu memang terjadi pada zaman Klaudius. 29 Maka murid-murid memutuskan untuk mengirim bantuan,*+ sesuai dengan kemampuan masing-masing,+ untuk saudara-saudara di Yudea. 30 Mereka mengirimkannya kepada para penatua melalui Barnabas dan Saul.+
12 Sekitar waktu itu, Raja Herodes mulai menindas sebagian orang di sidang jemaat.+ 2 Dia membunuh Yakobus saudara Yohanes+ dengan pedang.+ 3 Melihat bahwa hal itu menyenangkan orang Yahudi, dia menangkap Petrus juga. Ini terjadi selama Perayaan Roti Tanpa Ragi.+ 4 Petrus ditangkap dan dipenjarakan,+ dijaga oleh empat kelompok, yang masing-masing terdiri dari empat prajurit. Rencananya, Petrus akan dibawa ke* depan umum setelah Paskah. 5 Selama Petrus dipenjarakan, sidang jemaat terus mendoakannya dengan sungguh-sungguh.+
6 Ketika Herodes akan mengadili dia, yaitu pada malam sebelumnya, Petrus sedang tidur dengan terikat dua rantai di antara dua prajurit, dan ada penjaga-penjaga di depan pintu penjara. 7 Tiba-tiba, seorang malaikat Yehuwa* berdiri di situ,+ dan suatu cahaya bersinar di dalam penjara itu. Dia menggoyang-goyang Petrus sambil berkata, ”Cepat bangun!” Dan rantai-rantai itu lepas dari tangan Petrus.+ 8 Malaikat itu berkata, ”Siap-siap,* pakai sandalmu.” Dia pun melakukannya. Lalu malaikat itu berkata, ”Pakai baju luarmu, dan ikuti aku.” 9 Maka, Petrus keluar dan mengikutinya, tanpa menyadari bahwa apa yang dilakukan malaikat itu benar-benar terjadi. Dia mengira bahwa dirinya sedang mendapat penglihatan. 10 Mereka melewati pos jaga pertama dan kedua, lalu sampai di gerbang besi yang menuju kota, dan gerbang itu terbuka sendiri. Setelah keluar, mereka berjalan sebentar di satu jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. 11 Saat itulah Petrus menyadari apa yang terjadi dan berkata, ”Sekarang aku tahu pasti bahwa Yehuwa* telah mengutus malaikat-Nya untuk menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari semua hal buruk yang diharapkan orang Yahudi.”+
12 Setelah menyadari itu, dia pergi ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut Markus,+ dan di sana banyak orang sedang berkumpul dan berdoa. 13 Ketika dia mengetuk pintu gerbang, seorang hamba perempuan bernama Roda keluar untuk melihat siapa yang datang. 14 Begitu mengenali suara Petrus, dia kegirangan sampai-sampai tidak membukakan gerbang, tapi berlari ke dalam dan melaporkan bahwa Petrus ada di gerbang. 15 Orang-orang berkata kepadanya, ”Kamu sudah gila.” Tapi, dia terus mengatakan bahwa Petrus memang datang. Maka mereka berkata, ”Pasti itu malaikatnya.” 16 Sementara itu, Petrus terus mengetuk. Ketika gerbang itu dibuka, mereka kaget melihat Petrus. 17 Tapi, dia memberi isyarat supaya mereka diam, dan dia menceritakan dengan terperinci bagaimana Yehuwa* mengeluarkan dia dari penjara. Lalu dia berkata, ”Beri tahu Yakobus+ dan saudara-saudara lain tentang ini.” Setelah itu, dia keluar dan pergi ke tempat lain.
18 Paginya, para prajurit kebingungan karena tidak tahu apa yang telah terjadi pada Petrus. 19 Lalu, Herodes mencari Petrus ke mana-mana, tapi tidak menemukannya. Maka dia menanyai para penjaga, lalu menyuruh agar mereka dibawa untuk dihukum.+ Kemudian, Herodes pergi dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal sebentar di sana.
20 Suatu hari, Herodes marah kepada orang-orang Tirus dan Sidon. Jadi, mereka bersama-sama datang kepadanya. Setelah membujuk Blastus, pengawas istana,* mereka memohon perdamaian, karena negeri mereka mendapat persediaan makanan dari negeri Raja. 21 Pada suatu hari yang ditentukan, Herodes duduk di kursi penghakiman dengan pakaian kerajaannya dan mulai berpidato. 22 Lalu para hadirinnya berteriak, ”Ini suara allah, bukan manusia!” 23 Saat itu juga, malaikat Yehuwa* menghantam dia dengan penyakit, karena dia tidak memuliakan Allah, lalu dia dimakan cacing-cacing dan mati.
24 Firman Yehuwa* terus tersebar, dan semakin banyak orang menjadi murid.+
25 Mengenai Barnabas+ dan Saul, setelah mereka selesai memberikan bantuan di Yerusalem,+ mereka kembali bersama Yohanes,+ yang juga disebut Markus.
13 Di sidang jemaat di Antiokhia, ada beberapa nabi dan guru,+ yaitu Barnabas, Simeon yang disebut Niger, Lusius dari Kirene, Manaen yang dididik bersama Herodes penguasa daerah itu, dan Saul. 2 Sewaktu mereka sedang melayani* Yehuwa* dan berpuasa, mereka diberi tahu melalui kuasa kudus,* ”Pisahkan Barnabas dan Saul+ untuk tugas yang sudah Kutentukan bagi mereka.”+ 3 Lalu setelah berpuasa dan berdoa, mereka menaruh tangan di kepala kedua orang itu dan mengutus mereka.
4 Maka kedua orang itu, yang diutus melalui kuasa kudus,* pergi ke Seleukia, lalu berlayar ke Siprus. 5 Setibanya di Salamis, mereka mulai memberitakan firman Allah di rumah-rumah ibadah orang Yahudi. Yohanes juga ikut dengan mereka untuk membantu mereka.+
6 Setelah pergi ke seluruh pulau itu sampai ke Pafos, mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Bar-Yesus, yang adalah ahli sihir dan nabi palsu. 7 Dia bekerja untuk Gubernur* Sergius Paulus yang sangat cerdas. Gubernur itu mengundang Barnabas dan Saul, karena dia ingin sekali mendengar firman Allah. 8 Tapi ahli sihir itu, yang juga disebut Elimas (yang kalau diterjemahkan berarti ”ahli sihir”), menentang mereka. Dia berusaha mencegah gubernur itu beriman. 9 Lalu Saul, yang juga disebut Paulus, karena dipenuhi kuasa kudus,* menatap dia baik-baik 10 dan mengatakan, ”Kamu penuh dengan berbagai kecurangan dan kelicikan, kamu anak Iblis,+ dan kamu musuh dari semua hal yang benar. Kenapa kamu mengubah-ubah jalan Yehuwa* yang benar? 11 Lihatlah, tangan Yehuwa* melawanmu. Kamu akan menjadi buta dan tidak bisa melihat cahaya matahari selama suatu waktu.” Saat itu juga, matanya tertutup kabut dan menjadi gelap, dan dia berputar-putar mencari orang untuk menuntunnya. 12 Melihat kejadian itu, gubernur itu menjadi percaya, karena dia kagum pada ajaran Yehuwa.*
13 Dari Pafos, Paulus dan rekan-rekannya berlayar dan tiba di Perga di Pamfilia. Tapi Yohanes+ meninggalkan mereka dan kembali ke Yerusalem.+ 14 Meski begitu, mereka meneruskan perjalanan dari Perga dan tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat, mereka datang ke rumah ibadah*+ di sana dan duduk. 15 Setelah Taurat+ dan Tulisan Para Nabi dibacakan kepada hadirin, para ketua rumah ibadah* itu mengirim pesan kepada mereka, ”Saudara-saudara, kalau ada kata-kata yang bisa menguatkan hadirin, silakan sampaikan.” 16 Maka Paulus berdiri, dan sambil memberi isyarat dengan tangannya, dia berkata,
”Saudara-saudara, orang Israel dan orang-orang lain yang takut kepada Allah, tolong dengarkan. 17 Dulu, Allah bangsa Israel memilih leluhur kita, dan Dia meninggikan mereka sewaktu mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dia membawa mereka keluar dari sana dengan lengan-Nya yang kuat.+ 18 Lalu selama kira-kira 40 tahun, Dia sabar terhadap mereka di padang belantara.+ 19 Setelah menghancurkan tujuh bangsa di negeri Kanaan, Dia membagi-bagikan negeri itu sebagai warisan.+ 20 Semua itu terjadi dalam waktu kira-kira 450 tahun.
”Kemudian, Dia memberi mereka hakim-hakim sampai zaman Nabi Samuel.+ 21 Tapi setelah itu, mereka meminta raja,+ dan Allah memberi mereka Saul anak Kis, dari suku Benyamin,+ yang memerintah selama 40 tahun. 22 Setelah menyingkirkan Saul, Dia mengangkat Daud sebagai raja,+ yang tentangnya Dia bersaksi, ’Aku telah menemukan Daud anak Isai,+ orang yang menyenangkan hati-Ku.+ Dia akan melakukan semua yang Kuinginkan.’ 23 Sesuai dengan janji-Nya, Allah memberi Israel seorang penyelamat dari keturunan* orang itu, yaitu Yesus.+ 24 Sebelum Yesus datang, Yohanes telah memberitakan kepada seluruh bangsa Israel tentang baptisan yang melambangkan pertobatan.+ 25 Tapi menjelang akhir tugasnya, Yohanes berkata, ’Kalian pikir saya siapa? Saya bukan dia. Dia akan datang setelah saya, dan untuk melepaskan sandalnya saja saya tidak pantas.’+
26 ”Saudara-saudara, keturunan Abraham dan orang-orang lain yang takut kepada Allah, firman tentang keselamatan ini sudah disampaikan kepada kita.+ 27 Penduduk Yerusalem dan para penguasa mereka tidak mengenali dia, tapi saat mereka menghakimi, mereka melakukan apa yang dikatakan Tulisan Para Nabi,+ yang dibacakan setiap hari sabat. 28 Walaupun tidak menemukan alasan untuk hukuman mati,+ mereka menuntut Pilatus untuk menghukum mati dia.+ 29 Setelah melaksanakan semua yang tertulis tentang dia, mereka menurunkan dia dari tiang* dan membaringkan dia di makam.*+ 30 Tapi Allah membangkitkan dia dari antara orang mati,+ 31 dan selama suatu waktu, dia bisa dilihat oleh orang-orang yang dulu mengikuti dia dari Galilea ke Yerusalem. Merekalah yang sekarang bersaksi tentang dia kepada orang-orang.+
32 ”Jadi, kami sekarang memberi tahu kalian kabar baik tentang janji yang Allah buat kepada leluhur kita. 33 Allah benar-benar telah menepati janji itu untuk kita, anak-anak mereka, dengan membangkitkan Yesus.+ Ini sesuai dengan yang tertulis di mazmur kedua, yaitu, ’Kamulah putra-Ku; sekarang Aku menjadi Bapakmu.’+ 34 Allah sudah mengatakan bahwa Dia akan membuat Yesus bangkit dari antara orang mati dan tidak akan lagi memiliki tubuh yang bisa musnah.* Allah mengatakan, ’Akan Kuberi kalian berkat, yang dulu Kujanjikan kepada Daud karena kasih setia-Ku kepadanya, dan janji-Ku ini bisa dipercaya.’+ 35 Di mazmur yang lain juga dikatakan, ’Engkau tidak akan membiarkan hamba-Mu yang setia melihat kemusnahan.’*+ 36 Di satu sisi, Daud melayani* Allah sepanjang hidupnya, tidur dalam kematian, dikuburkan bersama leluhurnya, dan melihat kemusnahan.+ 37 Di sisi lain, Yesus yang dibangkitkan oleh Allah tidak melihat kemusnahan.+
38 ”Jadi saudara-saudara, saya memberitakan kepada kalian bahwa pengampunan dosa hanya ada melalui dia,+ 39 dan bahwa melalui dia, semua orang yang percaya bisa dinyatakan tidak bersalah,+ sedangkan Hukum Musa tidak bisa membuat kalian dinyatakan tidak bersalah.+ 40 Maka, hati-hati agar apa yang dikatakan dalam Tulisan Para Nabi ini tidak terjadi pada kalian: 41 ’Kalian yang suka menghina, lihatlah itu, jadilah heran, dan lenyaplah, karena Aku sedang melakukan sesuatu pada zaman kalian, yang tidak akan kalian percayai kalaupun itu diceritakan kepada kalian dengan terperinci.’”+
42 Ketika Paulus dan Barnabas sedang keluar dari situ, orang-orang memohon kepada mereka untuk membahas hal itu lagi pada Sabat berikutnya. 43 Setelah pertemuan ibadah itu selesai, banyak orang Yahudi dan penganut agama Yahudi* yang menyembah Allah mengikuti Paulus dan Barnabas, dan kedua orang ini mendesak mereka untuk tetap berada dalam naungan kebaikan hati Allah yang luar biasa.*+
44 Pada Sabat berikutnya, hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Yehuwa.* 45 Melihat kumpulan orang itu, orang-orang Yahudi menjadi iri dan mulai menentang kata-kata Paulus sehingga menghina Allah.+ 46 Lalu Paulus dan Barnabas dengan berani mengatakan kepada mereka, ”Firman Allah memang perlu disampaikan lebih dulu kepada kalian.+ Tapi karena kalian menolaknya dan menunjukkan bahwa kalian tidak layak hidup abadi, kami beralih kepada bangsa lain.+ 47 Yehuwa* sudah memerintahkan kami dengan kata-kata, ’Aku telah menjadikan kamu terang bagi bangsa-bangsa, agar kamu membawa keselamatan ke ujung-ujung bumi.’”+
48 Ketika orang-orang dari bangsa lain mendengar itu, mereka mulai bersukacita dan memuliakan firman Yehuwa,* dan semua yang memiliki sikap yang benar untuk mendapat kehidupan abadi menjadi percaya. 49 Firman Yehuwa* terus disebarkan ke seluruh negeri itu. 50 Tapi, orang-orang Yahudi menghasut pria-pria terkemuka di kota itu dan wanita-wanita terhormat yang takut kepada Allah, sehingga Paulus dan Barnabas dianiaya+ dan diusir ke luar perbatasan wilayah itu. 51 Maka, keduanya mengebaskan debu dari kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium.+ 52 Dan murid-murid terus dipenuhi dengan sukacita+ dan kuasa kudus.*
14 Di Ikonium, para rasul masuk ke rumah ibadah orang Yahudi dan berbicara dengan sangat baik, sehingga banyak orang Yahudi dan Yunani menjadi percaya. 2 Tapi, orang-orang Yahudi yang tidak percaya menghasut orang-orang dari bangsa lain untuk menentang saudara-saudara itu.+ 3 Para rasul menggunakan cukup banyak waktu untuk berbicara dengan berani karena wewenang dari Yehuwa,* yang meneguhkan firman tentang kebaikan hati-Nya yang luar biasa* dengan memberi mereka kemampuan membuat mukjizat* dan keajaiban.*+ 4 Tapi penduduk kota itu terbagi. Ada yang memihak orang Yahudi, dan ada yang memihak para rasul. 5 Ketika orang-orang dari bangsa lain dan orang-orang Yahudi bersama para penguasa mereka berniat untuk menganiaya para rasul dan melempari mereka dengan batu,+ 6 para rasul diberi tahu tentang itu, dan mereka melarikan diri ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe, dan daerah sekitarnya.+ 7 Di sana, mereka terus memberitakan kabar baik.
8 Di Listra, ada seorang pria yang kakinya cacat sejak lahir dan tidak pernah berjalan. Dia duduk 9 dan mendengarkan Paulus berbicara. Paulus menatap dia baik-baik dan melihat bahwa dia beriman untuk disembuhkan,+ 10 lalu berkata dengan suara keras, ”Berdirilah!” Maka orang itu berdiri dan mulai berjalan.+ 11 Sewaktu orang-orang melihat apa yang Paulus lakukan, mereka berteriak dalam bahasa Likaonia, ”Dewa-dewa turun sebagai manusia dan menemui kita!”+ 12 Lalu Barnabas mereka sebut Zeus, sedangkan Paulus mereka sebut Hermes, karena dialah yang lebih banyak berbicara. 13 Kemudian imam bagi Zeus, yang kuilnya ada di gerbang kota, membawa sapi jantan dan hiasan bunga* ke gerbang, dan dia ingin mempersembahkan korban bersama orang-orang.
14 Tapi sewaktu mendengar itu, Rasul Barnabas dan Rasul Paulus merobek* baju mereka dan segera mendatangi orang-orang itu dan mengatakan, 15 ”Kenapa kalian melakukan ini? Kami juga manusia yang punya kelemahan seperti kalian.+ Kami sedang menyampaikan kabar baik kepada kalian, supaya kalian meninggalkan hal-hal yang sia-sia ini dan menyembah Allah yang hidup, yang menciptakan langit, bumi, laut, dan segala isinya.+ 16 Di zaman* dulu, Dia membiarkan semua bangsa menempuh jalan mereka masing-masing,+ 17 walaupun Dia tetap bersaksi tentang diri-Nya+ dengan melakukan apa yang baik, yaitu memberi kalian hujan dan musim panen,+ serta memuaskan kalian dengan makanan dan menyenangkan hati kalian.”+ 18 Tapi, setelah berkata begitu pun mereka masih kesulitan mencegah orang-orang mempersembahkan korban untuk mereka.
19 Lalu orang Yahudi datang dari Antiokhia dan Ikonium, dan mereka menghasut orang-orang,+ sehingga Paulus dilempari batu dan diseret ke luar kota, karena mereka kira dia sudah mati.+ 20 Tapi ketika murid-murid berkumpul di sekeliling dia, dia berdiri dan masuk ke kota. Besoknya dia pergi bersama Barnabas ke Derbe.+ 21 Setelah memberitakan kabar baik di kota itu dan membantu cukup banyak orang menjadi murid, mereka kembali ke Listra, Ikonium, dan Antiokhia. 22 Di sana, mereka menguatkan murid-murid+ agar tetap beriman. Mereka berkata, ”Kita harus melewati banyak kesengsaraan untuk masuk ke Kerajaan Allah.”+ 23 Selain itu, mereka melantik para penatua di setiap sidang jemaat,+ berdoa sambil berpuasa,+ dan menyerahkan para penatua itu kepada Yehuwa* yang mereka percayai.
24 Lalu mereka pergi melewati Pisidia dan tiba di Pamfilia,+ 25 dan setelah memberitakan firman di Perga, mereka pergi ke Atalia. 26 Dari sana, mereka berlayar ke Antiokhia. Di sanalah mereka sebelumnya dipercayakan kepada Allah, agar Dia menunjukkan kebaikan hati-Nya yang luar biasa* supaya mereka bisa melakukan tugas mereka, yang sekarang sudah mereka selesaikan.+
27 Setelah mereka tiba dan mengadakan pertemuan dengan sidang jemaat di sana, mereka bercerita tentang banyak hal yang telah Allah lakukan melalui mereka, dan tentang bagaimana Allah telah membuka jalan* bagi bangsa lain untuk beriman.+ 28 Mereka menggunakan cukup banyak waktu bersama murid-murid itu.
15 Ada orang-orang yang datang dari Yudea dan mulai mengajar saudara-saudara, ”Kalau kalian tidak disunat menurut Hukum Musa,+ kalian tidak bisa diselamatkan.” 2 Tapi setelah perselisihan yang cukup besar, dan perdebatan antara mereka dengan Paulus dan Barnabas, diaturlah agar Paulus, Barnabas, dan beberapa saudara lain pergi kepada para rasul dan para penatua di Yerusalem+ untuk menanyakan masalah* ini.
3 Setelah diantar sampai sebagian perjalanan oleh sidang jemaat, mereka melanjutkan perjalanan melalui Fenisia dan Samaria. Di sana, mereka menceritakan dengan terperinci bagaimana orang-orang dari bangsa lain berbalik menyembah Allah. Mendengar itu, semua saudara bersukacita. 4 Setibanya di Yerusalem, mereka disambut oleh sidang jemaat, para rasul, dan para penatua, dan mereka menceritakan banyak hal yang telah Allah lakukan melalui mereka. 5 Tapi sebagian orang dari sekte Farisi, yang sudah menjadi percaya, berdiri dan berkata, ”Mereka perlu disunat dan diperintahkan untuk menjalankan Hukum Musa.”+
6 Maka para rasul dan para penatua berkumpul untuk membahas masalah ini. 7 Setelah pembahasan* yang panjang dan sengit, Petrus berdiri dan berkata, ”Saudara-saudara, kalian tahu betul bahwa sejak awal Allah memilih saya dari antara kita, supaya orang-orang dari bangsa lain mendengar firman tentang kabar baik dan menjadi percaya.+ 8 Dan Allah, yang tahu isi hati manusia,+ bersaksi dengan memberi mereka kuasa kudus,*+ seperti yang juga Dia berikan kepada kita. 9 Dia sama sekali tidak membedakan kita dan mereka.+ Dia malah memurnikan hati mereka karena mereka beriman.+ 10 Jadi kenapa kalian sekarang menguji Allah dengan memberi murid-murid itu beban,+ yang tidak sanggup ditanggung oleh kita dan leluhur kita?+ 11 Sebaliknya, kita beriman bahwa kita diselamatkan melalui kebaikan hati yang luar biasa* dari Tuan Yesus,+ sama seperti mereka.”+
12 Mendengar itu, mereka semua terdiam, dan mereka mulai mendengarkan Barnabas dan Paulus menceritakan banyak mukjizat* dan keajaiban* yang telah Allah lakukan melalui mereka di antara bangsa lain. 13 Setelah mereka selesai berbicara, Yakobus berkata, ”Saudara-saudara, dengarkan saya. 14 Simeon*+ sudah menceritakan dengan lengkap bagaimana Allah pertama kali mengarahkan perhatian-Nya kepada bangsa lain, untuk mengambil dari antara mereka suatu umat bagi nama-Nya.+ 15 Ini sesuai dengan kata-kata dalam Tulisan Para Nabi, yaitu, 16 ’Setelah ini, Aku akan kembali dan membangun lagi kemah* Daud yang runtuh; puing-puingnya akan Kuperbaiki dan Kudirikan lagi seperti dulu, 17 supaya orang-orang yang tersisa bisa sungguh-sungguh mencari Yehuwa,* bersama orang-orang dari semua bangsa, umat yang disebut dengan nama-Ku, kata Yehuwa,* yang melakukan hal-hal ini,+ 18 hal-hal yang sudah Kutentukan sejak dulu.’+ 19 Jadi saya memutuskan,* bukan untuk menyusahkan orang-orang dari bangsa lain yang ingin menyembah Allah,+ 20 tapi untuk menulis kepada mereka supaya mereka menjauh dari hal-hal yang tercemar oleh berhala,+ dari perbuatan cabul,*+ dari daging binatang yang dicekik,* dan dari darah.+ 21 Sejak zaman dulu, ada yang memberitakan tentang Musa di setiap kota, karena tulisannya dibacakan di rumah-rumah ibadah* setiap hari sabat.”+
22 Lalu para rasul dan para penatua, bersama seluruh sidang jemaat, memutuskan untuk mengutus saudara-saudara yang dipilih dari antara mereka ke Antiokhia, bersama Paulus dan Barnabas. Mereka mengutus Yudas yang disebut Barsabas dan Silas,+ yaitu orang-orang yang memimpin saudara-saudara. 23 Surat ini ditulis dan dikirim melalui mereka,
”Dari para rasul dan para penatua, saudara-saudara kalian, untuk saudara-saudara di Antiokhia,+ Siria, dan Kilikia, yang berasal dari bangsa lain: Salam! 24 Setelah mendengar bahwa dari antara kami, ada yang pergi kepada kalian dan mengatakan hal-hal yang menyusahkan kalian,+ dengan niat menghancurkan kalian, walaupun kami tidak memberi mereka petunjuk apa pun, 25 kami membuat keputusan dengan suara bulat untuk memilih dua saudara yang akan diutus kepada kalian, bersama Barnabas dan Paulus yang kami kasihi, 26 yang telah menyerahkan hidup mereka demi nama Tuan kita Yesus Kristus.+ 27 Maka kami mengutus Yudas dan Silas, supaya mereka juga bisa menyampaikan hal ini secara langsung.+ 28 Kuasa kudus*+ membantu kami menyimpulkan untuk tidak menambah beban kalian, selain hal-hal penting berikut ini: 29 Tetaplah menjauh dari hal-hal yang dipersembahkan kepada berhala,+ dari darah,+ dari daging binatang yang dicekik,*+ dan dari perbuatan cabul.*+ Kalau kalian benar-benar menjaga diri kalian dari hal-hal ini, keadaan kalian akan baik. Semoga sehat selalu!”*
30 Saudara-saudara itu diutus dan berangkat ke Antiokhia, mengumpulkan semua murid di sana, dan menyerahkan surat itu kepada mereka. 31 Setelah membacanya, mereka bersukacita dan merasa dikuatkan. 32 Lalu Yudas dan Silas, yang adalah nabi-nabi, membantu dan menguatkan saudara-saudara dengan banyak perkataan.+ 33 Setelah keduanya menghabiskan cukup banyak waktu di sana, saudara-saudara mengucapkan selamat jalan, dan mereka berdua kembali kepada orang-orang yang mengutus mereka. 34* —— 35 Tapi Paulus dan Barnabas tetap tinggal di Antiokhia. Bersama banyak saudara lain, mereka mengajar dan memberitakan kabar baik tentang firman Yehuwa.*
36 Setelah beberapa waktu, Paulus berkata kepada Barnabas, ”Mari kita kembali dan mengunjungi saudara-saudara di setiap kota, di mana kita sudah memberitakan firman Yehuwa,* untuk melihat keadaan mereka.”+ 37 Barnabas ingin sekali mengajak Yohanes, yang disebut Markus,+ 38 sedangkan Paulus tidak mau membawa dia bersama mereka, karena dia pernah meninggalkan mereka di Pamfilia dan tidak ikut bekerja bersama mereka.+ 39 Maka terjadilah kemarahan yang sengit di antara mereka, sehingga mereka berpisah. Barnabas+ membawa Markus dan berlayar ke Siprus, 40 sedangkan Paulus memilih Silas, lalu berangkat setelah saudara-saudara memercayakan dia kepada Yehuwa,* yang memiliki kebaikan hati yang luar biasa.*+ 41 Dia pergi ke Siria dan Kilikia dan menguatkan sidang-sidang jemaat di sana.
16 Paulus tiba di Derbe dan Listra,+ dan di sana ada seorang murid bernama Timotius.+ Ibunya seorang wanita Yahudi yang percaya, tapi ayahnya orang Yunani. 2 Timotius dilaporkan baik oleh saudara-saudara di Listra dan Ikonium. 3 Paulus mengatakan bahwa dia ingin Timotius menemaninya. Paulus membawanya dan menyuruhnya disunat demi orang-orang Yahudi di tempat-tempat itu,+ karena mereka tahu bahwa ayahnya adalah orang Yunani. 4 Sambil berkeliling ke kota-kota itu, mereka menyampaikan keputusan para rasul dan para penatua di Yerusalem kepada saudara-saudara untuk dijalankan.+ 5 Lalu iman sidang-sidang jemaat menjadi semakin teguh, dan jumlah mereka bertambah dari hari ke hari.
6 Selain itu, mereka berkeliling di Frigia dan daerah Galatia,+ karena melalui kuasa kudus,* mereka dilarang menyampaikan firman di Provinsi Asia. 7 Lalu setibanya di Misia, mereka berusaha untuk pergi ke Bitinia,+ tapi Yesus melarang mereka melalui kuasanya.* 8 Jadi mereka melewati* Misia dan tiba di Troas. 9 Malam itu, Paulus mendapat penglihatan: Ada seorang Makedonia yang berdiri sambil memohon, ”Datanglah ke Makedonia dan tolong kami.” 10 Segera setelah dia mendapat penglihatan itu, kami berusaha untuk pergi ke Makedonia, karena menyimpulkan bahwa Allah telah memanggil kami untuk menyampaikan kabar baik kepada mereka.
11 Maka dari Troas, kami berlayar langsung ke Samotrake, dan besoknya ke Neapolis. 12 Dari sana, kami pergi ke Filipi,+ sebuah kota Romawi* yang penting di daerah* Makedonia. Kami tinggal di sana selama beberapa hari. 13 Pada hari Sabat, kami pergi ke luar gerbang kota ke tepi sungai, karena kami pikir bahwa di sana ada tempat berdoa. Kami duduk di sana dan mulai berbicara kepada wanita-wanita yang berkumpul. 14 Seorang wanita dari kota Tiatira bernama Lidia,+ yang adalah penjual kain* ungu dan penyembah Allah, mendengarkan kami, dan Yehuwa* membuka hati Lidia lebar-lebar untuk menerima kata-kata Paulus. 15 Setelah dia dan rumah tangganya dibaptis,+ dia memohon kepada kami, ”Kalau kalian menganggap saya beriman kepada Yehuwa,* datanglah dan menginaplah di rumah saya.” Dia terus memohon sampai kami ikut bersamanya.
16 Suatu kali, ketika sedang menuju tempat berdoa itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang kesurupan roh jahat.*+ Dia membawa keuntungan besar bagi para majikannya dengan meramal. 17 Perempuan ini terus mengikuti Paulus dan kami sambil berseru, ”Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi,+ dan mereka memberitakan jalan keselamatan kepada kalian.” 18 Dia berbuat seperti itu berhari-hari, sampai akhirnya Paulus kesal dan mengatakan kepada roh jahat itu, ”Dalam nama Yesus Kristus, saya menyuruh kamu keluar dari dia!” Saat itu juga roh itu keluar.+
19 Begitu melihat bahwa mereka tidak lagi mendapat keuntungan darinya,+ para majikannya menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar kepada para penguasa.+ 20 Mereka membawa Paulus dan Silas kepada para pejabat pengadilan dan mengatakan, ”Orang-orang ini sangat meresahkan kota kita.+ Mereka orang Yahudi, 21 dan mereka mengajarkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak bisa kita terima atau jalankan, karena kita orang Romawi.” 22 Kumpulan orang di sana juga menentang mereka, lalu para pejabat pengadilan merobek baju kedua orang itu dan menyuruh agar mereka dipukuli dengan tongkat.+ 23 Setelah dipukul berkali-kali, mereka dijebloskan ke penjara, dan penjaga penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan ketat.+ 24 Karena mendapat perintah itu, dia menjebloskan mereka ke penjara sebelah dalam dan memasung kaki mereka.
25 Kira-kira tengah malam, Paulus dan Silas berdoa dan bernyanyi memuji Allah,+ dan para tahanan mendengarkan mereka. 26 Tiba-tiba, terjadilah gempa yang besar, sehingga fondasi penjara itu berguncang. Saat itu juga, pintu-pintu terbuka, dan rantai semua tahanan terlepas.+ 27 Ketika penjaga penjara itu bangun dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, dia mencabut pedangnya dan hampir bunuh diri, karena mengira bahwa semua tahanan sudah melarikan diri.+ 28 Tapi Paulus berteriak, ”Jangan bunuh diri! Kami semua ada di sini!” 29 Maka penjaga itu meminta lampu dan berlari ke dalam, lalu dengan gemetar berlutut di depan Paulus dan Silas. 30 Dia membawa mereka ke luar dan mengatakan, ”Bapak-bapak, apa yang harus saya lakukan supaya diselamatkan?” 31 Mereka menjawab, ”Percayalah kepada Tuan Yesus, supaya kamu dan rumah tanggamu diselamatkan.”+ 32 Lalu mereka menyampaikan firman Yehuwa* kepadanya, dan kepada semua yang ada di rumahnya. 33 Malam itu juga, dia membawa mereka dan membasuh luka-luka mereka. Lalu dia dan seluruh rumah tangganya dibaptis tanpa menunda-nunda.+ 34 Dia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan untuk mereka, dan dia bersukacita bersama seluruh rumah tangganya, karena sekarang dia percaya kepada Allah.
35 Paginya, para pejabat pengadilan mengutus beberapa petugas untuk mengatakan, ”Bebaskan orang-orang itu.” 36 Maka penjaga penjara itu menyampaikan kata-kata mereka kepada Paulus, ”Para pejabat pengadilan mengutus orang supaya kalian berdua dibebaskan. Jadi silakan keluar, dan pergilah dengan damai.” 37 Tapi Paulus mengatakan, ”Mereka memukuli kami di depan umum, tanpa diadili,* padahal kami orang Romawi,+ dan menjebloskan kami ke penjara. Sekarang, mereka mau mengeluarkan kami diam-diam? Tidak bisa! Mereka sendiri harus datang dan mengantar kami ke luar.” 38 Maka para petugas menyampaikannya kepada para pejabat pengadilan. Saat mendengar bahwa keduanya orang Romawi, para pejabat itu menjadi takut.+ 39 Jadi para pejabat itu datang dan meminta maaf kepada mereka, lalu setelah mengantar mereka ke luar, para pejabat itu memohon agar mereka pergi dari kota itu. 40 Tapi setelah keluar dari penjara, mereka pergi ke rumah Lidia. Ketika bertemu dengan saudara-saudara, mereka menguatkan saudara-saudara itu,+ lalu berangkat.
17 Mereka sekarang pergi lewat Amfipolis dan Apolonia, lalu tiba di Tesalonika,+ dan di sana ada rumah ibadah* orang Yahudi. 2 Maka seperti kebiasaan Paulus,+ dia masuk menemui mereka, dan selama tiga sabat, dia memberi mereka penjelasan* berdasarkan Kitab Suci.+ 3 Dia menjelaskan dan membuktikan dengan ayat-ayat bahwa Kristus memang perlu menderita+ dan dibangkitkan dari antara orang mati.+ Dia berkata, ”Yesus, yang saya beritakan kepada kalian, adalah Kristus.” 4 Hasilnya, sejumlah orang dari antara mereka, banyak orang Yunani yang menyembah Allah, dan banyak wanita terkemuka menjadi percaya dan bergabung dengan Paulus dan Silas.+
5 Tapi karena iri,+ orang-orang Yahudi memanggil orang-orang jahat di pasar, yang pergi ke sana kemari tanpa tujuan, lalu membentuk gerombolan dan membuat kerusuhan di kota itu. Mereka menyerbu rumah Yason dan berusaha agar Paulus dan Silas dibawa ke luar kepada para perusuh. 6 Karena tidak menemukan Paulus dan Silas, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara kepada para penguasa kota dan berseru, ”Orang-orang yang sudah mengacaukan* seluruh dunia itu ada di sini,+ 7 dan Yason menerima mereka sebagai tamunya. Mereka semua melawan hukum Kaisar dengan mengatakan bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus.”+ 8 Mendengar itu, orang-orang yang berkumpul dan para penguasa kota menjadi resah. 9 Tapi, Yason dan yang lainnya dilepaskan setelah mereka membayar uang jaminan.
10 Malam itu juga, saudara-saudara mengutus Paulus dan Silas ke Berea. Setibanya di sana, mereka masuk ke rumah ibadah* orang Yahudi. 11 Orang-orang di Berea lebih terbuka pikirannya* daripada orang-orang di Tesalonika, karena mereka bersemangat sekali menerima firman Allah. Mereka memeriksa Kitab Suci dengan teliti setiap hari untuk memastikan kebenarannya. 12 Karena itu, banyak dari antara mereka menjadi percaya, begitu juga dengan banyak pria dan wanita terhormat dari antara orang Yunani. 13 Tapi ketika orang Yahudi di Tesalonika mendengar bahwa Paulus memberitakan firman Allah di Berea juga, mereka datang ke sana untuk menghasut dan meresahkan orang-orang.+ 14 Maka, saudara-saudara segera menyuruh Paulus pergi sampai ke dekat laut,+ tapi Silas dan Timotius tetap berada di sana. 15 Tapi, saudara-saudara yang menemani Paulus membawanya sampai ke Athena, lalu pergi setelah diberi petunjuk bahwa Silas dan Timotius+ harus secepatnya datang kepada Paulus.
16 Sewaktu Paulus menunggu mereka di Athena, dia kesal melihat banyaknya berhala di kota itu. 17 Jadi di rumah ibadah* di sana, dia mulai memberi penjelasan kepada* orang Yahudi dan orang-orang lain yang menyembah Allah, juga setiap hari di pasar, kepada orang-orang yang ada di sana. 18 Tapi beberapa pengikut Epikuros* dan beberapa orang dari kelompok Stoa* mulai berdebat dengan dia, dan ada yang berkata, ”Apa yang ingin disampaikan orang yang banyak bicara ini?”* Yang lain lagi berkata, ”Sepertinya dia memberitakan dewa-dewa lain.” Ini karena Paulus sedang memberitakan kabar baik tentang Yesus dan kebangkitan.+ 19 Maka mereka membawa dia ke Areopagus* dan berkata, ”Bolehkah kami tahu tentang ajaran baru yang kamu bicarakan itu? 20 Kamu memperkenalkan hal-hal yang belum pernah kami dengar, dan kami ingin tahu artinya.” 21 Semua orang Athena dan orang asing yang tinggal di sana* memang menggunakan waktu luang mereka hanya untuk menceritakan atau mendengarkan hal-hal baru. 22 Paulus kemudian berdiri di tengah Areopagus+ dan berkata,
”Orang-orang Athena, saya perhatikan bahwa dalam segala hal, kalian sepertinya sangat takut kepada dewa-dewa,* melebihi orang-orang lain.+ 23 Misalnya, sewaktu saya berjalan-jalan dan memperhatikan apa yang kalian sembah, saya melihat sebuah mezbah yang bertuliskan, ’Untuk Allah yang Tidak Dikenal.’ Jadi sekarang, saya akan memberi tahu kalian tentang Allah ini, yang kalian sembah dan tidak kalian kenal. 24 Allah yang menciptakan dunia dan semua isinya, yang adalah Tuan atas langit dan bumi,+ tidak tinggal di kuil buatan manusia,+ 25 dan Dia tidak perlu dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Dia membutuhkan sesuatu,+ karena Dialah yang memberi semua orang kehidupan, napas,+ dan segala sesuatu. 26 Dari satu orang,+ Dia membuat semua bangsa yang akan tinggal di seluruh permukaan bumi,+ dan Dia menetapkan waktu-waktu dan batas-batas tempat tinggal mereka,+ 27 supaya mereka mencari Allah. Kalau mereka mencari Dia dengan sungguh-sungguh, mereka bisa menemukan Dia.+ Dia sebenarnya tidak jauh dari kita masing-masing. 28 Karena Dialah kita hidup, bergerak, dan ada, seperti yang dikatakan para penyair kalian sendiri, yaitu, ’Kita juga anak-anak-Nya.’*
29 ”Jadi karena kita anak-anak* Allah,+ kita hendaknya tidak berpikir bahwa Allah itu seperti emas atau perak atau batu, seperti patung yang dipahat menurut seni dan rancangan manusia.+ 30 Memang, dulu ada masanya Allah membiarkan orang-orang tidak tahu tentang Dia.+ Tapi sekarang, Dia sedang memberi tahu semua orang di mana-mana bahwa mereka harus bertobat, 31 karena Dia sudah menetapkan suatu hari untuk menghakimi+ dunia dengan adil melalui seorang manusia yang sudah Dia tunjuk, dan Dia sudah memberikan jaminan kepada semua orang dengan membangkitkan orang itu dari antara orang mati.”+
32 Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, ada yang mulai mengejek,+ sedangkan yang lain mengatakan, ”Lain kali saja kami mendengarkan kamu tentang ini.” 33 Maka Paulus meninggalkan mereka, 34 tapi ada orang-orang yang bergabung dengannya dan menjadi percaya. Di antara mereka ada seorang hakim dari pengadilan Areopagus bernama Dionisius, seorang wanita bernama Damaris, dan orang-orang lainnya.
18 Setelah itu, Paulus berangkat dari Athena ke Korintus 2 dan bertemu dengan Akuila,+ seorang Yahudi yang berasal dari Pontus, yang baru datang dari Italia bersama Priskila istrinya, karena Kaisar Klaudius memerintahkan semua orang Yahudi untuk meninggalkan Roma. Maka Paulus datang kepada mereka, 3 dan karena keahliannya sama dengan mereka, yaitu membuat kemah, dia tinggal di rumah mereka dan bekerja bersama mereka.+ 4 Setiap hari sabat,+ Paulus memberikan ceramah* di rumah ibadah*+ dan berusaha meyakinkan orang Yahudi dan Yunani.
5 Ketika Silas+ dan Timotius+ datang dari Makedonia, Paulus mulai sibuk memberitakan firman. Dia bersaksi kepada orang Yahudi untuk membuktikan bahwa Yesus adalah Kristus.+ 6 Tapi karena mereka terus menentang dan mengejeknya, dia mengebaskan pakaiannya+ dan mengatakan, ”Kalian akan menanggung darah kalian sendiri.*+ Saya bersih dari darah kalian.+ Mulai sekarang, saya akan pergi kepada orang-orang dari bangsa lain.”+ 7 Dia pun pergi dari situ* dan masuk ke rumah Titius Yustus, seorang penyembah Allah, yang rumahnya bersebelahan dengan rumah ibadah. 8 Tapi Krispus,+ ketua rumah ibadah itu, bersama seluruh rumah tangganya, menjadi percaya kepada Tuan. Juga, banyak orang Korintus yang mendengar kabar baik menjadi percaya dan dibaptis. 9 Lalu dalam suatu penglihatan pada malam hari, Tuan mengatakan kepada Paulus, ”Jangan takut. Teruslah berbicara dan jangan diam, 10 karena aku menyertaimu+ dan tidak seorang pun akan menyerangmu untuk menyakitimu. Banyak orang di kota ini akan percaya kepadaku.” 11 Maka dia tinggal di sana selama satu tahun enam bulan dan mengajarkan firman Allah kepada mereka.
12 Ketika Galio menjadi gubernur* di Akhaya, orang Yahudi bersatu melawan Paulus dan membawanya ke hadapan kursi penghakiman. 13 Mereka berkata, ”Orang ini menghasut orang-orang untuk beribadah kepada Allah dengan cara yang bertentangan dengan hukum.” 14 Tapi saat Paulus akan berbicara, Galio berkata kepada orang-orang Yahudi, ”Kalau ini adalah kesalahan atau kejahatan serius, saya harus mendengarkan kalian dengan sabar. 15 Tapi kalau ini adalah perselisihan tentang kata-kata, nama, atau hukum kalian,+ kalianlah yang harus menyelesaikannya. Saya tidak mau menjadi hakim untuk hal-hal seperti ini.” 16 Dia pun menyuruh mereka pergi dari kursi penghakiman itu. 17 Maka mereka semua menangkap Sostenes,+ ketua rumah ibadah itu, dan mulai memukuli dia di depan kursi penghakiman. Tapi Galio tidak mau ikut campur sama sekali.
18 Setelah tinggal di sana selama beberapa hari lagi, Paulus pamit kepada saudara-saudara dan berlayar ke Siria, ditemani oleh Priskila dan Akuila. Dia memotong pendek rambutnya di Kenkhrea,+ karena dia sudah berikrar.* 19 Ketika mereka tiba di Efesus, Paulus meninggalkan yang lain di sana, sedangkan dia masuk ke rumah ibadah* dan memberi penjelasan kepada* orang-orang Yahudi.+ 20 Mereka terus meminta agar dia tinggal lebih lama, tapi dia tidak mau. 21 Dia pamit dan berkata, ”Saya akan kembali kepada kalian, kalau Yehuwa* menghendaki.” Kemudian dia berlayar dari Efesus 22 dan tiba di Kaisarea. Setelah itu, dia naik* dan mampir ke sidang jemaat di sana, lalu pergi ke Antiokhia.+
23 Setelah tinggal sebentar di sana, dia berangkat dan pergi ke berbagai kota di Galatia dan Frigia+ untuk menguatkan semua murid.+
24 Waktu itu, seorang Yahudi bernama Apolos,+ yang berasal dari Aleksandria, datang ke Efesus. Dia terampil berbicara dan tahu banyak tentang Kitab Suci. 25 Dia sudah diajar* tentang jalan Yehuwa,* dan dengan semangat yang dikobarkan kuasa kudus,* dia berbicara dan mengajar tentang Yesus dengan tepat, tapi dia hanya tahu tentang baptisan Yohanes. 26 Dia mulai berbicara dengan berani di rumah ibadah. Ketika Priskila dan Akuila+ mendengar dia, mereka mengundangnya dan memberinya penjelasan yang lebih tepat tentang jalan Allah. 27 Lalu karena dia ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara menulis surat kepada murid-murid di sana untuk menyambutnya. Ketika sampai di sana, dia banyak membantu orang-orang yang telah menjadi percaya melalui kebaikan hati Allah yang luar biasa.* 28 Di depan umum dan dengan penuh semangat, dia membuktikan dengan jelas bahwa ajaran orang Yahudi salah. Dia menunjukkan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Kristus.+
19 Sementara Apolos+ berada di Korintus, Paulus pergi melewati daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus.+ Di sana, dia bertemu dengan murid-murid 2 dan bertanya, ”Apakah kalian mendapat kuasa kudus* sewaktu kalian menjadi percaya?”+ Mereka menjawab, ”Kami tidak pernah mendengar bahwa ada kuasa kudus.”* 3 Maka dia bertanya, ”Kalau begitu, baptisan kalian itu seperti apa?” Mereka menjawab, ”Baptisan Yohanes.”+ 4 Paulus mengatakan, ”Yohanes membaptis orang-orang sebagai lambang pertobatan mereka,+ dan dia memberi tahu mereka untuk percaya kepada orang yang datang setelah dia,+ yaitu Yesus.” 5 Mendengar itu, mereka dibaptis dalam nama Tuan Yesus. 6 Ketika Paulus menaruh tangan di kepala mereka, kuasa kudus* turun ke atas mereka,+ dan mereka mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain dan bernubuat.+ 7 Mereka berjumlah kira-kira 12 pria.
8 Selama tiga bulan, dia terus masuk ke rumah ibadah*+ dan berbicara dengan berani, sambil memberikan ceramah dan memberi penjelasan yang meyakinkan* tentang Kerajaan Allah.+ 9 Tapi ketika ada yang dengan keras kepala* tidak mau percaya dan menjelek-jelekkan Jalan Tuan+ di depan umum, dia pergi dan memisahkan murid-murid dari mereka.+ Setiap hari, dia memberikan ceramah di ruang pertemuan sekolah Tiranus. 10 Dia melakukannya selama dua tahun, sehingga seluruh penduduk Provinsi Asia, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, mendengar firman Tuhan.*
11 Allah terus melakukan tindakan penuh kuasa yang luar biasa melalui tangan Paulus.+ 12 Hasilnya, bahkan saputangan dan pakaian* yang pernah dia pakai dibawa kepada orang-orang sakit,+ sehingga mereka sembuh dan roh-roh jahat keluar dari mereka.+ 13 Tapi, beberapa orang Yahudi yang berkeliling untuk mengusir roh jahat juga mencoba menggunakan nama Tuan Yesus untuk orang-orang yang kesurupan roh jahat. Mereka berkata, ”Dengan nama Yesus yang Paulus beritakan, saya perintahkan kalian untuk keluar.”+ 14 Tujuh putra Skewa, seorang imam kepala Yahudi, juga melakukan itu. 15 Tapi roh jahat itu berkata kepada mereka, ”Saya kenal Yesus,+ dan saya tahu Paulus,+ tapi kalian siapa?” 16 Saat itu juga, orang yang kesurupan itu menerkam mereka dan mengalahkan mereka semua, sehingga mereka lari dari rumah itu dengan telanjang* dan luka-luka. 17 Kejadian ini diketahui oleh semua orang Yahudi dan Yunani yang tinggal di Efesus, sehingga mereka semua menjadi takut, dan nama Tuan Yesus semakin diagungkan. 18 Banyak orang yang sudah menjadi percaya datang untuk mengakui dan melaporkan semua perbuatan buruk mereka di depan umum. 19 Bahkan, cukup banyak dari mereka yang dulunya menggunakan ilmu gaib mengumpulkan buku-buku mereka dan membakarnya di depan umum.+ Setelah dihitung, nilainya ternyata 50.000 keping perak. 20 Maka dengan luar biasa, firman Yehuwa* terus tersebar dan berkuasa.+
21 Setelah semua kejadian itu, Paulus memutuskan bahwa setelah pergi ke Makedonia+ dan Akhaya, dia akan pergi ke Yerusalem.+ Dia berkata, ”Dari sana, aku harus berkunjung ke Roma juga.”+ 22 Maka dia mengutus ke Makedonia dua orang yang biasa melayaninya, yaitu Timotius+ dan Erastus,+ sedangkan dia sendiri tinggal di Provinsi Asia selama suatu waktu.
23 Waktu itu, terjadilah kekacauan besar+ yang menyangkut Jalan Tuan.+ 24 Ada seorang pria bernama Demetrius, tukang perak yang membuat kuil-kuilan Artemis, yang menghasilkan keuntungan besar bagi para perajin.+ 25 Dia mengumpulkan mereka dan tukang-tukang lainnya, lalu berkata, ”Teman-teman, kalian pasti tahu bahwa kita makmur karena bisnis ini. 26 Sekarang, kalian lihat dan dengar sendiri bahwa tidak hanya di Efesus,+ tapi di hampir seluruh Provinsi Asia, Paulus itu menghasut banyak orang sehingga mereka percaya bahwa allah buatan tangan sebenarnya bukan allah.+ 27 Ini bahaya, karena selain bisnis kita bisa kehilangan nama baik, kuil Dewi Artemis agung juga bisa dianggap tidak berarti, dan dewi yang disembah di seluruh Provinsi Asia dan di seluruh dunia bisa kehilangan keagungannya.” 28 Mendengar itu, kemarahan mereka meluap, dan mereka berteriak-teriak, ”Hidup Artemis dewi orang Efesus!”
29 Seluruh kota itu menjadi kacau, dan mereka semua menyerbu masuk ke teater, sambil membawa paksa Gayus dan Aristarkhus,+ orang-orang Makedonia rekan seperjalanan Paulus. 30 Sebenarnya, Paulus sendiri ingin masuk menemui orang-orang, tapi murid-murid melarang dia. 31 Bahkan, beberapa dari para pengurus perayaan dan pertandingan yang sikapnya bersahabat mengirim pesan kepadanya, memohon agar dia tidak mengambil risiko dengan masuk ke teater itu. 32 Sebagian berteriak begini, yang lainnya begitu, karena keadaannya sangat kacau dan kebanyakan orang tidak tahu kenapa mereka berkumpul. 33 Maka, mereka menyuruh Aleksander berbicara, karena dia didorong ke depan oleh orang-orang Yahudi. Lalu dia memberi isyarat dengan tangannya dan ingin membuat pembelaan. 34 Tapi begitu mereka sadar bahwa dia orang Yahudi, mereka semua mulai berteriak-teriak dengan serentak selama sekitar dua jam, ”Hidup Artemis dewi orang Efesus!”
35 Akhirnya, wali kota* membuat orang-orang tenang, lalu berkata, ”Orang-orang Efesus, siapa yang tidak tahu bahwa kota orang Efesus adalah penjaga kuil Artemis agung serta patungnya, yang jatuh dari langit? 36 Karena hal ini tidak bisa dibantah, kalian sebaiknya tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. 37 Orang-orang yang kalian bawa ke sini tidak merampok kuil atau menghina dewi kita. 38 Jadi, kalau Demetrius+ dan para perajin punya keberatan terhadap seseorang, ada para gubernur* pada hari-hari pengadilan. Biarlah mereka saling menuntut pada saat itu. 39 Tapi kalau kalian menginginkan hal lain lagi, itu harus diputuskan dalam persidangan yang sah. 40 Kejadian hari ini sungguh berbahaya bagi kita. Kita bisa dituduh menyulut pemberontakan, karena kita tidak bisa menjawab kenapa ada gerombolan yang rusuh ini.” 41 Setelah mengatakan itu, dia membubarkan orang-orang.
20 Setelah kerusuhan itu reda, Paulus memanggil murid-murid dan menguatkan mereka, lalu pamit dan memulai perjalanannya ke Makedonia. 2 Setelah pergi lewat daerah-daerah itu dan menyampaikan kata-kata yang menguatkan murid-murid di sana, dia tiba di Yunani. 3 Dia tinggal di sana selama tiga bulan. Tapi dia mendengar rencana jahat orang Yahudi+ terhadapnya ketika dia akan berlayar ke Siria, maka dia memutuskan untuk kembali melalui Makedonia. 4 Dia ditemani Sopater anak Pirus dari Berea, Aristarkhus+ dan Sekundus orang-orang Tesalonika, Gayus dari Derbe, Timotius,+ serta Tikhikus+ dan Trofimus+ dari Provinsi Asia. 5 Orang-orang ini pergi lebih dulu dan menunggu kami di Troas. 6 Tapi kami berlayar dari Filipi sesudah Perayaan Roti Tanpa Ragi,+ dan setelah lima hari, kami datang kepada mereka di Troas, lalu tinggal di sana selama tujuh hari.
7 Pada hari pertama minggu itu, ketika kami berkumpul untuk makan bersama, Paulus mulai berbicara kepada mereka, karena besoknya dia akan berangkat. Dia terus berbicara sampai tengah malam. 8 Di ruang atas tempat kami berkumpul, ada cukup banyak lampu. 9 Seorang pemuda bernama Eutikhus duduk di jendela, dan sementara Paulus masih berbicara, dia tertidur nyenyak sehingga jatuh dari lantai tiga dan sudah mati ketika diangkat. 10 Tapi Paulus turun, berbaring di atas anak muda itu dan memeluknya,+ lalu berkata, ”Jangan khawatir lagi. Dia hidup.”*+ 11 Setelah itu Paulus naik lagi, memulai acara makan itu,* kemudian makan. Dia berbicara lagi cukup lama sampai pagi, lalu dia berangkat. 12 Maka mereka membawa pulang anak itu dalam keadaan hidup dan merasa begitu terhibur.
13 Lalu kami lebih dulu naik ke kapal dan berlayar ke Asos, karena Paulus ingin berjalan kaki ke sana. Sesuai dengan petunjuknya, kami akan menjemput Paulus di sana untuk naik kapal. 14 Maka ketika dia menemui kami di Asos, kami membawanya naik kapal dan pergi ke Mitilene. 15 Besoknya, kami berlayar dari sana dan sampai di seberang Pulau Khios. Besoknya lagi, kami berlabuh sebentar di Samos, dan hari berikutnya, kami sampai di Miletus. 16 Paulus memutuskan untuk berlayar tanpa berhenti di Efesus,+ agar waktunya tidak habis di Provinsi Asia. Dia buru-buru supaya kalau bisa, dia tiba di Yerusalem+ pada hari Perayaan Pentakosta.
17 Meski begitu, dari Miletus dia mengirim pesan ke Efesus dan memanggil para penatua sidang jemaat itu. 18 Ketika mereka datang, dia berkata, ”Kalian tahu betul seperti apa hidupku di antara kalian sejak hari pertama aku melangkah ke Provinsi Asia.+ 19 Aku bekerja sebagai budak Tuhan* dengan penuh kerendahan hati,+ air mata, dan cobaan yang menimpaku karena rencana jahat orang Yahudi. 20 Aku tidak menahan diri untuk memberi tahu kalian semua hal yang bermanfaat bagi kalian,* atau untuk mengajar kalian di depan umum+ dan dari rumah ke rumah.+ 21 Aku bersaksi dengan saksama kepada orang Yahudi dan orang Yunani tentang pertobatan+ kepada Allah dan iman kepada Tuan kita Yesus.+ 22 Sekarang perhatikanlah, karena dorongan* kuasa kudus,* aku pergi menuju Yerusalem, walaupun aku tidak tahu apa yang akan kualami di sana. 23 Aku hanya tahu kesaksian yang diberikan kepadaku dari kota ke kota melalui kuasa kudus,* bahwa penjara dan kesengsaraan sedang menunggu aku.+ 24 Meski begitu, aku tidak menganggap nyawaku penting bagiku.* Yang penting, aku bisa berlari sampai garis finis+ dan menyelesaikan tugas pelayananku dari Tuan Yesus, yaitu bersaksi dengan saksama tentang kabar baik mengenai kebaikan hati Allah yang luar biasa.*
25 ”Begini, aku tahu bahwa tidak satu pun dari kalian yang mendapat berita Kerajaan dariku akan pernah melihat mukaku lagi. 26 Jadi pada hari ini, aku memanggil kalian untuk menjadi saksi bahwa aku bersih dari darah semua orang,*+ 27 karena aku tidak menahan diri untuk memberi tahu kalian seluruh kehendak Allah.+ 28 Perhatikanlah diri kalian sendiri+ dan seluruh kawanan itu, karena kalian telah dilantik dengan kuasa kudus* sebagai pengawas mereka,+ untuk menggembalakan sidang jemaat Allah,+ yang Dia beli dengan darah Putra-Nya sendiri.+ 29 Aku tahu bahwa setelah kepergianku, serigala-serigala buas akan masuk di antara kalian.+ Mereka tidak akan memperlakukan kawanan dengan lembut. 30 Selain itu, dari antara kalian akan ada yang menyampaikan ajaran sesat untuk membuat murid-murid menyimpang kepada mereka.+
31 ”Jadi tetaplah sadar, dan ingatlah bahwa siang malam selama tiga tahun,+ aku tak henti-hentinya menasihati kalian masing-masing sambil meneteskan air mata. 32 Sekarang, kalian kupercayakan kepada Allah dan kepada firman tentang kebaikan hati-Nya yang luar biasa,* yaitu firman yang bisa membuat kalian kuat dan mendapat warisan bersama semua orang suci.+ 33 Aku tidak pernah mengharapkan perak, emas, atau baju siapa pun.+ 34 Kalian sendiri tahu bahwa tanganku inilah yang menyediakan kebutuhanku+ dan kebutuhan orang-orang yang bersamaku. 35 Dalam segala hal, aku sudah menunjukkan kepada kalian bahwa dengan bekerja keras seperti ini,+ kalian harus membantu orang yang lemah dan harus mengingat kata-kata Tuan Yesus sendiri, yaitu, ’Lebih bahagia memberi+ daripada menerima.’”
36 Setelah mengatakan hal itu, dia berlutut bersama mereka dan berdoa. 37 Mereka semua menangis tersedu-sedu sambil memeluk Paulus* dan mencium dia. 38 Hati mereka pedih, terutama karena dia berkata bahwa mereka tidak akan melihat mukanya lagi.+ Kemudian mereka mengantar dia ke kapal.
21 Setelah dengan berat hati berpisah dari mereka, kami berlayar langsung ke Kos, besoknya ke Rodes, lalu ke Patara. 2 Ketika menemukan kapal yang akan menyeberang ke Fenisia, kami naik kapal itu dan berlayar. 3 Setelah Pulau Siprus terlihat di sebelah kiri, kami melewatinya, terus berlayar ke Siria, dan berlabuh di Tirus, di tempat kapal itu akan menurunkan muatan. 4 Kami mencari dan menemukan murid-murid, lalu tinggal di sana selama tujuh hari. Tapi dengan bimbingan kuasa kudus,* mereka berulang-ulang memberi tahu Paulus untuk tidak menginjakkan kaki di Yerusalem.+ 5 Maka ketika sudah waktunya, kami berangkat dan memulai perjalanan kami, tapi mereka semua, bersama wanita dan anak-anak, mengantar kami sampai ke luar kota. Lalu sambil berlutut di pantai, kami berdoa 6 dan saling berpamitan. Kemudian kami naik kapal, sedangkan mereka pulang.
7 Setelah berlayar dari Tirus, kami akhirnya tiba di Ptolemais, dan kami memberi salam kepada saudara-saudara dan tinggal selama sehari bersama mereka. 8 Besoknya kami berangkat lagi dan tiba di Kaisarea, dan di sana, kami masuk ke rumah Filipus penginjil itu, yang termasuk di antara ketujuh orang itu,+ dan kami tinggal bersamanya. 9 Dia memiliki empat anak perempuan yang belum menikah,* yang bisa bernubuat.+ 10 Setelah cukup lama kami tinggal di sana, seorang nabi bernama Agabus+ datang dari Yudea. 11 Dia datang kepada kami dan mengambil ikat pinggang Paulus, lalu mengikat kaki dan tangannya sendiri dan berkata, ”Inilah yang dikatakan melalui kuasa kudus:* ’Pemilik ikat pinggang ini akan diikat seperti ini oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem,+ dan dia akan diserahkan ke tangan orang-orang dari bangsa lain.’”+ 12 Mendengar itu, kami dan orang-orang yang ada di sana memohon agar Paulus tidak pergi ke Yerusalem. 13 Lalu Paulus berkata, ”Kenapa kalian menangis dan berusaha melemahkan tekadku?* Percayalah, jangankan diikat, mati di Yerusalem pun aku siap demi nama Tuan Yesus.”+ 14 Karena dia tidak bisa dibujuk, kami tidak memaksa lagi, dan kami berkata, ”Semoga kehendak Yehuwa* terjadi.”
15 Setelah beberapa waktu di sana, kami mempersiapkan perjalanan dan berangkat ke Yerusalem. 16 Beberapa murid dari Kaisarea juga ikut, dan mereka mengantar kami kepada Mnason yang berasal dari Siprus, yang sudah lama menjadi murid, karena kami akan menumpang di rumahnya. 17 Saat kami tiba di Yerusalem, saudara-saudara menyambut kami dengan senang hati. 18 Besoknya, Paulus pergi bersama kami menemui Yakobus,+ dan semua penatua ada di sana. 19 Paulus memberi salam kepada mereka dan mulai menceritakan dengan terperinci hal-hal yang Allah lakukan di antara bangsa-bangsa melalui pelayanannya.
20 Mendengar itu, mereka mulai memuliakan Allah dan berkata kepada Paulus, ”Kamu lihat, saudaraku, sudah ribuan orang Yahudi menjadi percaya, dan semuanya bersemangat menjalankan Taurat.+ 21 Tapi, mereka mendengar kabar bahwa kamu mengajar semua orang Yahudi di antara bangsa lain untuk meninggalkan* Hukum Musa, bahwa kamu melarang mereka menyunat anak-anak mereka atau mengikuti adat istiadat.+ 22 Jadi, sekarang bagaimana? Mereka pasti akan mendengar bahwa kamu sudah tiba. 23 Maka, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di sini ada empat orang yang sudah berikrar.* 24 Bawalah mereka bersamamu, jalani upacara menyucikan diri bersama mereka, dan bayar semua pengeluaran mereka, supaya mereka bisa mencukur rambut kepala mereka.* Lalu, semua orang akan tahu bahwa kabar yang mereka dengar tentang kamu itu tidak benar, karena kamu bertingkah laku baik dan menjalankan Taurat.+ 25 Untuk orang-orang dari bangsa lain yang menjadi percaya, kami sudah mengirim surat tentang keputusan kami, bahwa mereka harus menjauh dari apa yang dipersembahkan kepada berhala,+ juga dari darah,+ dari daging binatang yang dicekik,*+ dan dari perbuatan cabul.”*+
26 Maka besoknya, Paulus membawa keempat orang itu dan menjalani upacara menyucikan diri bersama mereka.+ Dia masuk ke bait untuk memberi tahu kapan hari-hari upacara itu akan selesai, supaya pada hari itu, imam bisa mempersembahkan korban untuk mereka masing-masing.
27 Ketika tujuh hari upacara itu hampir selesai, orang-orang Yahudi dari Provinsi Asia melihat dia di bait. Mereka langsung menghasut semua orang yang berkumpul dan menangkap dia. 28 Mereka berteriak, ”Orang-orang Israel, bantulah kami! Inilah orang yang mengajar semua orang di mana-mana untuk melawan bangsa kita, Taurat kita, dan tempat ini. Bahkan, dia membawa orang-orang Yunani ke dalam bait dan mencemari tempat kudus ini.”+ 29 Mereka menyangka bahwa Paulus membawa Trofimus+ orang Efesus ke dalam bait, karena sebelumnya mereka melihat orang itu bersama Paulus di kota. 30 Seluruh kota itu menjadi rusuh, dan orang-orang beramai-ramai menangkap Paulus. Mereka menyeretnya ke luar bait dan langsung menutup pintu-pintunya. 31 Saat mereka berusaha membunuh dia, seorang komandan pasukan mendapat laporan bahwa seluruh Yerusalem kacau, 32 maka dia segera membawa para prajurit dan perwiranya dan berlari ke sana. Begitu melihat komandan militer dan para prajurit itu, orang-orang berhenti memukuli Paulus.
33 Kemudian, komandan itu mendekat dan menyuruh agar dia ditangkap dan diikat dengan dua rantai,+ lalu menanyakan siapa dia dan apa yang telah dia lakukan. 34 Tapi ada yang mulai berteriak begini, dan yang lainnya berteriak begitu. Karena keadaannya kacau, dia tidak bisa tahu pasti. Maka dia menyuruh agar Paulus dibawa ke markas prajurit. 35 Tapi sewaktu sampai di tangga, Paulus harus diangkat oleh para prajurit karena orang-orang mengamuk. 36 Orang-orang terus mengikuti mereka sambil berteriak, ”Bunuh dia!”
37 Ketika akan digiring ke dalam markas, Paulus berkata kepada komandan itu, ”Boleh saya bicara?” Dia menjawab, ”Apakah kamu bisa bahasa Yunani? 38 Bukankah kamu orang Mesir yang baru-baru ini menyulut pemberontakan dan memimpin 4.000 orang bersenjatakan belati keluar ke padang belantara?” 39 Paulus menjawab, ”Saya sebenarnya orang Yahudi,+ dari Tarsus+ di Kilikia, warga dari kota penting. Jadi saya mohon, izinkan saya berbicara kepada orang-orang ini.” 40 Setelah diizinkan, Paulus memberi isyarat sambil berdiri di tangga. Setelah semuanya diam, dia berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani,+
22 ”Saudara-saudara dan bapak-bapak, dengarkanlah pembelaan saya.”+ 2 Ketika mendengar dia berbicara dalam bahasa Ibrani, mereka semakin diam, dan dia berkata, 3 ”Saya adalah orang Yahudi,+ lahir di Tarsus di Kilikia,+ tapi dididik di kota ini oleh Gamaliel.+ Saya diajar sesuai dengan kerasnya Taurat leluhur kita,+ dan saya bersemangat untuk Allah seperti kalian semua pada hari ini.+ 4 Dulu, saya menganiaya pengikut Jalan Tuan sampai membunuh mereka. Saya mengikat dan memenjarakan pria maupun wanita.+ 5 Imam besar dan semua pemimpin bisa bersaksi tentang itu. Dari mereka, saya juga mendapatkan surat-surat untuk saudara-saudara kita di Damaskus, dan saya sedang dalam perjalanan untuk mengikat dan membawa orang-orang yang ada di sana ke Yerusalem untuk dihukum.
6 ”Tapi di perjalanan, saat saya hampir sampai di Damaskus, sekitar tengah hari, ada cahaya dari langit yang tiba-tiba memancar ke sekeliling saya,+ 7 lalu saya jatuh dan mendengar suatu suara mengatakan, ’Saul, Saul, kenapa kamu menganiaya aku?’ 8 Saya menjawab, ’Tuan siapa?’ Dia berkata, ’Aku Yesus orang Nazaret, yang kamu aniaya.’ 9 Orang-orang yang bersama saya juga melihat cahaya itu, tapi tidak mendengar suara yang berbicara kepada saya. 10 Lalu saya bertanya, ’Apa yang harus saya lakukan, Tuan?’ Tuan menjawab, ’Berdirilah, masuklah ke Damaskus, dan di sana kamu akan diberi tahu tentang semua yang sudah ditetapkan untuk kamu lakukan.’+ 11 Tapi, saya tidak bisa melihat apa pun karena cahaya itu begitu terang. Jadi, saya tiba di Damaskus dengan dituntun oleh orang-orang yang bersama saya.
12 ”Kemudian, seseorang bernama Ananias, orang yang saleh menurut Taurat, yang dilaporkan baik oleh semua orang Yahudi yang tinggal di sana, 13 datang kepada saya. Dia berdiri di dekat saya dan berkata, ’Saul saudaraku, sembuhlah!’ Saat itu juga, penglihatan saya pulih dan saya melihat dia.+ 14 Dia berkata, ’Allah leluhur kita sudah memilih kamu untuk mengetahui kehendak-Nya,+ untuk melihat orang benar itu dan mendengar suaranya, 15 karena kamu akan bersaksi baginya kepada semua orang tentang hal-hal yang kamu lihat dan dengar.+ 16 Jadi, tunggu apa lagi? Dibaptislah, bersihkan dirimu dari dosa-dosamu+ dengan berseru kepada namanya.’+
17 ”Tapi, ketika saya sudah kembali ke Yerusalem+ dan sedang berdoa di bait, saya mendapat penglihatan. 18 Saya melihat Tuan berkata, ’Cepatlah keluar dari Yerusalem, karena mereka tidak akan menerima kesaksianmu tentang aku.’+ 19 Lalu saya berkata, ’Tuan, mereka tahu betul bahwa dulu, saya pergi dari rumah ibadah* ke rumah ibadah untuk memenjarakan dan memukuli orang-orang yang percaya kepadamu.+ 20 Saya juga setuju ketika darah Stefanus saksimu ditumpahkan, dan saya berdiri di dekat situ untuk menjaga baju luar para pembunuhnya.’+ 21 Tapi Tuan berkata, ’Pergilah, karena aku akan mengutusmu kepada bangsa-bangsa yang jauh.’”+
22 Mereka terus mendengarkan dia sampai dia mengatakan itu, kemudian mereka berteriak, ”Singkirkan orang seperti ini dari bumi! Dia tidak pantas hidup!” 23 Karena mereka berteriak-teriak, melempar baju luar mereka, dan menghamburkan debu ke udara,+ 24 komandan itu menyuruh agar Paulus dibawa ke dalam markas prajurit dan ditanyai sambil dicambuk, supaya komandan itu tahu persis kenapa mereka berteriak menentang dia seperti itu. 25 Tapi ketika direntangkan untuk dicambuk, Paulus berkata kepada perwira yang berdiri di situ, ”Apakah kalian boleh mencambuk orang Romawi* yang belum diadili?”*+ 26 Begitu mendengarnya, perwira itu melapor kepada komandan, ”Apa yang akan Bapak lakukan? Orang ini warga negara Romawi.” 27 Maka komandan itu mendekat dan mengatakan kepada Paulus, ”Apakah kamu warga negara Romawi?” Dia menjawab, ”Ya.” 28 Komandan itu berkata lagi, ”Saya membayar mahal untuk mendapatkan hak-hak sebagai warga negara.” Paulus berkata, ”Saya memilikinya sejak lahir.”+
29 Saat itu juga, para prajurit yang sudah hampir memeriksa dia mundur darinya, dan komandan itu menjadi takut setelah sadar bahwa Paulus, yang sudah dia ikat dengan rantai, adalah orang Romawi.+
30 Maka besoknya, karena ingin tahu pasti kenapa Paulus dituduh oleh orang-orang Yahudi, dia melepaskan Paulus dan menyuruh para imam kepala dan seluruh anggota Sanhedrin berkumpul. Lalu dia membawa Paulus ke hadapan mereka.+
23 Sambil menatap para anggota Sanhedrin, Paulus mengatakan, ”Saudara-saudara, di hadapan Allah, saya bertingkah laku dengan hati nurani yang benar-benar bersih+ sampai hari ini.” 2 Mendengar itu, Imam Besar Ananias menyuruh orang-orang yang berdiri di dekatnya untuk memukul mulutnya. 3 Lalu Paulus berkata kepadanya, ”Kamu seperti tembok yang dicat putih.* Allah akan memukul kamu. Apakah kamu duduk untuk mengadili saya menurut hukum Taurat, dan pada saat yang sama melanggar hukum itu dengan menyuruh agar saya dipukul?” 4 Orang-orang yang berdiri di dekatnya berkata, ”Apakah kamu menghina imam besar Allah?” 5 Lalu Paulus berkata, ”Saudara-saudara, saya tidak tahu bahwa dia imam besar. Ada tertulis, ’Jangan menghina pemimpin bangsa kalian.’”+
6 Paulus tahu bahwa sebagian anggota Sanhedrin adalah orang Saduki, sedangkan sebagian lagi orang Farisi. Karena itu dia berkata, ”Saudara-saudara, saya adalah orang Farisi,+ keturunan orang Farisi. Saya sekarang diadili karena harapan kebangkitan orang mati.” 7 Karena kata-katanya itu, orang Farisi dan orang Saduki mulai berselisih, dan orang-orang menjadi terbagi. 8 Orang Saduki berkata bahwa tidak ada kebangkitan atau malaikat atau makhluk roh, sedangkan orang Farisi menerima* semua itu.+ 9 Maka terjadilah keributan besar, dan beberapa ahli Taurat* dari sekte Farisi berdiri dan mulai berkata dengan sengit, ”Kami tidak menemukan kesalahan apa pun pada orang ini. Mungkin ada makhluk roh atau malaikat yang berbicara kepadanya.”+ 10 Karena perselisihan semakin besar, komandan itu takut kalau Paulus akan dicabik-cabik, maka dia menyuruh para prajuritnya turun untuk menarik Paulus dari antara mereka dan membawanya ke markas prajurit.
11 Tapi malam berikutnya, Tuan datang kepada Paulus dan berkata, ”Tetaplah berani!+ Kamu harus bersaksi di Roma, sama seperti kamu bersaksi dengan saksama tentang aku di Yerusalem.”+
12 Paginya, orang-orang Yahudi berkomplot dan bersumpah* bahwa mereka tidak akan makan atau minum sampai mereka membunuh Paulus. 13 Ada lebih dari 40 orang yang berkomplot untuk bersumpah seperti itu. 14 Mereka pergi kepada para imam kepala dan para pemimpin, lalu berkata, ”Kami sudah dengan sungguh-sungguh bersumpah untuk tidak makan apa pun sampai kami membunuh Paulus. 15 Jadi sekarang, kalian dan para anggota Sanhedrin perlu meminta komandan itu membawanya kepada kalian, seolah-olah kalian mau memeriksa kasusnya dengan lebih teliti. Tapi nanti sebelum dia sampai, kami sudah siap membunuh dia.”
16 Tapi, putra dari saudara perempuan Paulus mendengar rencana penyergapan itu, dan dia masuk ke markas prajurit dan melaporkannya kepada Paulus. 17 Lalu Paulus memanggil salah satu perwira dan berkata, ”Bawalah anak ini kepada komandan, karena dia mau melaporkan sesuatu.” 18 Maka perwira itu membawanya kepada komandan dan mengatakan, ”Tahanan bernama Paulus memanggil saya dan meminta saya membawa anak ini kepada Bapak, karena dia mau menyampaikan sesuatu.” 19 Komandan itu memegang tangan anak itu dan membawanya menjauh, lalu bertanya, ”Apa yang mau kamu laporkan?” 20 Dia berkata, ”Orang-orang Yahudi sepakat untuk meminta Bapak membawa Paulus ke Sanhedrin besok, seolah-olah mereka ingin tahu lebih banyak tentang kasusnya.+ 21 Tapi janganlah turuti mereka, karena lebih dari 40 orang sudah menunggu untuk menyergap dia, dan mereka sudah bersumpah untuk tidak makan atau minum sampai mereka membunuh dia.+ Sekarang mereka sudah siap dan sedang menunggu janji Bapak.” 22 Lalu komandan itu menyuruh dia pergi setelah memberinya perintah, ”Jangan beri tahu siapa pun bahwa kamu melaporkan ini.”
23 Kemudian, dia memanggil dua perwira dan mengatakan, ”Siapkan 200 prajurit untuk pergi ke Kaisarea, juga 70 prajurit berkuda dan 200 prajurit bersenjatakan tombak, pada jam sembilan* malam ini. 24 Sediakan juga kuda-kuda untuk Paulus, untuk mengantarkan dia dengan selamat kepada Gubernur Feliks.” 25 Lalu, komandan itu menulis surat yang isinya,
26 ”Dari Klaudius Lisias, kepada Yang Mulia Gubernur Feliks: Salam! 27 Orang ini ditangkap oleh orang-orang Yahudi dan nyaris mereka bunuh, tapi saya cepat-cepat datang bersama para prajurit saya dan menyelamatkan dia,+ karena saya dengar dia orang Romawi.+ 28 Untuk mencari tahu tuduhan mereka terhadapnya, saya membawanya kepada Sanhedrin mereka.+ 29 Saya lihat tuduhannya berkaitan dengan persoalan hukum Taurat mereka,+ dan bukan sesuatu yang membuatnya pantas mati atau dipenjarakan. 30 Tapi karena saya diberi tahu tentang rencana jahat terhadap orang ini,+ saya langsung mengutus dia kepada Bapak, dan menyuruh para penuduhnya menuduh dia di hadapan Bapak.”
31 Maka para prajurit itu mengambil Paulus,+ sesuai dengan perintah itu, dan membawanya ke Antipatris pada malam itu. 32 Besoknya, mereka membiarkan pasukan berkuda meneruskan perjalanan bersamanya, sedangkan mereka kembali ke markas. 33 Pasukan berkuda masuk ke Kaisarea dan menyerahkan surat itu kepada Gubernur, dan mereka membawa Paulus menghadap dia. 34 Maka, dia membacanya dan bertanya dari provinsi mana Paulus berasal. Dia pun tahu bahwa Paulus dari Kilikia.+ 35 ”Saya akan memeriksa kasusmu baik-baik,” kata gubernur itu, ”setelah para penuduhmu datang.”+ Lalu dia menyuruh agar Paulus ditahan di istana Herodes.
24 Lima hari kemudian, Imam Besar Ananias+ datang bersama beberapa pemimpin Yahudi dan seorang pengacara bernama Tertulus, lalu mereka menyampaikan tuduhan mereka terhadap Paulus kepada Gubernur.+ 2 Ketika dipanggil, Tertulus mulai menuduh dia dengan berkata,
”Bapak memberi kami kedamaian besar, dan ada banyak perubahan yang terjadi di bangsa ini berkat rencana-rencana Bapak. 3 Kami selalu mengakui hal ini di mana pun kami berada, Yang Mulia Feliks, dengan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. 4 Sekarang, supaya saya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu Bapak, saya mohon Bapak berkenan mendengarkan kami sebentar saja. 5 Kami melihat bahwa orang ini tukang cari masalah.*+ Dia menghasut+ orang Yahudi di seluruh dunia, dan dialah ujung tombak sekte orang Nazaret.+ 6 Dia juga mencoba mencemari bait, maka kami menangkapnya.+ 7* —— 8 Ketika Bapak sendiri memeriksa dia, Bapak akan lihat bahwa semua tuduhan kami benar.”
9 Mendengar itu, orang-orang Yahudi ikut menyerang dia dan membenarkan tuduhan-tuduhan itu. 10 Saat gubernur itu mengangguk supaya Paulus berbicara, Paulus berkata,
”Karena tahu bahwa Bapak sudah menjadi hakim bangsa ini selama bertahun-tahun, saya senang menyampaikan pembelaan saya.+ 11 Seperti yang bisa Bapak pastikan, tidak sampai 12 hari yang lalu, saya pergi beribadah di Yerusalem,+ 12 dan mereka tidak pernah melihat saya berdebat dengan siapa pun di bait atau memicu kerusuhan, baik di rumah-rumah ibadah* maupun di tempat lain di kota. 13 Mereka tidak bisa membuktikan kepada Bapak bahwa tuduhan mereka terhadap saya ini benar. 14 Tapi, saya mengakui kepada Bapak bahwa sesuai dengan jalan hidup yang mereka sebut ’sekte’, saya melakukan pelayanan suci bagi Allah leluhur saya,+ karena saya percaya pada semua hal yang ada dalam Taurat dan Tulisan Para Nabi.+ 15 Saya juga memiliki harapan kepada Allah, seperti yang dimiliki orang-orang ini, bahwa akan ada kebangkitan+ bagi orang-orang yang benar maupun yang tidak benar.+ 16 Karena itu, saya selalu berusaha agar hati nurani saya tetap bersih* di hadapan Allah dan manusia.+ 17 Bertahun-tahun setelah itu, saya datang untuk membawa sumbangan*+ kepada bangsa saya dan untuk memberikan persembahan. 18 Ketika saya sedang mengurus hal-hal itu, mereka melihat saya menjalani upacara menyucikan diri di bait,+ tapi tanpa keramaian ataupun keributan. Di sana, ada beberapa orang Yahudi dari Provinsi Asia 19 yang seharusnya sekarang ada di hadapan Bapak untuk menuduh saya, kalau mereka memang punya masalah dengan saya.+ 20 Atau, biarkan orang-orang di sini mengatakan sendiri kesalahan apa yang mereka temukan waktu itu, pada waktu saya dibawa ke hadapan Sanhedrin. 21 Mereka hanya bisa menuduh saya karena satu hal ini, yaitu ketika saya berdiri di hadapan mereka, saya berkata, ’Hari ini saya diadili di hadapan kalian karena harapan kebangkitan orang mati!’”+
22 Tapi Feliks, yang tahu banyak tentang Jalan Tuan,+ menunda persidangan itu dan berkata, ”Setelah Komandan Lisias datang, saya akan membuat keputusan dalam kasus kalian.” 23 Lalu, dia memberi perintah kepada perwira agar Paulus tetap ditahan tapi diberi sedikit kebebasan, dan agar teman-temannya diizinkan untuk mengurus kebutuhannya.
24 Beberapa hari kemudian, Feliks datang bersama Drusila istrinya, yang adalah seorang Yahudi, lalu dia memanggil Paulus dan mendengarkan Paulus berbicara tentang kepercayaan kepada Kristus Yesus.+ 25 Tapi saat Paulus berbicara tentang tingkah laku yang benar, pengendalian diri, dan penghakiman yang akan datang,+ Feliks menjadi takut dan mengatakan, ”Sekarang kamu pergi dulu. Saya akan panggil kamu lagi kalau ada kesempatan.” 26 Pada saat yang sama, dia berharap agar Paulus memberinya uang. Karena itu, dia semakin sering memanggil Paulus dan berbicara dengannya. 27 Setelah dua tahun, Feliks digantikan oleh Porkius Festus, dan karena Feliks ingin disukai oleh orang Yahudi,+ dia membiarkan Paulus ditahan.
25 Maka, tiga hari setelah Festus+ tiba di provinsi itu dan mulai berkuasa, dia pergi dari Kaisarea ke Yerusalem. 2 Lalu, para imam kepala dan orang-orang Yahudi yang terkemuka memberi tahu dia tentang Paulus.+ Mereka mulai memohon kepada Festus 3 untuk mempertimbangkan permintaan mereka dan mengirim Paulus ke Yerusalem. Sebenarnya, mereka berencana untuk menyergap Paulus dan membunuhnya di jalan.+ 4 Tapi, Festus menjawab bahwa Paulus akan tetap di Kaisarea, dan bahwa dia sendiri sebentar lagi akan kembali ke sana. 5 ”Sebaiknya para pemimpin kalian,” katanya, ”ikut dengan saya dan menuduhnya kalau dia memang sudah berbuat salah.”+
6 Maka, setelah tinggal di antara mereka selama kira-kira delapan atau sepuluh hari, Festus kembali ke Kaisarea, dan besoknya, dia duduk di kursi penghakiman dan menyuruh agar Paulus dibawa masuk. 7 Ketika Paulus masuk, orang-orang Yahudi yang datang dari Yerusalem berdiri di sekelilingnya. Mereka menuduhnya melakukan banyak kesalahan serius yang tidak bisa mereka buktikan.+
8 Tapi Paulus membuat pembelaan dengan berkata, ”Saya tidak bersalah terhadap Hukum orang Yahudi, terhadap bait, ataupun terhadap Kaisar.”+ 9 Karena ingin disukai oleh orang Yahudi,+ Festus bertanya kepada Paulus, ”Apakah kamu mau pergi ke Yerusalem dan diadili di hadapan saya di sana untuk kasus ini?” 10 Tapi Paulus menjawab, ”Saya sedang berdiri di hadapan kursi penghakiman Kaisar, dan di sinilah saya seharusnya diadili. Saya tidak bersalah terhadap orang Yahudi, dan Bapak tahu benar tentang itu. 11 Kalau saya memang berbuat salah sehingga pantas mati,+ saya tidak memohon agar dilepaskan dari kematian. Tapi, kalau semua tuduhan mereka terhadap saya tidak berdasar, tidak seorang pun berhak menyerahkan saya kepada mereka hanya karena mereka memintanya. Saya naik banding kepada Kaisar!”+ 12 Maka setelah berbicara dengan para penasihat, Festus menjawab, ”Kamu naik banding kepada Kaisar, maka kamu akan pergi kepada Kaisar.”
13 Beberapa hari kemudian, Raja Agripa dan Bernike tiba di Kaisarea untuk mengadakan kunjungan kehormatan kepada Festus. 14 Karena mereka berada di sana selama beberapa hari, Festus menceritakan kasus Paulus kepada Raja. Dia berkata,
”Ada tahanan yang ditinggalkan Feliks. 15 Sewaktu saya ada di Yerusalem, para imam kepala dan para pemimpin Yahudi memberi tahu saya tentang dia.+ Mereka meminta agar dia dijatuhi hukuman. 16 Tapi, saya menjawab bahwa menurut kebiasaan Romawi, seseorang tidak akan diserahkan begitu saja atas permintaan orang lain, sebelum dia berhadapan langsung dengan para penuduhnya dan diberi kesempatan untuk membuat pembelaan.+ 17 Jadi ketika mereka datang, besoknya saya langsung duduk di kursi penghakiman dan menyuruh agar orang itu dibawa masuk. 18 Ketika para penuduhnya berdiri, tuduhan terhadapnya bukanlah kejahatan seperti yang saya kira.+ 19 Mereka hanya berselisih tentang ibadah kepada dewa* mereka sendiri+ dan tentang seseorang bernama Yesus, yang sudah mati tapi selalu dikatakan hidup oleh Paulus.+ 20 Karena bingung caranya menangani perselisihan ini, saya bertanya apakah dia mau pergi ke Yerusalem dan diadili di sana dalam kasus ini.+ 21 Tapi, karena Paulus meminta agar dia tetap ditahan sampai ada keputusan dari Yang Agung,*+ saya menyuruh agar dia ditahan sampai saya mengirimnya kepada Kaisar.”
22 Lalu Agripa mengatakan kepada Festus, ”Saya ingin mendengar dari dia.”+ Festus menjawab, ”Besok Tuan akan mendengarkan dia.” 23 Maka besoknya, Agripa dan Bernike datang sambil memamerkan kemuliaan mereka, dan mereka masuk ke ruang pengadilan bersama para komandan dan orang-orang terhormat di kota itu. Lalu setelah Festus memberi perintah, Paulus dibawa masuk. 24 Kemudian Festus berkata, ”Raja Agripa dan hadirin sekalian, lihatlah orang ini, yang tentangnya semua orang Yahudi mengajukan permohonan kepada saya, baik di Yerusalem maupun di sini, dengan berteriak-teriak bahwa dia tidak boleh dibiarkan hidup.+ 25 Tapi yang saya pahami, dia tidak melakukan apa pun yang membuatnya pantas mati.+ Jadi ketika dia sendiri naik banding kepada Yang Agung, saya memutuskan untuk mengirim dia. 26 Tapi, tidak ada keterangan pasti yang bisa saya tulis tentang dia untuk Kaisar.* Maka saya membawa dia ke hadapan kalian semua, dan khususnya ke hadapanmu, Raja Agripa, supaya setelah pemeriksaan di persidangan ini, saya bisa menulis sesuatu tentang dia. 27 Tidak mungkin saya mengirim tahanan tanpa menyebutkan tuduhan-tuduhan terhadapnya.”
26 Agripa+ berkata kepada Paulus, ”Kamu diizinkan berbicara bagi dirimu sendiri.” Lalu Paulus mengangkat tangannya dan mulai membuat pembelaannya dengan berkata,
2 ”Raja Agripa, saya senang karena di hadapan Rajalah saya membuat pembelaan tentang semua tuduhan orang Yahudi terhadap saya,+ 3 terutama karena Raja ahli dalam hal kebiasaan dan persoalan orang-orang Yahudi. Jadi, saya mohon agar Raja sabar mendengarkan saya.
4 ”Sebenarnya, cara hidup saya sejak muda, di antara bangsa saya maupun di Yerusalem, diketahui oleh semua orang Yahudi+ 5 yang sudah lama mengenal saya. Kalau mereka mau, mereka bisa bersaksi bahwa dulu saya hidup sebagai orang Farisi,+ menurut sekte yang paling keras dalam agama kami.+ 6 Tapi sekarang, saya diadili karena mengharapkan janji yang Allah berikan kepada leluhur kami.+ 7 Janji ini sama dengan yang sedang diharapkan oleh ke-12 suku kami sehingga mereka sungguh-sungguh melakukan pelayanan suci bagi Allah* siang dan malam. Karena harapan inilah saya dituduh oleh orang Yahudi,+ ya Raja.
8 ”Kenapa kalian berpikir* bahwa Allah tidak mungkin membangkitkan orang mati? 9 Dulu, saya sendiri yakin bahwa saya harus berbuat sebisa-bisanya untuk menentang nama Yesus orang Nazaret. 10 Itulah yang saya lakukan di Yerusalem. Saya memenjarakan orang-orang suci+ setelah mendapat izin dari para imam kepala,+ dan saya mendukung keputusan untuk menghukum mati mereka. 11 Saya sering menindas mereka di semua rumah ibadah* untuk memaksa mereka meninggalkan iman. Dan karena sangat membenci mereka, saya bahkan menganiaya mereka sampai ke kota-kota lain.
12 ”Suatu hari, untuk tujuan itu, saya pergi ke Damaskus dengan izin dan tugas dari para imam kepala. 13 Di jalan, pada tengah hari, ya Raja, saya melihat suatu cahaya, yang lebih terang daripada matahari, memancar dari langit ke sekeliling saya dan orang-orang yang pergi bersama saya.+ 14 Kami semua terjatuh, dan saya mendengar suatu suara berkata kepada saya dalam bahasa Ibrani, ’Saul, Saul, kenapa kamu menganiaya aku? Dengan terus melawanku,* kamu menyakiti dirimu sendiri.’ 15 Tapi saya berkata, ’Tuan siapa?’ Tuan menjawab, ’Aku Yesus, yang kamu aniaya. 16 Berdirilah, aku menemui kamu untuk memilihmu sebagai hamba dan saksi, yang akan memberitakan hal-hal tentang diriku, baik yang sudah kamu lihat maupun yang akan aku tunjukkan.+ 17 Aku akan menyelamatkan kamu dari bangsa ini dan bangsa lain, karena aku mengutusmu kepada mereka+ 18 untuk membuka mata mereka,+ untuk membawa mereka keluar dari kegelapan+ ke dalam terang,+ dari kuasa Setan+ ke dalam kuasa Allah, supaya dengan beriman kepadaku, mereka mendapat pengampunan dosa+ dan warisan bersama orang-orang yang disucikan.’
19 ”Jadi, Raja Agripa, saya menaati penglihatan dari surga itu. 20 Pertama kepada orang-orang di Damaskus,+ lalu kepada orang-orang di Yerusalem+ dan di seluruh Yudea, dan setelah itu kepada bangsa-bangsa lain, saya memberitakan bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah dengan melakukan hal-hal yang membuktikan pertobatan mereka.+ 21 Karena itulah orang-orang Yahudi menangkap saya di bait dan berusaha membunuh saya.+ 22 Tapi karena saya sudah merasakan bantuan Allah, sampai hari ini saya terus bersaksi kepada orang kecil maupun orang besar. Saya hanya menyampaikan apa yang akan terjadi menurut Tulisan Para Nabi dan Tulisan Musa,+ 23 bahwa Kristus akan menderita+ dan menjadi yang pertama dibangkitkan dari antara orang mati,+ dan dia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan bangsa-bangsa lain.”+
24 Sementara Paulus mengatakan hal-hal ini dalam pembelaannya, Festus berteriak, ”Kamu sudah gila, Paulus! Terlalu banyak belajar membuatmu gila!” 25 Tapi Paulus berkata, ”Saya tidak gila, Yang Mulia Festus. Kata-kata saya ini benar dan keluar dari pikiran yang sehat. 26 Malah, saya leluasa berbicara kepada Raja, karena dia tahu betul tentang hal-hal ini. Saya yakin bahwa tidak satu pun dari hal-hal ini yang tidak dia ketahui, karena hal-hal ini tidak dilakukan di tempat yang tersembunyi.+ 27 Raja Agripa, apakah Raja percaya pada Tulisan Para Nabi? Saya tahu bahwa Raja percaya.” 28 Tapi Agripa mengatakan kepada Paulus, ”Sebentar lagi, kamu akan meyakinkan saya untuk menjadi orang Kristen.” 29 Maka Paulus berkata, ”Saya berharap kepada Allah agar cepat atau lambat, bukan hanya Raja, tapi juga semua yang mendengarkan saya hari ini akan menjadi seperti saya, tapi tidak dibelenggu seperti ini.”
30 Lalu Raja berdiri, begitu juga dengan Gubernur, Bernike, dan orang-orang yang duduk bersama mereka. 31 Sambil keluar, mereka berkata satu sama lain, ”Orang ini tidak melakukan apa pun yang membuatnya pantas mati atau dipenjarakan.”+ 32 Kemudian Agripa berkata kepada Festus, ”Sebenarnya dia bisa dilepaskan kalau dia tidak naik banding kepada Kaisar.”+
27 Lalu setelah diputuskan bahwa kami akan berlayar ke Italia,+ Paulus dan para tahanan lainnya diserahkan kepada Yulius, perwira dari pasukan Agustus. 2 Kami naik kapal yang akan berlayar dari Adramitium ke berbagai pelabuhan di pesisir Provinsi Asia. Aristarkhus,+ orang Makedonia dari Tesalonika, juga ikut. 3 Besoknya kami berlabuh di Sidon, dan Yulius memperlakukan Paulus dengan baik hati.* Dia mengizinkan Paulus untuk pergi kepada teman-temannya dan menerima bantuan mereka.
4 Dari sana, kami berlayar di dekat Siprus supaya kami terlindung dari angin yang bertiup dari arah yang berlawanan. 5 Setelah itu, kami mengarungi laut lepas di sepanjang Kilikia dan Pamfilia, lalu berlabuh di Mira yang ada di Likia. 6 Di sana, perwira itu menemukan kapal dari Aleksandria yang akan berlayar menuju Italia, dan dia menyuruh kami naik. 7 Setelah berlayar lambat selama berhari-hari, kami sampai di Knidus dengan susah payah. Karena angin bertiup dari arah yang berlawanan, kami berlayar di dekat Pulau Kreta, melewati Salmone, supaya terlindung. 8 Setelah berlayar dengan susah payah di dekat pesisir, kami sampai di sebuah tempat yang disebut Pelabuhan Indah, di dekat kota Lasea.
9 Setelah banyak waktu berlalu, keadaannya berbahaya untuk berlayar, dan waktu puasa untuk Hari Pendamaian+ juga sudah lewat. Maka Paulus memberi saran 10 kepada mereka, ”Saudara-saudara, saya lihat pelayaran ini akan menimbulkan kesusahan dan kerugian besar. Kita bisa kehilangan kapal ini dan muatannya, dan bahkan nyawa kita.” 11 Tapi, perwira itu lebih mendengarkan pengemudi dan pemilik kapal daripada Paulus. 12 Karena tidak cocok untuk melewati musim dingin di pelabuhan itu, kebanyakan orang menyarankan agar mereka berlayar dari sana, supaya kalau bisa, mereka melewati musim dingin di Feniks, sebuah pelabuhan di Pulau Kreta yang menghadap timur laut dan tenggara.
13 Ketika angin selatan berembus perlahan, mereka mengira bahwa mereka bisa sampai ke tujuan, maka mereka mengangkat jangkar dan mulai berlayar di pesisir Pulau Kreta. 14 Tapi tidak lama kemudian, angin badai yang disebut Euroakuilo* menerpa kapal itu. 15 Kapal itu terseret dan tidak bisa melawan angin kencang itu, sehingga kami membiarkannya bergerak mengikuti angin. 16 Setelah itu, kami berlayar di dekat pulau kecil yang namanya Kauda supaya terlindung, tapi tetap saja kami hampir kehilangan kendali atas sekoci di bagian belakang kapal. 17 Setelah sekoci itu dinaikkan ke kapal, mereka memperkuat kapal dengan mengikat bagian bawahnya. Lalu karena takut terdampar di Sirtis,* mereka menarik tali-tali layar, dan kapal bergerak mengikuti angin. 18 Karena badai itu terus mengempaskan kami ke sana kemari, mereka mulai meringankan kapal keesokan harinya. 19 Lalu pada hari ketiga, mereka membuang beberapa perlengkapan kapal dengan tangan mereka sendiri.
20 Akhirnya, karena tidak ada matahari ataupun bintang selama berhari-hari, dan suatu badai yang dahsyat menghantam kami, kami mulai kehilangan harapan untuk selamat. 21 Setelah lama mereka tidak makan, Paulus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, ”Saudara-saudara, seandainya kalian mengikuti saran saya dan tidak berlayar dari Pulau Kreta, kita tidak mengalami kesusahan dan kerugian ini.+ 22 Meski begitu, sekarang saya mohon agar kalian tabah, karena tidak satu pun dari kalian akan binasa. Hanya kapal ini yang akan binasa. 23 Tadi malam Allah yang saya sembah, yang bagi-Nya saya melakukan pelayanan suci, mengutus malaikat-Nya+ untuk berdiri di dekat saya 24 dan berkata, ’Jangan takut, Paulus. Kamu akan berdiri di hadapan Kaisar,+ dan demi kamu, Allah akan berbaik hati menyelamatkan semua orang yang berlayar bersamamu.’ 25 Jadi tabahlah, saudara-saudara, karena saya percaya bahwa Allah akan bertindak persis seperti yang dikatakan kepada saya itu. 26 Meski begitu, kita pasti akan terdampar di sebuah pulau.”+
27 Pada malam ke-14, kami masih terombang-ambing di Laut Adria, dan pada tengah malam, para awak kapal mulai merasa bahwa kapal sudah dekat dengan daratan. 28 Mereka mengukur kedalaman air, dan ternyata dalamnya 20 depa,* maka mereka maju sedikit dan mengukur lagi, dan ternyata dalamnya 15 depa.* 29 Karena takut kandas di batu karang, mereka membuang empat jangkar dari bagian belakang kapal dan berharap agar segera pagi. 30 Tapi, para awak kapal mulai berusaha melarikan diri dari kapal dan menurunkan sekoci ke laut, dengan berpura-pura menurunkan jangkar dari bagian depan kapal. 31 Karena itu, Paulus berkata kepada perwira dan para prajurit, ”Kalau mereka tidak tetap berada di kapal ini, kalian tidak bisa selamat.”+ 32 Lalu, para prajurit memotong tali-tali sekoci dan membiarkan sekoci itu jatuh.
33 Ketika hampir pagi, Paulus mengajak mereka semua makan. Dia berkata, ”Sudah 14 hari kalian menunggu-nunggu dengan cemas tanpa makan apa-apa. 34 Jadi, saya sarankan kalian makan. Ini demi keselamatan kalian sendiri. Kalian semua tidak akan kehilangan sehelai rambut pun dari kepala kalian.” 35 Setelah mengatakan itu, dia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di depan mereka semua, memecah-mecahkan roti itu, dan mulai makan. 36 Maka, mereka semua menjadi tabah dan mulai makan. 37 Di kapal itu, kami semua berjumlah 276 orang. 38 Setelah makan sampai kenyang, mereka membuang gandum ke laut supaya kapal menjadi lebih ringan.+
39 Saat mulai terang, mereka tidak bisa mengenali daratan itu,+ tapi mereka melihat sebuah teluk dan memutuskan untuk berlabuh di pantainya kalau bisa. 40 Maka, mereka memotong tali jangkar-jangkar dan membiarkannya tenggelam, dan melonggarkan tali-tali kemudi sepak. Lalu setelah menaikkan layar depan supaya terdorong angin, mereka mengarah ke pantai. 41 Tapi kapal itu menabrak timbunan pasir di bawah laut, dan kandas di sana. Bagian depannya tersangkut dan tidak bisa bergerak, sedangkan bagian belakangnya hancur berkeping-keping karena diterpa ombak.+ 42 Melihat itu, para prajurit memutuskan untuk membunuh para tahanan, supaya tidak ada yang berenang dan melarikan diri. 43 Tapi, perwira itu mencegah mereka melakukannya karena ingin menyelamatkan Paulus. Dia menyuruh agar orang-orang yang bisa berenang lompat ke laut dan berenang ke darat lebih dulu, 44 lalu yang lain akan menyusul dengan memakai papan ataupun puing kapal. Akhirnya, mereka semua sampai di darat dengan selamat.+
28 Setelah tiba dengan selamat, kami baru tahu bahwa pulau itu bernama Malta.+ 2 Penduduknya* sangat baik* kepada kami. Mereka menyalakan api dan menyambut kami semua karena hujan mulai turun dan udaranya dingin. 3 Ketika Paulus mengumpulkan potongan kayu dan menaruhnya di api itu, seekor ular berbisa keluar karena panasnya api dan menggigit tangan Paulus. 4 Sewaktu para penduduk melihat ular berbisa itu tergantung pada tangannya, mereka mulai berkata satu sama lain, ”Pasti orang ini pembunuh. Walaupun dia selamat dari laut, Keadilan* tidak membiarkannya tetap hidup.” 5 Tapi dia mengempaskan ular itu ke api dan tidak terluka. 6 Mereka pikir dia akan bengkak atau mendadak tewas. Tapi, setelah lama menunggu dan melihat bahwa dia baik-baik saja, mereka berubah pikiran dan mulai berkata bahwa dia adalah dewa.
7 Tanah di sekitar situ adalah milik Publius pemimpin pulau itu, dan dia menyambut kami dan menerima kami sebagai tamunya selama tiga hari. 8 Waktu itu, ayah Publius terbaring di tempat tidur karena demam dan disentri, lalu Paulus menemui dia dan berdoa, meletakkan tangan di atasnya, dan menyembuhkannya.+ 9 Setelah kejadian itu, orang-orang sakit di pulau itu juga berdatangan kepada Paulus dan disembuhkan.+ 10 Mereka juga memberi kami banyak hadiah untuk menunjukkan hormat, dan ketika kami akan berlayar, mereka membekali kami dengan semua kebutuhan kami.
11 Tiga bulan kemudian, kami berlayar dengan kapal yang berlambang ”Putra-Putra Zeus”. Kapal ini datang dari Aleksandria dan melewati musim dingin di pulau itu. 12 Kami berlabuh di Sirakuse dan berada di sana selama tiga hari, 13 lalu berlayar lagi dan tiba di Regium. Sehari kemudian, angin selatan bertiup, dan kami sampai di Puteoli pada hari kedua. 14 Di sana, kami bertemu dengan saudara-saudara dan didesak untuk tinggal bersama mereka selama tujuh hari, dan setelah itu, kami pergi menuju Roma. 15 Ketika mendengar tentang kami, saudara-saudara dari Roma pergi sampai ke Pasar Apius dan Tiga Kedai Minum untuk menemui kami. Saat melihat mereka, Paulus bersyukur kepada Allah dan merasa dikuatkan.+ 16 Sewaktu kami akhirnya masuk ke Roma, Paulus diizinkan untuk tinggal sendiri dan dijaga seorang prajurit.
17 Tiga hari kemudian, dia mengundang orang-orang Yahudi yang terkemuka. Setelah mereka berkumpul, dia berkata, ”Saudara-saudara, walaupun saya tidak melawan bangsa kita atau kebiasaan leluhur kita,+ saya diserahkan ke tangan orang-orang Romawi sebagai tahanan dari Yerusalem.+ 18 Setelah saya diperiksa,+ ternyata tidak ada dasar untuk menghukum mati saya, dan mereka mau melepaskan saya.+ 19 Tapi karena orang-orang Yahudi keberatan, saya terpaksa naik banding kepada Kaisar,+ bukan karena saya mau menuduh bangsa saya. 20 Itulah alasannya saya meminta untuk bertemu dan berbicara dengan kalian. Harapan Israel membuat saya dirantai seperti ini.”+ 21 Mereka berkata, ”Kami tidak menerima surat tentang kamu dari Yudea, dan saudara-saudara yang datang dari sana juga tidak pernah melaporkan atau mengatakan sesuatu yang buruk tentang kamu. 22 Tapi kami mau mendengar pendapatmu, karena kami tahu bahwa sekte ini+ ditentang di mana-mana.”+
23 Lalu mereka menetapkan suatu hari untuk bertemu dengannya, dan mereka datang ke tempat tinggalnya dengan lebih banyak orang lagi. Dari pagi sampai malam, dia menjelaskan dan bersaksi dengan saksama tentang Kerajaan Allah, untuk meyakinkan mereka tentang Yesus+ melalui Hukum Musa+ dan Tulisan Para Nabi.+ 24 Ada orang-orang yang mulai percaya pada kata-katanya, tapi ada juga yang tidak. 25 Maka karena pendapat mereka berbeda-beda, mereka mulai pergi dari sana, dan Paulus mengatakan ini,
”Dengan bimbingan kuasa kudus,* Nabi Yesaya dengan tepat berkata kepada leluhur kalian, 26 ’Pergilah kepada bangsa ini dan katakan, ”Kalian memang akan mendengar, tapi sama sekali tidak mengerti, dan kalian memang akan memandang, tapi sama sekali tidak melihat.+ 27 Sebab hati bangsa ini sudah tertutup. Mereka sudah mendengar dengan telinga tapi tidak menanggapi, dan mereka sudah menutup mata mereka, sehingga mereka tidak akan pernah melihat dengan mata mereka, mendengar dengan telinga mereka, mengerti dengan hati mereka, lalu kembali dan Aku menyembuhkan mereka.”’+ 28 Jadi, ketahuilah bahwa berita tentang keselamatan dari Allah ini sudah disampaikan kepada bangsa-bangsa lain.+ Mereka pasti mendengarkannya.”+ 29* ——
30 Maka Paulus tinggal di rumah yang disewanya sendiri itu selama dua tahun,+ dan dia selalu menyambut semua orang yang datang kepadanya, 31 sambil memberitakan tentang Kerajaan Allah kepada mereka dan mengajar tentang Tuan Yesus Kristus dengan benar-benar leluasa,*+ tanpa halangan.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”musimnya”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”sampai ke ujung-ujung bumi”.
Lit.: ”datang”.
Lit.: ”sejauh perjalanan satu hari sabat”. Jarak yang boleh ditempuh orang Yahudi pada hari Sabat.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”lalu dia pecah di tengah-tengah”.
Lit.: ”masuk dan keluar”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”diakui”, maksudnya, dianggap sama dengan ke-11 lainnya.
Pentakosta berarti ”Kelima Puluh”. Perayaan ini diadakan pada hari ke-50 setelah 16 Nisan.
Atau ”lidah-lidah api”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”bahasa ibu; bahasa kelahiran”.
Lit.: ”proselit”.
Atau ”anggur baru”.
Lit.: ”jam yang ketiga”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”pertanda”.
Lit.: ”tanda”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”pertanda”.
Lit.: ”tanda”.
Lit.: ”sengatan”. Atau mungkin ”tali-tali”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”di depan mataku”.
Lit.: ”di tangan kananku”.
Atau ”tubuhku”.
Atau ”Hades”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”seseorang dari buah pinggangnya”.
Atau ”Hades”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”membusuk”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”saling berbagi”.
Atau ”pertanda”.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”mulai takut”.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”jam kesembilan”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”memberikan musim yang menyegarkan”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”Setiap jiwa”.
Lit.: ”benihmu”.
Atau ”tua-tua”.
Atau ”penulis”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”batu penjuru”.
Atau ”melihat betapa terus terangnya”.
Atau ”tidak terpelajar”, maksudnya, tidak belajar di sekolah para rabi; bukan berarti tidak bisa baca tulis.
Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”tanda”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”dan Kristus-Nya”.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”pertanda”.
Atau ”membuat permohonan”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”memiliki satu hati dan jiwa”.
Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”pertanda”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”dan menanggungkan darah orang itu kepada kami”.
Lit.: ”digantung”.
Atau ”pohon”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”mereka merasa tertusuk”.
Atau ”dipukuli”.
Atau ”Allah tidak akan senang”.
Atau ”yang dilaporkan baik”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”proselit dari Antiokhia”.
Atau ”pertanda”.
Lit.: ”tanda”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”benihnya”.
Lit.: ”benihnya”.
Atau mungkin ”melakukan hal yang sama kepada Yakub”.
Atau ”12 kepala keluarga”.
Atau ”berhikmat”.
Atau ”gandum”.
Atau ”jiwa”.
Atau ”dia tampan di mata Allah”.
Atau ”dibesarkan”.
Lit.: ”hikmat”.
Atau ”timbul keinginan dalam hatinya”.
Atau ”untuk memeriksa keadaan”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”pertanda”.
Lit.: ”tanda”.
Lit.: ”bala tentara”.
Lit.: ”kemah kesaksian”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”tidak disunat”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”merasa tertusuk”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”rohku”.
Lihat Lamp. A5.
Atau mungkin ”ke sebuah kota di”.
Lit.: ”tandanya”.
Lit.: ”tanda”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”empedu”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”sida-sida”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A3.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”bisa membawa mereka dalam keadaan terikat”.
Lit.: ”mengikat”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”untuk membawa mereka dalam keadaan terikat”.
Lit.: ”berjalan keluar masuk”.
Atau ”rasa takut terhadap”.
Lihat Lamp. A5.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Nama Yunani-nya, Dorkas, dan nama Aram-nya, Tabita, sama-sama berarti ”Rusa”.
Atau ”baju luar”.
Atau ”penyamak kulit”.
Atau ”senturion”, yaitu kepala atas 100 tentara.
Atau ”kohor”, yaitu pasukan Romawi yang terdiri dari 600 tentara.
Atau ”memohon”.
Lit.: ”jam kesembilan”.
Atau ”penyamak kulit”.
Lit.: ”jam keenam”.
Lihat ctk. di Mat 24:17.
Atau ”reptil”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”jam kesembilan”.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”mengurapinya”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”pohon”.
Atau ”membiarkan dia menjadi nyata”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”sehingga orang-orang percaya yang sudah disunat”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”berdebat dengan”.
Atau ”reptil”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”mereka pun diam”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”untuk melayani dengan mengirim bantuan”.
Atau ”dibawa untuk diadili di”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”Ikatlah pinggangmu”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”kamar tidur”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”melayani kepentingan umum untuk”.
Lihat Lamp. A5.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”Prokonsul”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lit.: ”sinagoga”.
Lit.: ”sinagoga”.
Lit.: ”benih”.
Atau ”pohon”.
Atau ”makam peringatan”.
Atau ”yang fana”.
Atau ”kefanaan”.
Atau ”melakukan kehendak”.
Lit.: ”proselit”.
Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”pertanda”.
Atau ”hiasan kepala”.
Atau ”mengoyak”.
Atau ”generasi-generasi”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”pintu”.
Atau ”perbantahan”.
Atau ”perbantahan”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”tanda”.
Atau ”pertanda”.
Nama lain dari Petrus.
Atau ”pondok; rumah”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”berpendapat”.
Yunani: porneia. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”yang dibunuh tanpa mengeluarkan darahnya”.
Lit.: ”sinagoga”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”yang dibunuh tanpa mengeluarkan darahnya”.
Yunani: porneia. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”Sampai nanti”.
Lihat Lamp. A3.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Maksudnya, kuasa kudus yang dia dapatkan dari Allah.
Atau ”pergi melalui”.
Sebuah kota di luar Italia yang penduduknya memiliki hak-hak khusus.
Atau ”distrik”.
Atau ”bahan pewarna”.
Lihat Lamp. A5.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”roh tenung”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”tanpa dinyatakan bersalah”.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”bertukar pikiran dengan mereka”.
Atau ”membuat masalah di”.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”berbudi luhur; mau belajar”.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”bertukar pikiran dengan”.
Lihat Daftar Istilah.
Lihat Daftar Istilah.
Atau ”si peleter ini”.
Lihat Daftar Istilah.
Atau ”berkunjung ke sana”.
Atau ”sangat religius”.
Atau ”keturunan-Nya”.
Atau ”keturunan”.
Atau ”mengajak hadirin berpikir”.
Lit.: ”sinagoga”.
Lit.: ”Darah kalian ada di atas kepala kalian sendiri”.
Maksudnya, tempat ibadah.
Atau ”prokonsul”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat ”Ikrar” di Daftar Istilah.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”bertukar pikiran dengan”.
Lihat Lamp. A5.
Tampaknya pergi ke Yerusalem.
Atau ”mendengar”.
Lihat Lamp. A5.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”bertukar pikiran untuk meyakinkan”.
Atau ”terus mengeraskan hati”.
Yunani: Kyrios. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”celemek”.
Kata Yunani-nya bisa berarti ”hanya memakai pakaian dalam”; tidak selalu tanpa pakaian.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”panitera kota”.
Atau ”prokonsul”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”Jiwanya ada padanya”.
Lit.: ”memecah-mecahkan roti”.
Atau mungkin ”Tuan”. Yunani: Kyrios. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”yang menguntungkan”.
Lit.: ”terikat”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”berharga sedikit pun bagiku”.
Lihat Daftar Istilah.
Atau ”tidak bersalah atas kematian siapa pun”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Daftar Istilah.
Atau ”leher Paulus”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”anak perempuan perawan”.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Atau ”melemahkan hatiku”.
Lihat Lamp. A5.
Atau ”menjadi murtad terhadap”.
Lihat ”Ikrar” di Daftar Istilah.
Maksudnya, bisa memenuhi ikrar kepada Allah.
Atau ”yang dibunuh tanpa mengeluarkan darahnya”.
Yunani: porneia. Lihat Daftar Istilah.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”warga negara Romawi”.
Atau ”belum dinyatakan bersalah”.
Atau ”munafik”.
Atau ”memberitakan kepada orang-orang”.
Atau ”penulis”.
Lit.: ”mengikat diri dengan kutuk”.
Lit.: ”jam ketiga”.
Lit.: ”orang ini wabah”.
Lihat Lamp. A3.
Lit.: ”sinagoga”.
Atau ”tetap tidak bersalah”.
Atau ”sedekah”.
Atau ”tentang agama”.
Gelar untuk kaisar Romawi.
Lit.: ”untuk Tuan”.
Atau ”menjalankan dinas suci”.
Atau ”menilai”.
Lit.: ”sinagoga”.
Lit.: ”menendang kusa”.
Atau ”dengan kebaikan manusiawi”.
Maksudnya, angin timur laut.
Lihat Daftar Istilah.
Sekitar 36 m. Lihat Lamp. B14.
Sekitar 27 m. Lihat Lamp. B14.
Atau ”Orang-orang yang berbahasa asing”.
Atau ”menunjukkan kebaikan hati manusiawi yang luar biasa”.
Yunani: Dike, bisa memaksudkan dewi yang menegakkan keadilan, bisa juga memaksudkan keadilan itu sendiri.
Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.
Lihat Lamp. A3.
Atau ”penuh keberanian”.